Berita Terkini
Trending Tags

Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati dan Wakil Bupati Madiun memimpin sosialisasi pengangkatan anak secara legal kepada para kepala desa. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai prosedur adopsi anak yang sah secara hukum.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Madiun Hari Wuryanto saat sosialisasi penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan mekanisme pengangkatan anak secara legal kepada para kepala desa di Ruang Rapat Ekakapti Caruban, Senin (31/8/2026).

Bupati menegaskan, pengangkatan anak harus menempatkan kepentingan terbaik bagi anak sebagai prinsip utama. Proses tersebut juga tidak serta-merta memutus hubungan darah antara anak dengan orang tua kandung.

“Kepala desa adalah ujung tombak kami di lapangan. Kami berharap para kades dapat mengedukasi warga agar proses pengangkatan anak dilakukan secara sah menurut hukum dan tidak lagi melalui kesepakatan di bawah tangan,” kata Hari Wuryanto.

Menurutnya, pengawasan di tingkat desa penting karena kepala desa merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Pemkab berharap setiap indikasi pengangkatan anak yang tidak sesuai prosedur dapat diketahui dan ditindaklanjuti sejak awal.

Hari menjelaskan, calon orang tua angkat harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya berusia antara 30 hingga 55 tahun, memiliki agama yang sama dengan calon anak, telah menikah sekurang-kurangnya lima tahun, serta memiliki kemampuan ekonomi dan sosial yang memadai.

Proses pengangkatan anak juga membutuhkan persetujuan tertulis dari pihak-pihak terkait. Pengajuan tidak cukup hanya berdasarkan kesepakatan antara keluarga kandung dan calon orang tua angkat.

Tahapan selanjutnya dilakukan melalui Dinas Sosial, asesmen dan kunjungan rumah oleh pekerja sosial, pertimbangan Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (PIPA), hingga keputusan akhir melalui pengadilan.

Dengan mekanisme tersebut, Pemkab ingin memastikan identitas, kondisi, serta kepentingan anak terlindungi sebelum proses pengangkatan dinyatakan sah.

Image Not Found
Pemkab Madiun cegah adopsi ilegal dan perdagangan anak. Foto : Tova-Sinergia

PPKS Juga Jadi Perhatian

Selain persoalan adopsi, sosialisasi tersebut membahas penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial. Pemkab Madiun mendorong agar data PPKS terus diperbarui dan diintegrasikan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu, mengakui penanganan PPKS masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama pemutakhiran data serta stigma masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga sosial, dan masyarakat.

“Pendataan PPKS harus terus diperbarui secara akurat agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran demi mewujudkan Madiun yang sejahtera,” ujarnya.

Melalui penguatan peran kepala desa, Pemkab Madiun berharap pengawasan terhadap pengangkatan anak dapat dilakukan lebih ketat dari tingkat paling bawah. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    Bukan Operasi Militer, Puluhan TNI Justru Lakukan Ini di Pasar Srijaya Madiun

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan prajurit TNI dari Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) dan Kodim 0803/Madiun bersama personel kepolisian, pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Pasar Srijaya atau dikenal Pasar Burung Njoyo dan Pasar Kotak, Kota Madiun, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan TNI Peduli Sampah dalam rangka memperingati […]

    Bagikan
  • Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi […]

    Bagikan
  • Menelisik Fee hingga Dana CSR, Ini Kesaksian Tiga Kontraktor Soal Mekanisme Proyek di DPUPR Kota Madiun

    Menelisik Fee hingga Dana CSR, Ini Kesaksian Tiga Kontraktor Soal Mekanisme Proyek di DPUPR Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (23/7/2026) dibeberkan pola hubungan antara kontraktor, pejabat dinas, hingga dugaan aliran dana dalam proyek-proyek pemerintah. Jaksa […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat di Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya percepatan implementasi sejumlah program strategis nasional yang selaras dengan visi Presiden RI, Asta Cita. Dalam keterangannya, Senin (26/5/2025), Khofifah menyebut tiga program prioritas yang saat ini sedang dalam tahap pelaksanaan dan harus segera […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, hari raya Idul Adha hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial. Lebih dari itu, ia pun mengajak, perayaan Idul Adha tahun ini dapat menjadi pendorong bagi seluruh rakyat Indonesia untuk merawat nilai-nilai kepedulian dan […]

    Bagikan
  • Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    Waduh ! Pengunjung Festival Duren di Magetan Kecopetan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Festival 3th Duren Nak’nan yang berlangsung di Lapangan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/2025) malah menjadi sasaran pelaku kejahatan. Bagaimana tidak, alih alih bawa pulang durian, sejumlah pengunjung acara malah jadi korban pencopetan. Kapolsek Panekan, AKP Iin Pelangi, dikonfirmasi pada Minggu (23/2/2025), membenarkan jika pihaknya menerima banyak laporan kehilangan, setelah acara […]

    Bagikan
expand_less