Berita Terkini
Trending Tags

Usai 10 Tahun Vakum, Kirab Gunungan Jaler-Estri Grebeg Maulud di Kota Madiun Kembali Digelar 

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 50 menit yang lalu
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kirab Gunungan Jaler-Estri kembali digelar di Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gema Sholawat Nabi menggema di Masjid Besar Kuno Taman Kota Madiun pada Selasa (25/8/2026). Suasana yang tidak nampak sejak satu dekade terakhir kini kembali disambut suka cita masyarakat dalam Grebeg Maulud Nabi Muhammad SAW. Tahun ini, Pemerintah Kota Madiun kembali menggelar kirab Gunungan Jaler-Estri yang diberangkatkan dari Masjid Besar Kuno Taman.

Nampak 3 Camat dan 27 Lurah turut dalam rombongan kirab bersama para pelajar di Kota Pendekar. Kirab ini merupakan rangkaian dari Peringatan Grebeg Maulud Nabi Muhammad SAW., 1448 Hijrah/2026 Masehi. Rute yang dilalui diantaranya Jalan Kemiri, Jalan Wuni, Jalan Kenari, Jalan Panglima Sudirman, Jalan dr. Seotomo, Jalan Jawa hingga Jalan Semeru dan Finish di Alun-Alun Kota Madiun. Masyarakat pun antusias menyaksikan Grebeg Maulud ini.

Image Not Found
Gunungan Jaler-Estri simbol keseimbangan kehidupan. Foto : Kris-Sinergia

Gunungan Jaler berisikan dari hasil bumi seperti kacang panjang, lombok/ cabai, padi dan sayuran merupakan simbol kehidupan yang terus berjalan, berputar dan berubah. Gunungan yang menjulang mengingatkan pada tingginya cita-cita.

Sementara, Gunungan Estri yang berisikan jajanan pasar merupakan simbol kehidupan dan juga menggambarkan kehidupan terdapat berbagai kebutuhan, baik kebutuhan jasmani maupun rohani. Wujudnya menjadi perlambang bahwa kehidupan manusia.

Kedua gunungan tersebut juga melambangkan keseimbangan dunia, antara laki-laki dan perempuan, antara naik dan turun, serta kekuatan dan kelembutan sebagai gambaran kehidupan.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengungkapkan bahwa Grebeg Maulud ini merupakan momentum dalam meningkatkan keteladanan terhadap Rasulullah SAW. Selain itu, juga sebagai langkah untuk terus melestarikan budaya di tengah masyarakat.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun menyerahkan buceng dan bantuan kepada masyarakat. Foto : Kris-Sinergia

“Kegiatan Grebeg Maulud Nabi tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan keteladanan kita terhadap Rasulullah SAW, serta menjadi tuntunan dan tontonan yang menarik,” ujar Bagus.

Kearifan lokal dan budaya di masyarakat sangatlah penting untuk terus dilestarikan. Grebeg Maulud ini bisa menjadi wadah dalam memperkokoh kebudayaan dan kesejahteraan masyarakat. Tokoh agama maupun tokoh budaya di Kota Madiun memiliki peran penting dalam menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Ini bisa menjadi tradisi yang tentunya sebagai ikon pariwisata dan budaya daerah di Kota Madiun. Pasti bisa mendatangkan wisatawan dan mendongkrak perekonomian,” imbuhnya.

Usai doa bersama, Plt Wali Kota Madiun menyerahkan sebanyak 30 buceng dan bantuan kepada masyarakat. Ini menjadi simbol bahwa Pemkot Madiun senantiasa peduli kepada kesejahteraan warganya.

Masyarakat pun sudah tak sabar untuk berebut isi Gunungan Jaler-Estri. Usai diizinkan, mereka pun berebut baik sayuran maupun jajan pasar. Masyarakat sangat antusias karena Grebeg Maulud ini sudah lama tidak digelar.

“Alhamdulillah tahun ini ada lagi. Ada mauludan dan tumpengan. Dah lama kan tidak ada. Ini dapat banyak ada terong, wortel, kacang, pisang. Nanti dimasak sama dibagikan ke temen-temen juga. Semoga bisa lebih meriah lagi kedepannya,” ujar Ninik, warga Taman.

