Berita Terkini
Trending Tags

Kota Madiun Canangkan Pilah Sampah dari Rumah, Setiap RT Dapat Bantuan Rp10 Juta untuk Wujudkan Zero Waste 2027

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun canangkan gerakan pilah sampah dari rumah. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Mengubah kebiasaan masyarakat memang tidak bisa dilakukan dalam semalam. Namun, langkah besar dimulai Pemerintah Kota Madiun melalui Festival Madiun Hijau 2026 yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC), Jumat (31/7/2026). Lewat kegiatan ini, pemerintah resmi mencanangkan gerakan Pilah Sampah dari Rumah sebagai fondasi menuju target Zero Waste 2027.

Gerakan tersebut tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga melibatkan seluruh unsur masyarakat. Mulai dari 1.030 ketua RT, ketua RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Karang Taruna, petugas kebersihan, Pendekar Hijau, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) diajak bergerak bersama mengubah budaya pengelolaan sampah.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Madiun juga mengukuhkan Pendekar Hijau sebagai ujung tombak edukasi dan pendampingan masyarakat dalam menjalankan program pemilahan sampah dari rumah. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan gerakan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun budaya baru dalam mengelola sampah.

“Hari ini Kota Madiun ingin mengubah sebuah budaya, yaitu bagaimana membuang sampah dimulai dari rumah dengan cara memilah. Kampanye ini penting agar seluruh masyarakat mengetahui bahwa Pemerintah Kota mengajak semua pihak menyukseskan program Zero Waste 2027,” ujarnya.

Menurut Bagus, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat di tingkat lingkungan. Karena itu, seluruh elemen yang selama ini bersinggungan dengan pengelolaan sampah diundang dalam pencanangan tersebut agar memiliki pemahaman dan komitmen yang sama.

“Pemilahan sampah dari rumah menjadi salah satu strategi utama untuk mengurangi residu yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),” katanya.

Pemkot Madiun Serahkan Bantuan Rp10 Juta untuk Setiap RT

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Madiun menyiapkan bantuan sebesar Rp10 juta bagi setiap RT di Kota Madiun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing. Bagus menjelaskan, bantuan itu akan disalurkan melalui rekening RT setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026.

“Secara mekanisme nanti akan dikelola oleh masing-masing RT untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di lingkungannya. Teknis pelaksanaannya akan dijelaskan lebih lanjut di setiap kelurahan,” jelasnya.

Image Not Found
Pendekar Hijau siap kawal target Zero Waste 2027. Foto : Kris-Sinergia

Program tersebut juga akan mendapat pendampingan langsung dari Pendekar Hijau yang bertugas memberikan edukasi sekaligus membantu masyarakat menerapkan sistem pemilahan sampah secara berkelanjutan.

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemerintah Kota Madiun menyiapkan sistem pengawasan berbasis digital. Setiap RT nantinya diwajibkan menyampaikan laporan melalui aplikasi yang telah dilengkapi dashboard hingga tingkat lingkungan. “Pasti ada pengawasan. Semua laporan akan masuk melalui aplikasi yang sudah memiliki dashboard sampai tingkat RT, sehingga perkembangan program bisa dipantau secara berkala,” terang Bagus.

Target utama gerakan ini adalah mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Winongo. Pemilahan sejak dari rumah dinilai menjadi solusi paling efektif agar sampah organik dan anorganik dapat dikelola secara optimal, sementara residu yang tidak dapat diolah semakin berkurang.

Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Kota Madiun optimistis mampu mewujudkan target Zero Waste 2027, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendadak heboh, Selasa (4/11/2025) pagi. Seorang pria ditemukan meninggal dunia secara tiba-tiba di teras sebuah bengkel motor. Korban diketahui bernama Sukardi (60), warga Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo. Ia sempat datang ke Bengkel Aldo Motor sekitar pukul 09.15 WIB untuk mengganti oli sekaligus melakukan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Lantik 128 Kepala Sekolah, Bupati Pastikan Rekrutmen Baru Segera Dibuka untuk Isi Jabatan yang Masih Kosong

    Pemkab Magetan Lantik 128 Kepala Sekolah, Bupati Pastikan Rekrutmen Baru Segera Dibuka untuk Isi Jabatan yang Masih Kosong

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melantik sebanyak 128 kepala sekolah jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri, Jumat (31/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini terjadi di sejumlah satuan pendidikan. Bupati Magetan […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang kuli bangunan berinisial S.A.S (24), warga Desa Sareng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, tewas tersengat listrik saat bekerja di proyek pembangunan ruko, Kamis (25/09/2025). Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya, Sudarsono (67) dan Gianto (52), tengah memasang material besi cor di lantai dua bangunan milik Rohmad Saiful Muklasin di […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Instruksi Presiden terkait penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis mendapat sambutan positif dari fasilitas kesehatan di daerah. Salah satunya Puskesmas Gantrung, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, yang pada Rabu (30/04/2025) menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dan rontgen keliling bagi masyarakat. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Satu Pelaku Pencurian Kotak Amal di 26 TKP Ditangkap Polisi

    Satu Pelaku Pencurian Kotak Amal di 26 TKP Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil menangkap satu pelaku pencurian uang kotak amal yang selama dua bulan terakhir meresahkan masyarakat. Pelaku berinisial LB (26), warga Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, diamankan petugas pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di ruas jalan ponorogo- pacitan, tepatnya di desa tugurejo.  Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Lismawati, mengakui adanya dana taktis yang bersumber dari fee proyek fisik di lingkungan Dindik dan digunakan untuk membayar utang koperasi senilai Rp250 juta. Pengakuan itu disampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi bersama […]

    Bagikan
expand_less