Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Hutan Jati Terbakar Hebat di Sampung, Asap Ganggu Jalur Ponorogo–Magetan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran hutan jati timbulkan asap tebal di jalur utama. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hutan jati kembali terjadi di wilayah Perum Perhutani BKPH Sampung, KPH Madiun, Selasa (21/7/2026). Kobaran api yang melanda petak 62 di Desa Sampung, Kecamatan Sampung, tidak hanya menghanguskan sekitar dua hektare hutan, tetapi juga menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Ponorogo–Magetan.

Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi cuaca yang kering, tumpukan daun jati, serta tiupan angin kencang membuat api cepat membesar dan merembet ke semak serta ilalang di sekitar kawasan hutan.

Sejumlah warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, terutama saat kobaran mulai mendekati badan jalan. Asap tebal yang menutupi ruas jalan membuat jarak pandang pengendara berkurang sehingga membahayakan pengguna jalan.Salah seorang warga, Zainul Rohman, mengaku awalnya melintas dari arah Magetan menuju Ponorogo. Saat melihat hutan terbakar dan belum ada petugas di lokasi, ia bersama warga lain berinisiatif membantu memadamkan api agar tidak semakin meluas.

“Saya tadi mau ke Ponorogo dari arah Magetan. Jalannya penuh asap dan bau asap. Ternyata hutannya terbakar. Karena belum ada petugas, saya berusaha memadamkan api agar tidak menyebar ke mana-mana,” ujar Zainul Rohman.

Sementara itu, Petugas Perhutani BKPH Sampung, Andik Kuswoyo, menjelaskan tim sebenarnya telah melakukan pemadaman sejak api pertama muncul sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Namun, pada malam hari pihaknya kembali menerima laporan bahwa api muncul lagi di lokasi yang sama.

“Api mulai muncul sekitar pukul tiga sore. Tim sudah melakukan pemadaman sampai pukul tujuh malam, tetapi kami mendapat laporan api kembali muncul. Luas area yang terbakar kurang lebih dua hektare. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Andik.

Selain merusak tanaman jati dan vegetasi di kawasan hutan, kebakaran juga berpotensi merusak ekosistem serta menurunkan kualitas tanah apabila terus berulang. Hingga Selasa malam, petugas bersama warga masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan untuk mencegah api kembali meluas. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Lalai, Dapur Warga di Desa Candimulyo Madiun Terbakar, Kerugian Capai Rp20 Juta

    Diduga Lalai, Dapur Warga di Desa Candimulyo Madiun Terbakar, Kerugian Capai Rp20 Juta

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kelalaian saat memasak memicu kebakaran di rumah warga Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Senin (28/9/2026) dini hari. Api menghanguskan satu ruang dapur beserta seluruh perabotan di dalamnya. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.50 WIB. Api diduga bermula dari tungku atau pawon yang […]

    Bagikan
  • RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    RPH Kota Madiun Segera Pindah ke Lokasi Baru, Fasilitas Lebih Modern dan Higienis

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memastikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan dipindahkan dari Jalan Kaswari. Bangunan lama yang berada di tengah kawasan padat penduduk dianggap tidak lagi memenuhi standar kebersihan maupun estetika. Sebagai gantinya, Pemkot menyiapkan lahan baru di area belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang berlokasi di […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • DTKS Dilebur DTSEN, Mensos Dorong Kepala Daerah Hapus Kemiskinan Ekstrem

    DTKS Dilebur DTSEN, Mensos Dorong Kepala Daerah Hapus Kemiskinan Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kementerian Sosial RI melebur Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi Data Tunggal Sosial Dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat mengisi dialog bersama pilar-pilar sosial di pendopo Ronggo DJumeno, Caruban Kabupaten Madiun, Jumat siang (21/2/2025).  Didampingi Wamensos […]

    Bagikan
  • Start Duluan, Tiga Nama Ajukan SKCK untuk Syarat Calon Wakil Bupati Ponorogo

    Start Duluan, Tiga Nama Ajukan SKCK untuk Syarat Calon Wakil Bupati Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Persaingan menuju kursi Wakil Bupati Ponorogo mulai menunjukkan tanda-tanda. Sedikitnya tiga nama telah lebih dulu mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai salah satu persyaratan pencalonan. Tiga nama tersebut yakni Barno, Kepala Desa Bringinan, Kecamatan Jambon; M. Hasim, advokat asal Desa Bajang, Kecamatan Mlarak; serta Ir. Nyoto Wiyono, mantan birokrat Pemerintah […]

    Bagikan
  • Pick Up Koperasi Desa Merah Putih Tabrak Pembatas Jembatan di Ngawi

    Pick Up Koperasi Desa Merah Putih Tabrak Pembatas Jembatan di Ngawi

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah mobil pick up milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terjadi di Jalan Raya Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Kendaraan tersebut menabrak beton pembatas jembatan sebelum terserempet kendaraan lain yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Akibat kejadian itu, sopir dan seorang penumpang mengalami […]

    Bagikan
expand_less