Bus Eka Surabaya-Cilacap Terbakar di Madiun, 19 Penumpang Selamat
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 98
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Eka jurusan Surabaya-Cilacap terbakar di Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Sabtu (22/8/2026). Seluruh 19 penumpang yang berada di dalam bus berhasil menyelamatkan diri.
Bus bernomor polisi S 7856 US itu dilalap api setelah muncul asap dari bagian mesin di belakang kendaraan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik yang memunculkan percikan api.
Kapolsek Madiun AKP Agustinus mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Sebelum api membesar, penumpang dan kru bus sempat mencium bau gosong yang cukup menyengat dari dalam kendaraan.
“Bus membawa 19 orang penumpang, semuanya selamat,” kata Agustinus, Sabtu (22/8/2026).
Kronologi berdasarkan pantauan di lokasi, kepulan asap pertama kali terlihat dari bagian belakang bus. Menyadari adanya kondisi tidak wajar, sopir kemudian memutuskan untuk menepikan kendaraan dan mengevakuasi seluruh penumpang.
Setelah kap mesin bagian belakang dibuka, asap semakin pekat dan api mulai muncul. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar hingga ke bagian depan dan menghanguskan seluruh badan bus.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penanganan.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian.

Kebakaran tersebut juga berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama Surabaya-Madiun. Antrean kendaraan sempat mengular hingga sekitar dua kilometer akibat proses pemadaman dan penanganan bangkai bus.
Polisi kemudian memasang garis polisi di sekitar lokasi sekaligus mengatur lalu lintas agar kendaraan dapat kembali melintas secara bertahap.
“Untuk sementara kita pasang garis polisi sembari petugas mengatur arus lalu lintas agar kembali lancar,” jelas Agustinus.
Hingga kini, polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran bus tersebut. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez



