Berita Terkini
Trending Tags

Berebut Uang Koin di Grebeg Maulid, Tradisi Warga Kedondong Madiun yang Bertahan Lintas Generasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 51 menit yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kebonsari antusias berebut uang koin dan gunungan jajan dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati halaman rumah sesepuh Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (25/8/2026). Mereka antusias mengikuti tradisi Grebeg Maulid dengan berebut uang koin yang disebar serta gunungan jajan.

Tradisi tahunan ini digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga dari berbagai kalangan bahkan rela datang dari desa-desa sekitar hingga wilayah Magetan demi menyaksikan dan mengikuti prosesi sebar udikan.

Sejak siang, warga Dusun Sukorejo membawa buceng atau tumpeng menuju rumah salah satu sesepuh desa. Rangkaian acara diawali dengan selamatan, doa bersama, pembacaan Kitab Barzanji, serta lantunan sholawat yang diiringi kesenian tradisional Gembrung.

Setelah sholawat dilantunkan, suasana berubah riuh. Warga mulai memadati area prosesi untuk menunggu uang koin disebarkan oleh keturunan leluhur desa. Bersamaan dengan itu, gunungan jajan juga dibagikan kepada masyarakat.

Bagi warga, uang koin yang diperebutkan bukan sekadar memiliki nilai nominal. Tradisi tersebut diyakini sebagai simbol sedekah dan harapan memperoleh keberkahan dalam momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Salah seorang warga, Nafi’atul Mu’awanah, mengaku sudah empat kali mengikuti tradisi tersebut setelah diajak keluarganya.

“Sudah empat tahun ini saya diajak saudara ke sini. Ramai sekali. Tadi saya juga mengajak saudara. Filosofinya mereka berbagi keberkahan Maulid atau bersedekah. Kita berharap apa yang didapat di sini juga membawa berkah dari acara Maulid ini,” ujar Nafi’atul.

Tokoh masyarakat Desa Kedondong, Sudarmoko, mengatakan tradisi Grebeg Maulid telah berlangsung secara turun-temurun. Tradisi tersebut diyakini berasal dari Keraton Pakubuwono di Solo yang kemudian dibawa oleh leluhur Desa Kedondong, Eyang Ali Muntohar alias Jayang Sari.

Seiring waktu, tradisi tersebut terus dijaga masyarakat dan berkembang menjadi ritual tahunan yang dikenal sebagai Grebeg Maulid atau sebar udikan.

“Rangkaian acara diawali kesenian Gembrung dan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kemudian dilanjutkan pembagian gunungan jajan dan sebar uang koin dari hasil sedekah keturunan Eyang Ali Muntohar. Setelah itu ditutup dengan selamatan dan doa bersama,” kata Sudarmoko.

Menurut pria berusia 66 tahun itu, uang koin yang disebar merupakan bentuk sedekah dari warga sekitar dan keluarga besar Eyang Ali Muntohar. Jumlah uang yang disebarkan dalam tradisi tersebut bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Sudarmoko menambahkan, tradisi Grebeg Maulid tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang diyakini membawa keberkahan bagi masyarakat.

Tujuan utama pelaksanaan tradisi tersebut, kata dia, adalah memohon keberkahan kepada Allah SWT sekaligus mengharap syafaat Nabi Muhammad SAW.

Bagi warga Desa Kedondong, Grebeg Maulid menjadi tradisi yang wajib digelar setiap tahun. Masyarakat setempat bahkan memiliki keyakinan tersendiri bahwa tradisi tersebut tidak boleh ditinggalkan karena telah menjadi bagian dari warisan leluhur.

Di tengah perkembangan zaman, antusiasme masyarakat terhadap tradisi sebar udikan justru tidak surut. Riuh warga yang berebut uang koin dan gunungan jajan menjadi bukti bahwa perpaduan antara peringatan Maulid Nabi dan tradisi lokal itu masih bertahan hingga kini. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan pembagian bantuan sosial (Bansos). Acara berlangsung di Joglo Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50 Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyampaikan […]

    Bagikan
  • Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    Magetan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Dorong Efisiensi dan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Magetan mendapat dukungan signifikan dari pemerintah pusat. Sejumlah alat mesin pertanian (Alsintan) dikucurkan oleh Kementerian Pertanian RI sebagai bagian dari program percepatan mekanisasi nasional Selasa (13/1/2026). Unit berupa traktor roda empat, combine, crawler, hingga kultivator telah diserahkan kepada kelompok-kelompok tani di berbagai wilayah. Bantuan ini […]

    Bagikan
  • Geger Penemuan Tulang Belulang Terbungkus Kain Kafan di Perum Griya Salak Kota Madiun, Ternyata…

    Geger Penemuan Tulang Belulang Terbungkus Kain Kafan di Perum Griya Salak Kota Madiun, Ternyata…

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di lingkungan Perum Griya Salak Kelurahan Pandean Kecamatan Taman Kota Madiun digegerkan dengan penemuan kerangka tengkorak yang terbungkus kain kafan pada Selasa (28/7/2026). 2 bungkus kain diketahui pertama kali oleh seorang tukang tengah menggali tanah di pekarangan salah satu warga. Warga pun langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. […]

    Bagikan
  • KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    KPK Mengintai BKK 2024-2025 di Madiun, Sebanyak 1.400 Titik BKK Siap Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 2.806
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Lembaga tiga huruf atau dikenal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nampaknya masih mengintai kegiatan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) atau pokok-pokok pikiran (Pokir) milik DPRD Kabupaten Madiun tahun 2024-2025. Nyatanya, sebanyak 1.400 titik kegiatan yang menggunakan anggaran BKK, masuk dalam kegiatan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP). “Progres pencapaian kegiatan MCSP […]

    Bagikan
  • Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    Pam Swakarsa Kembali Dibicarakan, Trauma Membayangi Pasca Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang aspirasi masyarakat yang muncul di berbagai daerah juga bergema di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pada 1 September 2025 lalu, ratusan mahasiswa turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD. Mereka menuntut realisasi program Rp3 juta per RT, janji politik pasangan bupati dan wakil bupati terpilih yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
expand_less