Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Tari Ikan Kutuk Hidupkan Warisan Mataram Kuno di Petirtaan Dewi Sri Simbatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga lestarikan warisan Mataram Kuno. (19/6/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Suara gamelan mengalun di antara rindangnya pepohonan saat puluhan warga berkumpul di kawasan Petirtaan Dewi Sri, Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Jumat Pahing bulan Suro. Di tengah prosesi bersih desa yang telah berlangsung turun-temurun, perhatian masyarakat tertuju pada ritual unik penarikan ikan kutuk atau ikan gabus yang hanya dapat dijumpai di situs bersejarah tersebut.

Tradisi yang diwariskan leluhur itu kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian Bersih Desa Simbatan. Selain menjadi wujud syukur masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi upaya menjaga eksistensi Petirtaan Dewi Sri yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke-10 Masehi.

Juru pelihara Petirtaan Dewi Sri, Sumiran, mengatakan ritual bersih desa selalu dilaksanakan setiap tahun dan tidak pernah terputus meski sempat berada di masa pandemi.

“Setiap bulan Suro tepat Jumat Pahing masyarakat Simbatan wajib melaksanakan bersih desa di Petirtaan Dewi Sri. Bahkan saat pandemi pun tradisi ini tetap dilakukan meskipun dengan keterbatasan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurut Sumiran, salah satu prosesi yang paling ditunggu masyarakat adalah penarikan ikan kutuk dari dalam petirtaan. Ikan tersebut kemudian ditarikan dengan iringan gamelan dan waranggana dalam ritual yang telah diwariskan sejak zaman nenek moyang.

Keberadaan ikan kutuk di petirtaan juga memiliki nilai tersendiri bagi warga. Selama bertahun-tahun, masyarakat meyakini ikan tersebut sebagai bagian dari situs yang harus dihormati sehingga tidak diambil secara sembarangan.

Selain tradisi budaya, Petirtaan Dewi Sri juga menyimpan nilai sejarah penting. Situs yang dikenal masyarakat sebagai Candi Simbatan itu berada di atas sumber mata air alami yang hingga kini terus mengalir sepanjang tahun.

Sumiran menjelaskan, debit air di petirtaan bahkan sering dijadikan acuan warga untuk memantau kondisi musim kemarau maupun penghujan. Meski saat kemarau panjang, mata air di lokasi tersebut tidak pernah benar-benar kering.

Keunikan tradisi dan sejarah Petirtaan Dewi Sri menarik perhatian banyak pengunjung. Salah satunya Tasya Hasnabilla Khonitatun Hafiza yang sengaja datang untuk menyaksikan langsung prosesi bersih desa.

Image Not Found
Ritual Bersih Desa Simbatan di Magetan. Foto : Kus-Sinergia

“Yang menarik di sini adalah Tari Ikan Kutuk. Ikan yang hidup di dalam petirtaan diangkat lalu ditarikan sebagai bagian dari ritual adat. Tradisi seperti ini jarang ditemukan di tempat lain,” katanya.

Selain atraksi budaya, Tasya menilai kawasan petirtaan memiliki suasana yang nyaman dan mudah dijangkau pengunjung. Menurutnya, keberadaan situs bersejarah tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengenal warisan budaya Magetan.

Pemerintah Kabupaten Magetan pun terus mendorong pelestarian tradisi dan situs Petirtaan Dewi Sri. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Magetan, Suwito, menegaskan bahwa tradisi bersih desa harus terus dijaga agar nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya tidak hilang ditelan zaman.

“Yang terpenting tradisi ini jangan sampai putus. Nilai-nilai yang diwariskan leluhur harus tetap diteruskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pelestarian, Disbudpar Magetan saat ini mengusulkan tradisi Bersih Desa Petirtaan Dewi Sri menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia. Proses verifikasi telah dilakukan oleh tim dari kementerian dan lembaga pelestarian budaya.

Menurut Suwito, pengakuan sebagai WBTB akan memperkuat perlindungan terhadap tradisi sekaligus meningkatkan perhatian pemerintah terhadap keberadaan Petirtaan Dewi Sri sebagai salah satu aset budaya penting di Magetan.

Tak hanya melestarikan tradisi, pemerintah juga berupaya menjaga keaslian situs yang di dalamnya terdapat berbagai peninggalan bersejarah, mulai dari arca, struktur bata kuno hingga artefak yang menjadi bukti keberadaan peradaban masa Mataram Kuno di wilayah Magetan.

Di tengah derasnya arus modernisasi, Petirtaan Dewi Sri Simbatan membuktikan bahwa warisan sejarah dan tradisi leluhur masih memiliki ruang hidup di tengah masyarakat. Melalui ritual Bersih Desa dan Tari Ikan Kutuk, warga Simbatan tidak hanya menjaga sebuah situs kuno, tetapi juga merawat identitas budaya yang telah bertahan selama berabad-abad. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPH Jadi Pilihan Praktis Penyembelihan Kurban di Magetan

    RPH Jadi Pilihan Praktis Penyembelihan Kurban di Magetan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kabupaten Magetan pada hari H Idul Adha tahun 2026 ini kembali dimanfaatkan sejumlah panitia kurban. Salah satunya panitia kurban Masjid Agung Magetan yang memilih memotong hewan kurban di RPH karena dinilai lebih praktis dan efisien. Panitia penyembelihan hewan kurban Masjid Agung Magetan, […]

    Bagikan
  • Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya peredaran narkotika jaringan internasional kembali terendus di wilayah pedesaan Ngawi. Jajaran Polres Ngawi, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan 29,98 kilogram sabu yang diduga berasal dari Cina, dengan nilai mencapai sekitar Rp. 30 miliar. Barang haram tersebut ditemukan di area persawahan setelah pelaku mencoba menghindari kejaran warga. Kasat Resnarkoba Polres Ngawi, […]

    Bagikan
  • Serbu !! Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Di Booking, Simak Jadwalnya

    Serbu !! Tiket KA Lebaran Sudah Bisa Di Booking, Simak Jadwalnya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mudik lebaran menjadi momentum bagi perantau untuk pulang ke kampung halaman. Tak ayal, mereka pun mulai berburu tiket transportasi pada momen mudik lebaran nanti. Tak terkecuali transportasi yang selalu menjadi favorit pemudik yakni kereta api. Kini, PT KAI (Persero) pun telah membuka pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Terkait Kasus TPPU Sugiri Sancoko

    KPK Geledah Rumah Pengusaha Pacitan Terkait Kasus TPPU Sugiri Sancoko

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya penggeledahan di rumah pengusaha asal Pacitan, Citra Margaretha, Senin (18/5/2026). Penggeledahan tersebut berkaitan dengan pengembangan penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko. Rumah mewah milik Citra yang berada di Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, digeledah hingga malam hari. […]

    Bagikan
  • Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    Ungkap Kasus Narkotika, Satnarkoba Polres Ponorogo Amankan 7 Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Ponorogo berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan pil koplo. Tidak tanggung-tanggung, ribuan pil koplo dan belasan gram sabu-sabu diamankan dari tujuh orang tersangka. Wakapolres Ponorogo, Kompol Gandhi Darma Yudanto, mengatakan pengungkapan tersebut dilakukan sepanjang bulan April dan menjadi tangkapan terbesar sejak awal tahun 2025. […]

    Bagikan
  • Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah Play Button photo_camera 3

    Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut […]

    Bagikan
expand_less