Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
MRC menggelar Proclaro RockTrain di Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Komunitas Madiun Rock City (MRC) menggelar event musik rock bertajuk Proclaro RockTrain di kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC), Kota Madiun, Minggu (16/8/2026). Gelaran tersebut menjadi upaya menghidupkan kembali musik klasik rock sekaligus mempertemukan musisi lintas generasi.

Proclaro merupakan singkatan dari Progresif Clasic Rock. Konsep RockTrain dipilih karena menyesuaikan identitas Kota Madiun sebagai kota kereta api. Kawasan BCC yang mengusung nuansa perkeretaapian juga dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan tema acara.

Gatot Limantoro, Founder MRC mengatakan, Proclaro bukan sekadar event musik baru. Nama tersebut merujuk pada komunitas musik nasional yang telah berkembang sejak era 1980-an.

“Proclaro itu adalah Progresif Clasic Rock. Ini sebenarnya komunitas nasional yang sudah ada sejak tahun 80-an, yang diinisiasi oleh almarhum Hari Rusli dan salah satu founder-nya adalah Om Dody Katamsi, vokalisnya Elpamas,” ujarnya.

Menurutnya, komunitas Proclaro sempat mengalami masa vakum. MRC kemudian berupaya menghidupkan kembali semangat komunitas klasik rock tersebut melalui kegiatan di Kota Madiun.

“Proclaro ini kan agak lama vakum, klasik rock ini. Terus kita mulai di Madiun ini akan kita bangkitkan lagi Proclaro Klasik Rock ini,” katanya.

Konsep RockTrain menjadi pembeda dalam gelaran Proclaro di Madiun. Tema tersebut dipilih untuk menghubungkan musik rock dengan identitas kota yang selama ini lekat dengan sejarah dan aktivitas perkeretaapian.

“Kalau di Madiun kita namakan Proclaro RockTrain, karena inline dengan Madiun sebagai kota kereta api. Terus venuenya pun kita pilih di sini, ikoniknya Madiun,” jelasnya.

Proclaro RockTrain tidak hanya menghadirkan kelompok musik yang membawakan lagu-lagu klasik rock. MRC juga melibatkan band-band muda dari kalangan milenial dan Gen Z.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan musik rock tetap memiliki ruang di kalangan generasi muda.

Image Not Found
Proclaro RockTrain padukan rock klasik dan generasi muda. Foto : Kris-Sinergia

“Musik rock ini kan dinamis, berkembang terus. Makanya di sini kita mulai lintas generasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, musik klasik rock selama ini cenderung identik dengan generasi yang tumbuh pada era 1990-an maupun sebelumnya. Karena itu, keterlibatan musisi muda dinilai penting agar regenerasi penikmat dan pelaku musik rock terus berjalan.

“Kita akan menjaring bagaimana generasi Gen Z ini menyukai, mencintai musik rock,” katanya.

Konsep lintas generasi tersebut diharapkan dapat membuat musik rock tidak berhenti sebagai nostalgia bagi generasi terdahulu, tetapi terus berkembang mengikuti karakter dan kreativitas musisi masa kini.

Proclaro RockTrain juga tidak hanya menjadi panggung bagi band asal Kota Madiun. MRC membuka ruang bagi musisi dari berbagai daerah untuk tampil dan bertemu dengan komunitas musik lokal.

Pada gelaran perdana ini, sejumlah band dari luar daerah turut hadir, termasuk dua band dari Yogyakarta.

“Proclaro kita ini enggak hanya menampilkan band-band dari Madiun, tetapi juga band-band dari berbagai kota, termasuk Jawa Tengah, bahkan nanti Surabaya, Jakarta. Ini paling jauh untuk Proclaro 1 ini ada dua band dari Jogja,” ungkapnya.

Kehadiran musisi lintas daerah tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring komunitas musik Kota Madiun sekaligus membuka peluang kolaborasi antarmusisi.

Penyelenggara menargetkan Proclaro RockTrain tidak berhenti sebagai pertunjukan musik. Kegiatan tersebut diharapkan ikut menggerakkan ekosistem seni dan industri kreatif di Kota Madiun.

Dukungan Pemerintah Kota Madiun terhadap penyediaan lokasi kegiatan di BCC dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi penyelenggaraan event musik tersebut.

“Harapan ke depan tentu insan seni musik kreatif, khususnya genre musik rock di Kota Madiun, mulai berkembang. Dan alhamdulillah kita dapat dukungan dari Pemkot Kota Madiun yang sangat luar biasa, dengan penyediaan tempat yang sangat luar biasa di Bogowonto ini,” ujarnya.

Menurutnya, berkembangnya event musik juga dapat memberikan dampak terhadap sektor ekonomi kreatif. Semakin banyak musisi dan komunitas yang terlibat, semakin terbuka pula peluang bagi pelaku usaha pendukung kegiatan.

“Dengan harapan insan seni kreatif Kota Madiun lebih hidup, dan tentunya industri ekonomi kreatif juga akan tumbuh,” katanya.

Melalui Proclaro RockTrain, MRC ingin menjadikan Kota Madiun sebagai salah satu ruang pertemuan bagi musisi rock lintas generasi dan lintas daerah. Perpaduan musik klasik rock, band generasi muda, serta identitas Kota Madiun sebagai kota kereta api menjadi konsep utama yang diusung dalam gelaran tersebut. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengumumkan hasil efisiensi belanja daerah berhasil menghemat sekitar Rp. 44 miliar. Dana itu langsung dialokasikan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar untuk sektor infrastruktur. Pj Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima kucuran dana terbesar, sekitar Rp12 […]

    Bagikan
  • Jumlah Pemilih di Ponorogo Bertambah, KPU Tetapkan 783 Ribu Lebih dalam DPB Triwulan Tiga

    Jumlah Pemilih di Ponorogo Bertambah, KPU Tetapkan 783 Ribu Lebih dalam DPB Triwulan Tiga

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo menetapkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan III tahun 2025. Berdasarkan hasil penetapan, jumlah pemilih di Bumi Reog kini mencapai 783.219 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 398.055 pemilih perempuan dan 385.164 pemilih laki-laki. Angka ini meningkat 11.330 pemilih dibandingkan dengan hasil DPB triwulan II […]

    Bagikan
  • Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    Wacana WFH ASN Di Ponorogo Menguat, Pemda Kaji Dampak & Tunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wacana pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai berhembus di Kabupaten Ponorogo. Kebijakan ini dikaji sebagai salah satu upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), namun pemerintah daerah memilih tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan bahwa hingga kini […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satpol PP Pemkab Madiun belum menunjukkan taring meskipun  bulan ramadhan di depan mata. Justru yang dilakukan masih dalam bentuk “dakwah” atau himbauan berupa kegiatan patroli gabungan antara Satpol PP Pemkab Madiun bersama sejumlah dinas terkait, TNI, dan Polri, Jumat (13/02/2026) malam. Petugas gabungan bergerak dari Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    Ini Tanggapan Rektor UNESA soal Kuliah Umum Presiden ke-6 RI SBY

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memberikan kuliah umum di Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Magetan, Sabtu (18/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, SBY mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam memajukan bangsa melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata terhadap program pembangunan nasional. Kuliah umum […]

    Bagikan
expand_less