Berita Terkini
Trending Tags

Satu Pelaku Pencurian Kotak Amal di 26 TKP Ditangkap Polisi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi tunjukkan barang bukti pencurian kotak amal. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil menangkap satu pelaku pencurian uang kotak amal yang selama dua bulan terakhir meresahkan masyarakat. Pelaku berinisial LB (26), warga Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, diamankan petugas pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di ruas jalan ponorogo- pacitan, tepatnya di desa tugurejo. 

Penangkapan dilakukan setelah Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Ponorogo melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu bulan dengan berbekal rekaman CCTV dari sejumlah lokasi kejadian.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Bambang Santoso, mengatakan pelaku diduga terlibat dalam serangkaian pencurian kotak amal di sejumlah masjid dan musala di wilayah Ponorogo.

“Selama tiga bulan terakhir masyarakat Kabupaten Ponorogo memang resah karena banyak kotak amal masjid dan musala yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Alhamdulillah pada Selasa kemarin sore kami berhasil mengamankan satu orang diduga pelaku berinisial LB,” ujar Bambang.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, obeng, telepon genggam, jaket, dan tas yang digunakan saat menjalankan aksinya.

Berdasarkan hasil penyidikan, LB tidak beraksi seorang diri. Ia menjalankan aksi pencurian bersama seorang rekannya berinisial X yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Modus yang digunakan yakni mendatangi masjid atau musala pada siang hari menjelang waktu salat Asar. Keduanya berpura-pura mengambil air wudhu sebelum masuk ke dalam area ibadah.

“Satu pelaku bertugas membuka atau merusak kotak amal menggunakan obeng, sedangkan saudara LB mengambil uang dan memasukkannya ke dalam tas. Setelah itu mereka langsung pergi,” jelas Bambang.

Polisi mengungkap, dalam sehari kedua pelaku bisa beraksi hingga empat sampai enam kali di lokasi berbeda. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka telah melakukan pencurian di 26 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di empat kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Bungkal sebanyak 5 TKP, Kecamatan Jambon 5 TKP, Kecamatan Sambit 6 TKP, dan Kecamatan Sawoo 9 TKP.

“Selama dua bulan, Mei dan Juni, mereka melakukan pencurian di 26 TKP,” tambahnya.

Akibat aksi tersebut, total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp6 juta hingga Rp10 juta. Uang hasil pencurian disebut habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga saat ini, sedikitnya 23 laporan polisi telah diterima dan diproses oleh Polres Ponorogo terkait kasus tersebut.

Menurut Bambang, pengungkapan kasus ini berawal dari petunjuk rekaman CCTV yang merekam aktivitas pelaku di sejumlah masjid dan musala. Dari rekaman tersebut, polisi kemudian melakukan profiling hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Alhamdulillah rekaman CCTV menjadi petunjuk awal. Setelah dilakukan penyelidikan selama satu bulan, akhirnya pelaku berhasil kami amankan,” katanya.

Polisi menegaskan LB bukan merupakan residivis. Saat ditangkap, pelaku tidak sedang melakukan aksi pencurian, melainkan tengah melintas di wilayah Slahung.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf F dan G KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara itu, polisi masih terus memburu satu pelaku lain berinisial X yang diduga ikut terlibat dalam puluhan aksi pencurian kotak amal tersebut. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa Sidoharjo, Brian Handika, mundur dari jabatannya. Kades dan seorang perangkat desa, Bima Prasetyo diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan aset desa. Mereka dituding menggadaikan kendaraan dinas desa, sepeda motor berplat merah AE 2779 SP, senilai Rp […]

    Bagikan
  • Disnakerin Madiun Geram, Penahanan Ijazah oleh Pabrik Plastik Wonoasri Terus Berulang

    Disnakerin Madiun Geram, Penahanan Ijazah oleh Pabrik Plastik Wonoasri Terus Berulang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun geram terhadap praktik penahanan ijazah yang kembali terjadi di perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi, Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri. Aduan serupa disebut bukan kali pertama muncul dan terus berulang di perusahaan yang sama. Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, menegaskan pihaknya akan […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    Kuli Bangunan di Ponorogo Ditangkap Usai Curi Sepeda Motor

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo berhasil meringkus pelaku pencurian sepeda motor hanya dalam waktu kurang dari empat jam setelah kejadian berlangsung. Pelaku diketahui adalah Muchsin alias Paimin (59), warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Muchsin, yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunanini tertangkap tangan saat hendak membuat kunci duplikat sepeda motor hasil curiannya. […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana upacara Hari Kesaktian Pancasila di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (01/10/2025), berubah panik ketika puluhan siswa tiba-tiba mengalami gejala sakit perut, pusing, hingga sesak napas. Sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sine, Puskesmas Ngrambe, dan RS Aisyiyah. Kepala SMKN 1 Sine, Agus Setyabudi, menjelaskan bahwa awalnya hanya […]

    Bagikan
  • TNI AU dan Pemkab Magetan Sepakati Rencana Pembangunan Perumahan Prajurit

    TNI AU dan Pemkab Magetan Sepakati Rencana Pembangunan Perumahan Prajurit

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mendukung penuh rencana pembangunan kompleks perumahan bagi prajurit TNI Angkatan Udara yang bertugas di Lanud Iswahjudi. Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Magetan Nanik Sumantri dan perwakilan Markas Besar TNI AU (Mabesau) di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025). Sesdis Watpers TNI AU Kolonel Kal Miko Prasetiyo Hasan […]

    Bagikan
expand_less