Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot dan DPRD sepakati KUA-PPAS Kota Madiun 2027. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Rabu (29/7/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah sebagai dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun Tahun 2027.

Penyusunan KUA-PPAS 2027 mengacu pada arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menitikberatkan percepatan penguatan fondasi ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, salah satu prioritas pembangunan pada 2027 adalah penyelesaian persoalan pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari pembangunan berbasis lingkungan.

“Pengelolaan sampah akan menjadi prioritas pembangunan yang pertama. Seluruh pembangunan ke depan berbasis lingkungan, sehingga fokus 2027 akan diarahkan pada pengelolaan sampah,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, Pemkot Madiun juga memprioritaskan pembangunan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan dinamika geopolitik yang berdampak pada perekonomian nasional hingga daerah.

Menurut Bagus, pemerintah daerah akan membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi melalui berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kita membuka seluruh potensi ekonomi untuk masyarakat. Pendapatan daerah memang penting, tetapi pendapatan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Karena itu seluruh OPD kami arahkan agar program-program ekonomi benar-benar menyasar masyarakat secara langsung,” katanya.

Ia menambahkan, strategi tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap menurunnya Transfer ke Daerah (TKD). Meski demikian, Pemkot optimistis pembangunan tetap dapat berjalan melalui penyesuaian pola belanja dan penguatan program prioritas.

“Belajar dari 2026, meski TKD berkurang, pembangunan tetap bisa berjalan. Tahun 2027 program akan lebih fokus pada intervensi langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menegaskan seluruh tahapan pembahasan KUA-PPAS telah dilalui sesuai mekanisme yang berlaku. Pembahasan dilakukan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Menurutnya, substansi KUA-PPAS 2027 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang disusun berdasarkan visi dan misi kepala daerah.

“Karena tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD, maka seluruh program dan kegiatan harus mengarah pada pencapaian visi dan misi kepala daerah. Seluruh substansi sudah kami diskusikan bersama dan telah selesai,” ujar Istono.

Ia juga memastikan penandatanganan nota kesepakatan berlangsung sesuai prosedur meski Armaya, Ketua DPRD Kota Madiun tidak hadir karena menjalankan tugas partai di Jakarta.

Selain itu, juga diwarnai dengan aksi walk out oleh 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo saat rapat paripurna. Hal itu dinilai bagian dari dinamika dan sikap politik masing-masing.

Image Not Found
Paripurna diwarnai dengan aksi walk out 3 anggota DPRD yakni Didik Yulianto, Usman Efendi serta Deny Djoko Purnomo. Foto : Istimewa

“Ya, ini sudah tahapannya sudah selesai. Kalau ada dari person yang berbeda sikap, ya itu monggo. Itu wilayahnya masing-masing, kami tidak ngikutin ke sana, gitu. Tapi secara prosedural, secara hirarki aturan, semuanya sudah kita lalui,” jelas Istono.

Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkot dan DPRD Kota Madiun selanjutnya akan melanjutkan proses penyusunan Rancangan APBD 2027. Program akan diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta memastikan efektivitas pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan. Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
  • Mobil Daihatsu Zebra Terbakar di Teras Rumah Warga Magetan, Diduga Akibat Kebocoran Tangki BBM

    Mobil Daihatsu Zebra Terbakar di Teras Rumah Warga Magetan, Diduga Akibat Kebocoran Tangki BBM

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil penumpang jenis Daihatsu Zebra milik warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hangus terbakar di teras rumah pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran pada tangki bahan bakar kendaraan saat mobil hendak dinyalakan. Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 08.11 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, […]

    Bagikan
  • Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi unik masih lestari di Masjid Al Ishaq, Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (05/09/2025) siang, takmir masjid menyebar uang koin senilai Rp25 juta kepada warga. Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Sejak siang hari, ribuan warga sudah memenuhi halaman […]

    Bagikan
  • Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Gerebek Toko Plastik, Petugas Gabungan Temukan 12 Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Sebanyak 12.236 batang rokok ilegal tanpa pita cukai diamankan Petugas gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Madiun bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun. Puluhan ribu barang siap jual tersebut ditemukan saat pemeriksaan sebuah toko plastik di Desa Matesih, Kecamatan Jiwan, […]

    Bagikan
  • Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    Ini Kiat Joko Widiyanto Ubah Limbah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi pemanfaatan limbah dapur kembali hadir dari tangan kreatif seorang akademisi di Kota Madiun. Joko Widiyanto, dosen Pendidikan Biologi di salah satu universitas di Madiun, berhasil mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi tanaman. Di rumahnya yang terletak di […]

    Bagikan
expand_less