Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat, 260 Siswa Bersiap Ikuti Pendidikan Berasrama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 23 menit yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksanaan MPLS di Sekolah Rakyat Madiun sudah dimulai.

Sinergia | Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Madiun resmi dimulai pada Jumat (31/7/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di kompleks Sekolah Rakyat Terintegrasi, Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, sekaligus menandai dimulainya operasional sekolah berasrama bagi ratusan siswa dari keluarga prasejahtera.

Sebanyak 260 peserta didik yang sebelumnya berstatus calon siswa resmi ditetapkan sebagai siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Mereka akan mengikuti pendidikan secara penuh dengan seluruh kebutuhan belajar dan tempat tinggal ditanggung oleh pemerintah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, dimulainya MPLS menjadi tonggak penting dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.

“Ini kesempatan yang luar biasa bagi Kabupaten Madiun. Alhamdulillah anak-anak kami yang berada pada desil 1 dan 2 tahun ini sebanyak 260 anak bisa tertampung di Sekolah Rakyat,” ujar Bupati Hari.

Image Not Found
Pelaksanaan MPLS di Sekolah Rakyat Madiun sudah dimulai.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Madiun mendukung penuh pelaksanaan program tersebut karena diyakini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

“Melalui Sekolah Rakyat ini, kita tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga merealisasikan upaya pengentasan kemiskinan sejak dini,” katanya.

Hari menjelaskan seluruh biaya pendidikan, kebutuhan asrama, hingga fasilitas penunjang siswa telah ditanggung oleh negara. Dengan demikian, orang tua tidak lagi dibebani biaya sekolah sehingga dapat lebih fokus mendukung perkembangan anak.

“Semua kebutuhan sudah dipenuhi oleh negara. Harapannya, keluarga mereka bisa keluar dari kelompok desil 1 dan 2 karena tidak lagi terbebani biaya pendidikan. Setelah lulus, anak-anak ini diharapkan memiliki bekal untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup keluarganya,” jelasnya.

Meski kegiatan belajar telah dimulai, Pemkab Madiun memastikan akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai tujuan dan mampu mencetak lulusan yang berkualitas.

“Kami akan terus memantau pelaksanaannya. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat benar-benar memiliki kualitas sumber daya manusia yang tinggi sehingga mampu membangun masa depan yang lebih baik,” pungkas Hari.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    Tim Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polda Jawa Timur diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) petang. Pemeriksaan dilakukan pada Senin (5/1/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB. Tim Inafis melakukan identifikasi secara menyeluruh di gedung gudang farmasi berlantai dua yang berada […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025

    Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memberikan penghargaan kepada 165 pegiat lingkungan dalam ajang Lestari Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Madiun, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun itu menjadi bentuk apresiasi bagi sekolah, pondok pesantren, pelaku usaha, hingga komunitas yang berkontribusi menjaga kelestarian alam di […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Telaga Sarangan, 88 Ribu Wisatawan Sumbang PAD Rp1,64 Miliar

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Momentum libur sekolah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kabupaten Magetan. Objek wisata andalan Telaga Sarangan mencatat lonjakan kunjungan selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026 dengan total 88.368 wisatawan, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, Didik […]

    Bagikan
  • Buruh FSBI Madiun Desak Penghapusan Disparitas Upah, Ini Kata Bupati Hari Wur

    Buruh FSBI Madiun Desak Penghapusan Disparitas Upah, Ini Kata Bupati Hari Wur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Ronggo Jumeno, Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (01/05/2025). Aksi itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Tuntutan utama mereka penghapusan kesenjangan upah antara Kabupaten Madiun dan kawasan industri di Ring […]

    Bagikan
  • Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    Gugat PAW DPRD Magetan Ditolak! Putusan Sela PN Magetan Picu Protes Keras Kubu Gus Wahid

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Magetan dalam perkara Nomor 35/Pdt.G/2025/PN Mgt, yang dibacakan pada Rabu (3/12/2025), memunculkan ketegangan baru dalam sengketa hukum yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid. Putusan yang menyatakan PN Magetan tidak berwenang mengadili perkara ini langsung menuai protes keras dari pihak penggugat. Juru Bicara PN Magetan, Deddi […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Pencurian Dua Karung Gabah di Ponorogo Viral di Media Sosial

    Terekam CCTV, Pencurian Dua Karung Gabah di Ponorogo Viral di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian gabah terjadi di Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial setelah diunggah oleh keluarga korban. Dalam kejadian yang berlangsung pada Rabu (24/12/2025) dini hari itu, pelaku diduga nekat menggondol dua karung gabah basah milik warga. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku […]

    Bagikan
expand_less