Warga Perum Marison Madiun Sambut Maulid Nabi dengan Pawai Taaruf dan Sholawatan
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 170
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Suasana religius menyelimuti Perumahan Marison 1, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (24/8/2026) malam. Ratusan warga antusias mengikuti Pawai Taaruf dan Sholawatan untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut digelar menjelang 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026, sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini juga diikuti oleh anak-anak TPA Mushola Nurul Huda yang menambah semarak.
“Alhamdulillah warga disini sangat antusias. Baik orang tua maupun anak-anak ikut menyambut Maulid Nabi tahun ini,” jelas Tanusi, Ketua Penyelenggara.
Warga dari berbagai usia turut ambil bagian dalam pawai. Dengan membawa lampion dan beragam ornamen bernuansa Islami, mereka berjalan bersama menyusuri lingkungan perumahan sembari melantunkan sholawat.
Salah satu ornamen yang menarik perhatian dalam pawai adalah bentuk gajah. Ornamen tersebut menjadi simbol Tahun Gajah, yakni tahun yang secara tradisi dikenal sebagai tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Setelah pawai, kegiatan dilanjutkan dengan sholawatan bersama. Warga berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan untuk bersholawat sekaligus mengingat kembali keteladanan dan perjuangan Rasulullah SAW.

“Ini bukan sekadar agenda tahunan menyambut Maulid Nabi. Pawai dan sholawatan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga tradisi keagamaan di tengah kehidupan masyarakat perumahan,” imbuhnya.
Antusiasme warga dari anak-anak hingga orang dewasa juga membuat suasana peringatan Maulid Nabi semakin semarak. Lampion yang dibawa peserta turut menghiasi malam, berpadu dengan lantunan sholawat yang menggema di lingkungan perumahan.
“Semoga kedepan bisa lebih baik lagi. Dan menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.,” pungkas Tanusi.
Melalui kegiatan tersebut, warga berharap semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada kemeriahan pawai. Lebih dari itu, nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kebersamaan dan kepedulian antar warga. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez



