Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, Puluhan Ribu Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Ditaksir Capai Rp3 Miliar
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 15
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam pedaging di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/7/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu mengakibatkan sekitar 36 ribu ekor ayam pedaging mati terpanggang, sementara total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp3 miliar.
Kandang milik Agus Rofik (30), warga Kelurahan Lembeyan Kulon, tersebut dilalap api hanya dalam waktu singkat. Kobaran api diduga berasal dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan untuk menjaga suhu kandang. Material bangunan yang didominasi kayu serta tiupan angin kencang dari arah selatan membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kandang.
Warga sekitar yang pertama kali melihat kejadian sempat mengira kebakaran berasal dari lahan tebu di sekitar lokasi. Namun, setelah mendekat, mereka mendapati api telah membesar dan melalap bangunan kandang ayam.
“Saya awalnya mau ke sawah. Dari kejauhan saya kira kebun tebu yang terbakar. Setelah mendekat ternyata kandang ayam. Api sudah sangat besar dan terdengar beberapa kali ledakan. Angin dari selatan membuat api cepat sekali merambat,” ujar Mislan, salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Ledakan yang terdengar beberapa kali diduga berasal dari tabung gas yang digunakan sebagai perlengkapan sistem pemanas kandang. Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan warga dikarenakan kobaran api cukup besar.
Menurut keterangan warga, kandang tersebut semula berisi sekitar 40 ribu ekor ayam pedaging. Beruntung, sebagian ayam telah dipindahkan ke kandang lain pada malam sebelumnya untuk proses pembesaran. Meski demikian, sekitar 36 ribu ekor ayam yang masih berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan sehingga mati akibat terjebak kobaran api.
Selain memusnahkan puluhan ribu ayam, kebakaran juga menghanguskan bangunan kandang beserta sejumlah berbagai peralatan peternakan yang berada di dalamnya. Besarnya skala kebakaran menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu kebakaran kandang ayam terbesar yang terjadi di wilayah Kecamatan Lembeyan dalam beberapa tahun terakhir.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan yang menerima laporan segera menerjunkan tiga unit armada, terdiri atas satu mobil pompa dan dua mobil tangki penyuplai air, serta lima personel untuk melakukan pemadaman.
Petugas Damkar Magetan, Dovi Saputra, mengatakan proses pemadaman mengalami kendala karena angin bertiup sangat kencang sehingga arah kobaran api sulit dikendalikan.
“Kami menerima laporan sekitar pukul tujuh pagi. Dugaan sementara api berasal dari area pemanas kandang. Kendala utama saat pemadaman adalah angin yang sangat kencang sehingga api cepat menyebar. Selain itu sempat terjadi beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung gas,” ujarnya.
Hingga Rabu siang, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api dan penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan awal mengarah pada sumber panas dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan di dalam kandang, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez




