Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Usai 10 Tahun Vakum, Kirab Gunungan Jaler-Estri Grebeg Maulud di Kota Madiun Kembali Digelar 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 219
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kirab Gunungan Jaler-Estri kembali digelar di Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gema Sholawat Nabi menggema di Masjid Besar Kuno Taman Kota Madiun pada Selasa (25/8/2026). Suasana yang tidak nampak sejak satu dekade terakhir kini kembali disambut suka cita masyarakat dalam Grebeg Maulud Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, Pemerintah Kota Madiun kembali menggelar kirab Gunungan Jaler-Estri yang diberangkatkan dari Masjid Besar Kuno Taman.

Nampak 3 Camat dan 27 Lurah turut dalam rombongan kirab bersama para pelajar di Kota Pendekar. Kirab ini merupakan rangkaian dari Peringatan Grebeg Maulud Nabi Muhammad SAW., 1448 Hijrah/2026 Masehi. Rute yang dilalui diantaranya Jalan Kemiri, Jalan Wuni, Jalan Kenari, Jalan Panglima Sudirman, Jalan dr. Seotomo, Jalan Jawa hingga Jalan Semeru dan Finish di Alun-Alun Kota Madiun. Masyarakat pun antusias menyaksikan Grebeg Maulud ini.

Image Not Found
Gunungan Jaler-Estri simbol keseimbangan kehidupan. Foto : Kris-Sinergia

Gunungan Jaler berisikan dari hasil bumi seperti kacang panjang, lombok/ cabai, padi dan sayuran merupakan simbol kehidupan yang terus berjalan, berputar dan berubah. Gunungan yang menjulang mengingatkan pada tingginya cita-cita.

Sementara, Gunungan Estri yang berisikan jajanan pasar merupakan simbol kehidupan dan juga menggambarkan kehidupan terdapat berbagai kebutuhan, baik kebutuhan jasmani maupun rohani. Wujudnya menjadi perlambang bahwa kehidupan manusia.

Kedua gunungan tersebut juga melambangkan keseimbangan dunia, antara laki-laki dan perempuan, antara naik dan turun, serta kekuatan dan kelembutan sebagai gambaran kehidupan.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengungkapkan bahwa Grebeg Maulud ini merupakan momentum dalam meningkatkan keteladanan terhadap Rasulullah SAW. Selain itu, juga sebagai langkah untuk terus melestarikan budaya di tengah masyarakat.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun menyerahkan buceng dan bantuan kepada masyarakat. Foto : Kris-Sinergia

“Kegiatan Grebeg Maulud Nabi tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan keteladanan kita terhadap Rasulullah SAW, serta menjadi tuntunan dan tontonan yang menarik,” ujar Bagus.

Kearifan lokal dan budaya di masyarakat sangatlah penting untuk terus dilestarikan. Grebeg Maulud ini bisa menjadi wadah dalam memperkokoh kebudayaan dan kesejahteraan masyarakat. Tokoh agama maupun tokoh budaya di Kota Madiun memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Ini bisa menjadi tradisi yang tentunya sebagai ikon pariwisata dan budaya daerah di Kota Madiun. Pasti bisa mendatangkan wisatawan dan mendongkrak perekonomian,” imbuhnya.

Usai doa bersama, Plt Wali Kota Madiun menyerahkan sebanyak 30 buceng dan bantuan kepada masyarakat. Ini menjadi simbol bahwa Pemkot Madiun senantiasa peduli kepada kesejahteraan warganya.

Masyarakat pun sudah tak sabar untuk berebut isi Gunungan Jaler-Estri. Usai diizinkan, mereka pun berebut baik sayuran maupun jajan pasar. Masyarakat sangat antusias karena Grebeg Maulud ini sudah lama tidak digelar.

