Berita Terkini
Trending Tags

MRC Gelar Proclaro RockTrain di Madiun, Musik Rock Lintas Generasi Kembali Bergeliat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
MRC menggelar Proclaro RockTrain di Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Komunitas Madiun Rock City (MRC) menggelar event musik rock bertajuk Proclaro RockTrain di kawasan Bogowonto Culinary Center (BCC), Kota Madiun, Minggu (16/8/2026). Gelaran tersebut menjadi upaya menghidupkan kembali musik klasik rock sekaligus mempertemukan musisi lintas generasi.

Proclaro merupakan singkatan dari Progresif Clasic Rock. Konsep RockTrain dipilih karena menyesuaikan identitas Kota Madiun sebagai kota kereta api. Kawasan BCC yang mengusung nuansa perkeretaapian juga dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan tema acara.

Gatot Limantoro, Founder MRC mengatakan, Proclaro bukan sekadar event musik baru. Nama tersebut merujuk pada komunitas musik nasional yang telah berkembang sejak era 1980-an.

“Proclaro itu adalah Progresif Clasic Rock. Ini sebenarnya komunitas nasional yang sudah ada sejak tahun 80-an, yang diinisiasi oleh almarhum Hari Rusli dan salah satu founder-nya adalah Om Dody Katamsi, vokalisnya Elpamas,” ujarnya.

Menurutnya, komunitas Proclaro sempat mengalami masa vakum. MRC kemudian berupaya menghidupkan kembali semangat komunitas klasik rock tersebut melalui kegiatan di Kota Madiun.

“Proclaro ini kan agak lama vakum, klasik rock ini. Terus kita mulai di Madiun ini akan kita bangkitkan lagi Proclaro Klasik Rock ini,” katanya.

Konsep RockTrain menjadi pembeda dalam gelaran Proclaro di Madiun. Tema tersebut dipilih untuk menghubungkan musik rock dengan identitas kota yang selama ini lekat dengan sejarah dan aktivitas perkeretaapian.

“Kalau di Madiun kita namakan Proclaro RockTrain, karena inline dengan Madiun sebagai kota kereta api. Terus venuenya pun kita pilih di sini, ikoniknya Madiun,” jelasnya.

Proclaro RockTrain tidak hanya menghadirkan kelompok musik yang membawakan lagu-lagu klasik rock. MRC juga melibatkan band-band muda dari kalangan milenial dan Gen Z.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan musik rock tetap memiliki ruang di kalangan generasi muda.

Image Not Found
Proclaro RockTrain padukan rock klasik dan generasi muda. Foto : Kris-Sinergia

“Musik rock ini kan dinamis, berkembang terus. Makanya di sini kita mulai lintas generasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, musik klasik rock selama ini cenderung identik dengan generasi yang tumbuh pada era 1990-an maupun sebelumnya. Karena itu, keterlibatan musisi muda dinilai penting agar regenerasi penikmat dan pelaku musik rock terus berjalan.

“Kita akan menjaring bagaimana generasi Gen Z ini menyukai, mencintai musik rock,” katanya.

Konsep lintas generasi tersebut diharapkan dapat membuat musik rock tidak berhenti sebagai nostalgia bagi generasi terdahulu, tetapi terus berkembang mengikuti karakter dan kreativitas musisi masa kini.

Proclaro RockTrain juga tidak hanya menjadi panggung bagi band asal Kota Madiun. MRC membuka ruang bagi musisi dari berbagai daerah untuk tampil dan bertemu dengan komunitas musik lokal.

Pada gelaran perdana ini, sejumlah band dari luar daerah turut hadir, termasuk dua band dari Yogyakarta.

“Proclaro kita ini enggak hanya menampilkan band-band dari Madiun, tetapi juga band-band dari berbagai kota, termasuk Jawa Tengah, bahkan nanti Surabaya, Jakarta. Ini paling jauh untuk Proclaro 1 ini ada dua band dari Jogja,” ungkapnya.

