Berita Terkini
Trending Tags

Lelang Proyek Lanskap MPP Kota Madiun Dievaluasi Ulang, Upah Tenaga Kerja Jadi Sorotan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lelang proyek lanskap MPP Kota Madiun dievaluasi ulang. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun — Proses lelang proyek penataan lanskap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun memasuki tahap evaluasi ulang. Keputusan tersebut diambil setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bersama tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun menemukan persoalan dalam evaluasi teknis terhadap calon penyedia yang sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang oleh kelompok kerja (Pokja) yakni CV BJ.

Perusahaan asal Sidoarjo itu sebelumnya ditetapkan sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp638,12 juta. Nilai tersebut sekitar 20 persen lebih rendah dibandingkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek yang mencapai Rp797,65 juta.

Plt Kepala DPUPR Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho alias Inug, mengatakan evaluasi ulang dilakukan setelah PPK dan tim teknis melakukan evaluasi terhadap hasil lelang yang disampaikan Pokja.

“Jadi sesuai dengan aturan LKPP, bahwa setelah penyampaian hasil lelang dari panitia, selaku PPK dan tim teknis dari DPUPR sudah melakukan evaluasi secara teknis terhadap calon penyedia yang ditunjuk oleh panitia lelang atau Pokja,” kata Inug, Jumat (21/8/2026).

Dalam evaluasi tersebut, lanjut dia, terdapat perbedaan pandangan antara PPK dan Pokja terkait hasil penetapan pemenang. Persoalan itu kemudian disampaikan kepada Pengguna Anggaran (PA) untuk mendapatkan keputusan.

Pembahasan dilakukan melalui rapat yang melibatkan Pokja, tim teknis, PPK, serta Inspektorat. Hasilnya, PA menyetujui pertimbangan PPK dan tim teknis untuk melakukan evaluasi ulang.

“Di situ PA memutuskan untuk Pokja melakukan evaluasi ulang terhadap paket tersebut,” jelasnya.

Inug mengungkapkan, salah satu poin yang menjadi perhatian dalam evaluasi teknis adalah komponen upah tenaga kerja yang tercantum dalam dokumen penawaran CV BJ.

Menurut dia, komponen upah harus memperhatikan ketentuan peraturan ketenagakerjaan serta standar upah minimum yang berlaku di Kota Madiun. Sementara itu, dalam dokumen penawaran calon penyedia, komponen upah disebut hanya sekitar Rp1 juta.

“Jadi kita melihat upah yang ditawarkan oleh PT BJ selaku pemenang pertama itu adalah Rp1 juta. Itu sangat jauh dari UMK Kota Madiun,” ujarnya.

Kondisi tersebut dinilai perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan sekaligus berpotensi memengaruhi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

“Jadi sehingga PPK maupun tim teknis berpendapat bahwa nanti dengan gaji atau upah yang rendah, yang pertama menyalahi aturan dari Undang-Undang Tenaga Kerja, yang kedua akan mempengaruhi dari kinerja pekerjaan tersebut,” katanya.

Menurut Inug, rendahnya komponen upah juga berpotensi memengaruhi jumlah tenaga kerja yang disiapkan penyedia untuk menyesuaikan dengan anggaran yang ditawarkan.

Selain komponen upah, evaluasi teknis turut mempertimbangkan pengalaman serta rekam jejak calon penyedia.

“Jadi pengalaman-pengalaman maupun dari track record yang bisa kita cari di Google, di media sosial, maupun pemberitaan, pasti akan jadi pertimbangan juga,” jelasnya.

Inug menegaskan, keputusan melakukan evaluasi ulang tidak otomatis membuat proyek penataan lanskap MPP Kota Madiun harus melalui tender ulang.

Evaluasi akan dilanjutkan kepada peserta yang berada di peringkat berikutnya. Proses tersebut menjadi kewenangan Pokja sesuai mekanisme pengadaan yang berlaku.

Jika peserta peringkat kedua atau ketiga tidak memenuhi persyaratan teknis, evaluasi dapat dilanjutkan kepada peserta berikutnya sesuai urutan peringkat.

“Jadi tetap akan turun ke peserta yang lainnya yang memang lolos secara evaluasi dari Pokja tetapi tidak masuk daftar peringkat,” katanya.

Dengan demikian, peserta yang sebelumnya berada di peringkat keempat atau kelima juga berpeluang dievaluasi apabila peserta di atasnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis.

Namun, apabila seluruh peserta dinyatakan tidak memenuhi persyaratan setelah proses evaluasi dilakukan, proyek tersebut berpotensi kembali dilelang.

“Kalau tidak ada penyedia yang lulus semuanya, nanti akan dilakukan tender ulang,” pungkas Inug. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    Empat Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Terpencil Jambon Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tragedi memilukan terjadi di aliran Sungai Sudo, Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/2/2026). Empat bocah dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di sungai yang berada di kawasan terpencil, jauh dari permukiman warga. Keempat korban masing-masing berinisial JA (7), AW (4), SA (4), dan AR (4). Seluruh […]

    Bagikan
  • Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keberadaan KB-TK Islam Masyitoh di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun kian diujung tanduk. Di tengah ancaman eksekusi lahan, pihak Yayasan Dewi Masyitoh ternyata sempat menawarkan untuk pengelolaan sekolah kepada PCNU Kota Madiun. Namun tidak ada kesepakatan kedua pihak yang terjadi. Ketua Komite KB-TK Islam Masyitoh, Yunita Aliya Wijayani, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
  • Wakil Wali Kota Madiun Buka Kejuaraan Tarkam, Empat Cabor Siap Dipertandingkan

    Wakil Wali Kota Madiun Buka Kejuaraan Tarkam, Empat Cabor Siap Dipertandingkan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka Kejuaraan Tarkam 2025 di Kota Madiun. Acara pembukaan berlangsung meriah di GOR Wilis, Jumat (21/11/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama Ketua DPRD Kota Madiun. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol dimulainya rangkaian kejuaraan tingkat kota […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    Polisi Amankan Belasan Remaja Diduga Hendak Perang Sarung

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polsek Ponorogo Kota mengamankan belasan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung di kawasan Alun-Alun Ponorogo, Rabu (5/3/2025) dini hari. Para remaja yang tertangkap tersebut masih berusia di bawah umur dan berstatus pelajar SMP. Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hernawan, mengatakan penangkapan dilakukan saat patroli menjelang sahur. Selain di kawasan […]

    Bagikan
  • Warga Banjarejo Kota Madiun Meriahkan Jalan Santai, Tari Beksan Parisuko Ikut Warnai Perayaan Kemerdekaan

    Warga Banjarejo Kota Madiun Meriahkan Jalan Santai, Tari Beksan Parisuko Ikut Warnai Perayaan Kemerdekaan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Nuansa perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di penghujung Agustus. Hal itu nampak saat ribuan warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, memadati kawasan Kampung Jepang, Minggu (30/8/2026) pagi. Sedikitnya 5.000 warga mengikuti jalan santai yang digelar Kelurahan Banjarejo tersebut. Kegiatan diberangkatkan langsung oleh Pelaksana […]

    Bagikan
expand_less