Berita Terkini
Trending Tags

Nurisha Kitana Tepati Janji Pulang Kampung, Siap Bangun Magetan Lewat Pendidikan dan Gerakan Sosial

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nurisha Kitana hadir dalam acara Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Nama Nurisha “Risha” Kitana, mahasiswi Universitas Indonesia (UI) sekaligus aktivis muda asal Magetan, kembali menjadi sorotan publik. Kehadirannya di Magetan Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan, Sabtu (24/1/2026), menjadi bukti bahwa ia tak pernah lupa janji untuk kembali dan berkontribusi bagi daerah kelahirannya.

Risha, putri asli Maospati, datang bukan sekadar berbagi pengalaman kuliah di kampus bergengsi. Ia membawa misi besar: menginspirasi generasi muda Magetan agar berani bermimpi dan percaya diri menembus batas.

Ditemui usai menjadi pembicara, Risha menceritakan ulang perjalanan yang tidak mudah hingga bisa diterima di UI. Pada 2022, ia menjadi satu-satunya siswa asal Magetan yang lolos UI melalui jalur rapor, sekaligus penerima beasiswa KIP Kuliah dan beasiswa eLuni FEB UI.

“Perjalanan sampai UI cukup panjang. Saya harus mempertahankan nilai, berjuang di masa Covid, dan sempat ragu karena keterbatasan biaya. Tapi kalau berani mencoba dan cari solusi, nggak ada yang nggak mungkin untuk bisa kuliah di ibukota,” ujar Risha.

Selain menempuh studi Ilmu Politik FISIP UI, Risha dikenal sebagai Founder Gandeng ODGJ, komunitas yang fokus pada pemberdayaan penyintas gangguan jiwa dan kampanye kesehatan mental. Komunitas ini kini aktif di delapan kota di Indonesia.

Image Not Found
Nurisha Kitana hadir dalam acara Campus Expo 2026 di GOR Ki Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari kiprahnya itu, ia mendapat kesempatan menjadi delegasi UNICEF Indonesia pada Global NCD Alliance Forum di Kigali, Rwanda, Februari 2025. Tidak hanya hadir, Risha juga menjadi pembicara internasional atas undangan UNICEF Headquarter.

“Saya diminta bicara tentang youth empowerment, terutama advokasi akar rumput di Gandeng ODGJ. Semua pendanaan difasilitasi oleh UNICEF UK, AstraZeneca, dan UNICEF Indonesia,” jelasnya.

Gandeng ODGJ yang ia bangun memiliki banyak program berkelanjutan, mulai dari Mental Health Roadshow, kampanye kesehatan mental, clean up day, hingga kolaborasi dengan panti rehabilitasi mental.

“Kami membuka ruang kolaborasi bagi komunitas yang ingin mengadakan kegiatan bersama panti rehabilitasi. Fokus kami adalah mengurangi stigma dan memberi pemberdayaan,” katanya.

Meski memiliki kesempatan besar di tingkat nasional hingga internasional, Risha menegaskan bahwa Magetan tetap rumah tempat ia kembali.

“Insya Allah akan kembali ke Magetan. Sekarang sedang cari jalan supaya bisa pulang dan berkontribusi. Kalau pun tidak bisa kembali sepenuhnya, saya ingin tetap terlibat lewat rekomendasi kebijakan atau mungkin dengan membuat yayasan,” ungkapnya.

Sebagai mahasiswa Ilmu Politik, Risha menyebut salah satu cita-citanya adalah memberikan dampak konkret bagi masyarakat Magetan.

“Mohon doanya. Insya Allah apa pun langkahnya bisa bermanfaat untuk warga Magetan,” tambahnya.

Di tengah aktivitasnya, Risha kini menjalani magang di Kantor Utusan Presiden RI Bidang Pariwisata, sekaligus mengembangkan program Gandeng ODGJ.

Kedatangannya ke Magetan hari itu juga sebagai pemateri dalam sesi “Strategi Masuk Kampus Impian, Beasiswa, dan Tips Kuliah”.

Di akhir wawancara, Risha menyampaikan pesan penuh harapan. “Jangan takut bermimpi. Jangan merasa kecil hanya karena dari daerah. Selagi punya potensi dan berani mencoba hal baru, kenapa tidak? Tetap semangat dan jangan mengubur mimpinya,” ucapnya.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

    Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi pembobolan mesin ATM senilai Rp649 juta di sebuah minimarket kawasan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, awal Juni lalu, nyaris menjadi kejahatan yang tak terungkap. Para pelaku bekerja sistematis, membagi peran dengan rapi, menggunakan alat profesional, hingga kabur melintasi pulau. Namun celah kecil dalam jejak digital dan pergerakan kendaraan membawa […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Bahas Dua Raperda Non-APBD, 7 Fraksi Soroti Pengelolaan Aset hingga Kinerja Perumda Air Minum

    DPRD Madiun Bahas Dua Raperda Non-APBD, 7 Fraksi Soroti Pengelolaan Aset hingga Kinerja Perumda Air Minum

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD, Senin (13/4/2026). Dua raperda tersebut masing-masing mengatur tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) serta perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2019 terkait Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Dharma Purabaya. Dalam […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Magetan Sebut Dana Pokir Fluktuatif, Fokus untuk Sarana dan Kesejahteraan Petani

    Dinas Pertanian Magetan Sebut Dana Pokir Fluktuatif, Fokus untuk Sarana dan Kesejahteraan Petani

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menyebut alokasi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) yang masuk ke sektor pertanian bersifat fluktuatif dan tidak diterima setiap tahun. Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, menjelaskan bahwa dana pokir yang dikelola dinasnya umumnya digunakan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui pengadaan […]

    Bagikan
  • Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan warga di sejumlah wilayah akhirnya terhenti. Tim Jatanras Polres Madiun meringkus seorang pria bernama Ivo Candra Irawan, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Kamis (7/5/2026). Penggerebekan dramatis terjadi di pinggir jalan raya Madiun- Surabaya. Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pelaku melancarkan aksinya. Polisi […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Tahan Kenaikan Tarif PBB, Fokus Pemutakhiran Data untuk Dongkrak Penerimaan

    Pemkab Magetan Tahan Kenaikan Tarif PBB, Fokus Pemutakhiran Data untuk Dongkrak Penerimaan

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Saat sejumlah daerah di Indonesia menuai protes akibat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Sementara, Pemerintah Kabupaten Magetan justru mengambil langkah berseberangan. Tahun 2025 ini, tarif PBB dipastikan tetap sama seperti tahun sebelumnya. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan kebijakan ini diambil demi […]

    Bagikan
  • Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    Ikhlas Honor Terbatas, Kisah Intan Relawan Guru SDN di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah ruang kelas sederhana di Salah satu SDN di Kabupaten Madiun, suara anak-anak membaca dan bertanya menjadi penguat langkah Intan Nopita Sari (26). Di tengah keterbatasan status dan honor, Intan tetap memilih bertahan sebagai guru relawan—profesi yang telah ia impikan sejak kecil. Intan saat ini berstatus sebagai relawan mengajar, bukan […]

    Bagikan
expand_less