Berita Terkini
Trending Tags

Debit Empat Waduk di Kabupaten Madiun Menyusut, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cadangan air waduk menipis, sawah terancam kekeringan. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Debit air di empat waduk utama di Kabupaten Madiun terus mengalami penurunan di tengah musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu pasokan air irigasi bagi ribuan hektare lahan pertanian yang selama ini bergantung pada suplai air waduk.

Berdasarkan data pemantauan tinggi muka air (TMA) yang dipublikasikan melalui laman Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bengawan Solo pada Kamis (30/7/2026), seluruh waduk di Kabupaten Madiun berada pada batas bawah. Rinciannya, Waduk Dawuhan memiliki TMA +80,21 meter, Waduk Kedungbrubus +109,90 meter, Waduk Notopuro +91,61 meter, dan Waduk Saradan +116,08 meter.

Menyusutnya cadangan air tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap kebutuhan irigasi pada musim tanam ketiga (MT III), terutama jika petani tetap memilih menanam padi yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Madiun, Vindha Bagus Devianto, menjelaskan pengaturan debit air yang keluar dari seluruh waduk di Kabupaten Madiun bukan menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Yang mengatur debit keluarnya adalah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Seluruh waduk di Kabupaten Madiun merupakan kewenangan BBWS, sehingga pemerintah kabupaten tidak memiliki kewenangan dalam pengelolaan waduk tersebut,” ujar Vindha, Kamis (30/7/2026).

Image Not Found
Debit empat waduk di Madiun terus menyusut saat kemarau. Foto : Istimewa

Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengimbau petani mengikuti Rencana Tata Tanam Global (RTTG) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. Dalam pola tanam tersebut, petani dianjurkan menanam tanaman palawija pada musim tanam ketiga agar kebutuhan air tetap terkendali.

Menurut Vindha, apabila petani mematuhi pola tanam tersebut, ketersediaan air di waduk diperkirakan masih mencukupi hingga masa panen. Sebaliknya, jika petani tetap memaksakan menanam padi, cadangan air waduk berisiko tidak mampu memenuhi kebutuhan irigasi.

“Untuk musim tanam ketiga kami sarankan menanam palawija sesuai RTTG. Bila masih terjadi kekurangan air, DPUPR bersama Dinas Pertanian dapat memaksimalkan pemanfaatan sumur air tanah milik pemerintah,” katanya.

Selain memanfaatkan fasilitas sumur milik pemerintah, petani yang telah memiliki sumur submersible atau sumur air dalam secara mandiri juga diimbau menggunakannya sebagai alternatif sumber irigasi selama musim kemarau.

Pemerintah berharap kepatuhan terhadap pola tanam yang telah ditetapkan dapat menjadi langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan air hingga akhir musim tanam, sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekeringan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    Upaya Bipartit Deadlock, Tuntutan Eks Karyawan MUS Belum Menemukan Titik Temu

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Negosiasi antara Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) dan manajemen Madiun Umbul Square (MUS) kembali berakhir tanpa kesepakatan. Hingga Jumat (05/09/2025), persoalan tunggakan gaji dan pesangon bagi 14 mantan karyawan masih belum terselesaikan. Ketua SBMR, Aris Budiono, menegaskan pihaknya menuntut pembayaran hak normatif karyawan senilai Rp504 juta. Angka itu terdiri dari […]

    Bagikan
  • Skandal Pokir Rp335 Miliar DPRD Magetan Memanas! Dewan Syuro PKB Soroti Transparansi & Potensi Tersangka Baru

    Skandal Pokir Rp335 Miliar DPRD Magetan Memanas! Dewan Syuro PKB Soroti Transparansi & Potensi Tersangka Baru

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan mendapat perhatian dari berbagai elemen, termasuk tokoh agama dan politik lokal. Dewan Syuro DPC PKB Magetan, Kiyai Mansur Abdullah, mengajak masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan tuntas. Menurut Mansur, langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan dalam […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan potensi wisata alamnya, tetapi juga memiliki fenomena demografi yang cukup mencuri perhatian. Ratusan warganya tercatat berusia 100 tahun lebih. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mencatat, sedikitnya 156 warga masuk kategori lansia berusia sekitar satu abad. Dari jumlah tersebut, 126 orang berusia 100 […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    Dipicu Persoalan Sepele, Pria 30 Tahun di Ngawi Bacok Tetangga hingga Luka Berat

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Hanya karena persoalan sepele, Rudianto warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, nekat membacok tetangganya hingga mengalami luka serius, Jumat (28/11/2025). Pria 30 tahun itu menganiaya Wahyu Nurhidayat (29), yang kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Widodo Ngawi akibat luka parah. Peristiwa itu bermula dari keributan antara korban dan pedagang […]

    Bagikan
  • Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda Dusun Bulak Pepe, Desa Banyu Biru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Kamis (28/8/2025) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB itu menghanguskan dua rumah dan satu kandang kambing milik warga setempat. Sejumlah warga yang terbangun akibat suara gaduh mendapati api sudah berkobar dari arah kandang kambing. […]

    Bagikan
expand_less