Kehadiran musisi lintas daerah tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring komunitas musik Kota Madiun sekaligus membuka peluang kolaborasi antarmusisi.

Penyelenggara menargetkan Proclaro RockTrain tidak berhenti sebagai pertunjukan musik. Kegiatan tersebut diharapkan ikut menggerakkan ekosistem seni dan industri kreatif di Kota Madiun.

Dukungan Pemerintah Kota Madiun terhadap penyediaan lokasi kegiatan di BCC dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi penyelenggaraan event musik tersebut.

“Harapan ke depan tentu insan seni musik kreatif, khususnya genre musik rock di Kota Madiun, mulai berkembang. Dan alhamdulillah kita dapat dukungan dari Pemkot Kota Madiun yang sangat luar biasa, dengan penyediaan tempat yang sangat luar biasa di Bogowonto ini,” ujarnya.

Menurutnya, berkembangnya event musik juga dapat memberikan dampak terhadap sektor ekonomi kreatif. Semakin banyak musisi dan komunitas yang terlibat, semakin terbuka pula peluang bagi pelaku usaha pendukung kegiatan.

“Dengan harapan insan seni kreatif Kota Madiun lebih hidup, dan tentunya industri ekonomi kreatif juga akan tumbuh,” katanya.

Melalui Proclaro RockTrain, MRC ingin menjadikan Kota Madiun sebagai salah satu ruang pertemuan bagi musisi rock lintas generasi dan lintas daerah. Perpaduan musik klasik rock, band generasi muda, serta identitas Kota Madiun sebagai kota kereta api menjadi konsep utama yang diusung dalam gelaran tersebut. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

    Warga Sayutan Gandeng LBH, Perjuangan Tolak Tambang Galian C Kini Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perjuangan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk menghentikan aktivitas tambang galian C memasuki babak baru. Setelah melakukan aksi demonstrasi di DPRD Magetan hingga mengawal pemindahan alat berat dari lokasi tambang, kini warga memilih memperkuat langkah mereka melalui jalur hukum dengan menggandeng lembaga bantuan hukum (LBH). Sejumlah perwakilan warga mendatangi […]

    Bagikan
  • Ops Lilin Semeru 2025, Polres Magetan Siagakan 5 Pos Pelayanan dan Pengamanan

    Ops Lilin Semeru 2025, Polres Magetan Siagakan 5 Pos Pelayanan dan Pengamanan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menyemarakkan momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Jumat (19/12/2025). Apel ini menandai kesiapan jajaran pengamanan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin jalannya apel yang […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp7,3 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk penataan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Program tersebut akan menyasar perbaikan infrastruktur dasar hingga pengelolaan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pemkot Madiun melaksanakan rapat koordinasi penataan kawasan kumuh bersama Dinas Perumahan Rakyat, […]

    Bagikan
  • Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR. Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses […]

    Bagikan
  • BKD Magetan Tunggu Pemeriksaan Dikpora Terkait Laporan PMI Terhadap Guru PPPK

    BKD Magetan Tunggu Pemeriksaan Dikpora Terkait Laporan PMI Terhadap Guru PPPK

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten (BKPSDM) Magetan belum mengambil tindakan terhadap NS, guru PPPK di salah satu SMP Negeri di Magetan yang dilaporkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ngawi berinisial RW. Kepala BKPSDM Magetan Masruri mengatakan, laporan RW masih berada pada tahap awal. Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan […]

    Bagikan
  • Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    Empat Mesin Incinerator Siap Dipasang, Madiun Menuju Kota Bebas Sampah

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penanganan sampah di Kota Madiun memasuki babak baru. Tim dari Motah Incinerator melakukan peninjauan lokasi pada Rabu (23/07/2025) sebagai bagian dari persiapan pemasangan mesin pembakar sampah modern di wilayah tersebut. Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, menekankan pentingnya survei lokasi ini guna memastikan kesiapan struktur lahan yang akan menampung mesin […]

    Bagikan
expand_less