“Alhamdulillah tahun ini ada lagi. Ada mauludan dan tumpengan. Dah lama kan tidak ada. Ini dapat banyak ada terong, wortel, kacang, pisang. Nanti dimasak sama dibagikan ke temen-temen juga. Semoga bisa lebih meriah lagi kedepannya,” ujar Ninik, warga Taman.

Image Not Found
Grebeg Maulud tradisi yang patut dipertahankan dan diwariskan. Foto : Kris-Sinergia

Plt Wali Kota Madiun menegaskan bahwa kedepannya Grebeg Maulud akan terus ditingkatkan. Baik segi konsep maupun rangkaian kegiatannya. 

“Pastinya akan kita perbaiki. Kita evaluasi. Semua tidak ada yang sempurna. Tetapi poin-poin sudah ada catatan di Disbudparpora. Tahun depan kita laksanakan lagi. Supaya nanti lebih baik dari tahun ini,” pungkas Bagus.

Grebeg Maulud bukan sekedar seremonial belaka. Namun sudah menjadi bagian dari denyut nadi dan budaya masyarakat di Kota Madiun. Kembalinya kiran Gunungan Jaler-Estri usai 10 tahun vakum tentu sangat dinantikan oleh masyarakat. Tidak hanya sebatas kegiatan namun sebuah tradisi yang patut untuk terus dipertahankan dan wariskan kepada generasi ke generasi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan […]

    Bagikan
  • Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Al Arsy Al Farizi menjadi satu-satunya siswa baru di SDN Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo. Saat ditemui di hari kedua masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/2025), Arsy tampak antusias mengikuti kegiatan bersama kakak kelasnya dalam satu ruang kelas. Tak tampak sedikit pun rasa takut, canggung, atau minder di wajah bocah berusia […]

    Bagikan
  • Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Manajemen RSUD Caruban Kabupaten Madiun pada tahun anggaran 2026 tercatat mengelola anggaran sebesar Rp.112 miliar.  Kabar baik datang untuk ratusan pegawai. Dari total anggaran tersebut, pos Belanja Jasa Pelayanan atau Jaspel kesehatan dialokasikan sekitar Rp.38 miliar. Dana ini disiapkan untuk mengapresiasi kinerja tenaga medis dan non medis yang melayani pasien. Rinciannya, […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    Pembangunan Rest Area Saradan Masih Tahap Kajian, KAI Daop 7 Madiun Tunggu Hasil Teknis

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan rencana pembangunan rest area di kawasan perbatasan Madiun–Nganjuk, tepatnya di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, masih dalam tahap kajian teknis dan perencanaan. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, mengatakan proses awal pembangunan telah dimulai melalui survei lapangan […]

    Bagikan
  • Persiapan Madiun Carnival 2025 Dimatangkan, 36 Peserta Siap Meriahkan Kota Karismatik

    Persiapan Madiun Carnival 2025 Dimatangkan, 36 Peserta Siap Meriahkan Kota Karismatik

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Madiun Carnival 2025 kian matang. Hal itu terlihat dari kegiatan teknikal meeting (TM) yang dilaksanakan di Aula Stadion Wilis, Kota Madiun. Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan arahan serta penjelasan teknis terkait jalannya karnaval yang akan digelar Senin mendatang (25/08/2025). Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun, Agus […]

    Bagikan
  • Purna Tugas Dirut Perumdam Madiun Paparkan Kinerja, Pendapatan Belum Tercapai, Laba Tetap Meningkat

    Purna Tugas Dirut Perumdam Madiun Paparkan Kinerja, Pendapatan Belum Tercapai, Laba Tetap Meningkat

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia |Kota Madiun – Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto resmi purna tugas dari jabatannya. Usai dilantik pada 2021 lalu, posisi pimpinan perusahaan plat merah tersebut bakal segera diganti. Dihadapan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun serta Dewan Pengawas, Suyoto mengakui target pendapatan perusahaan selama lima tahun terakhir belum sepenuhnya tercapai. […]

    Bagikan
expand_less