Image Not Found
Grebeg Maulud tradisi yang patut dipertahankan dan diwariskan. Foto : Kris-Sinergia

Plt Wali Kota Madiun menegaskan bahwa kedepannya Grebeg Maulud akan terus ditingkatkan. Baik segi konsep maupun rangkaian kegiatannya. 

“Pastinya akan kita perbaiki. Kita evaluasi. Semua tidak ada yang sempurna. Tetapi poin-poin sudah ada catatan di Disbudparpora. Tahun depan kita laksanakan lagi. Supaya nanti lebih baik dari tahun ini,” pungkas Bagus.

Grebeg Maulud bukan sekedar seremonial belaka. Namun sudah menjadi bagian dari denyut nadi dan budaya masyarakat di Kota Madiun. Kembalinya kiran Gunungan Jaler-Estri usai 10 tahun vakum tentu sangat dinantikan oleh masyarakat. Tidak hanya sebatas kegiatan namun sebuah tradisi yang patut untuk terus dipertahankan dan wariskan kepada generasi ke generasi. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Direksi Baru PDAM Madiun Segera Ditetapkan, Bupati Pegang Kendali Penuh!

    Pengumuman Direksi Baru PDAM Madiun Segera Ditetapkan, Bupati Pegang Kendali Penuh!

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses seleksi direksi baru Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun periode 2025–2030 memasuki tahap akhir. Meski hasil seleksi sudah diumumkan, penetapan resmi masih menunggu keputusan Bupati Madiun sebagai pemegang kuasa tertinggi atas BUMD tersebut. Panitia Seleksi BUMD Kabupaten Madiun telah merilis hasil seleksi pada 9 Mei 2025 […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Belanja Rp. 2 Miliar untuk 4 Unit Mobil Dinas

    Pemkab Magetan Belanja Rp. 2 Miliar untuk 4 Unit Mobil Dinas

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pembelian mobil dinas baru bagi jajaran pejabatnya. Total empat unit mobil dibeli diantaranya tiga Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC dan satu Mitsubishi Pajero. Satu unit ditujukan untuk Wakil Bupati, sementara tiga lainnya untuk Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan Negeri. Pengadilan Negeri […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmennya terhadap keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan dengan melantik 16 kepala sekolah baru. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Adiwiyata Barat, Dinas Pendidikan Kota Madiun, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (23/05/2025). Pelantikan ini dilakukan sebagai respon cepat atas banyaknya kursi kepala […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    Pemkab Magetan Akui Pengawasan Pokir Terbatas, Wabup: Praktik di Lapangan di Luar Kewenangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan sikap resmi terkait mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang saat ini tengah ditangani aparat penegak hukum. Pemkab menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan selama ini lebih bersifat administratif, sementara praktik di lapangan berada di luar jangkauan kewenangan eksekutif. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, […]

    Bagikan
  • Diduga PADes Bocor, Ratusan Warga Dempelan Tuntut Bendahara Desa Mundur

    Diduga PADes Bocor, Ratusan Warga Dempelan Tuntut Bendahara Desa Mundur

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Dempelan menggelar aksi protes di kantor Desa Dempelan, Kabupaten Madiun, Kamis (28/08/2025). Massa menuntut transparansi pengelolaan keuangan desa dan mendesak Bendahara Desa sekaligus Kaur Keuangan, Tatik Puji Rahayu, mundur dari jabatannya. Unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan ketat aparat TNI/Polri dari Polres Madiun. Hanya […]

    Bagikan
  • Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    Silaturahmi IdulFitri, Pemkab Madiun Sowan ke Bupati dan Wakil Bupati Sepuh

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen Hari Raya IdulFitri 1446 H dimanfaatkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun untuk mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh pendahulu. Pada Jumat (11/4/2025), Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi memimpin rombongan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati dan Wakil Bupati Madiun. Kunjungan […]

    Bagikan
expand_less