Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Riyin mengucapkan sumpah dan janji sebagai Ketua DPRD Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Riyin Nur Asiyah, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Magetan sisa masa jabatan 2024–2029 setelah mengucapkan sumpah dan janji dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Selasa (1/9/2026).

Riyin menggantikan Suratno yang diberhentikan dari jabatan Ketua DPRD Magetan. Penggantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/633/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pemberhentian Ketua DPRD Magetan dan Keputusan Nomor 100.3.3.1/634/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pengangkatan pengganti Ketua DPRD Magetan.

Kedua keputusan tersebut ditetapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 13 Agustus 2026. Dalam keputusan pengangkatan, Riyin ditetapkan sebagai pengganti Ketua DPRD Magetan hingga berakhirnya masa jabatan 2024–2029, terhitung sejak pengucapan sumpah dan janji.

Pengucapan sumpah dipandu Ketua Pengadilan Negeri Magetan Rintis Chandra. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, penyerahan keputusan gubernur, serta penyerahan palu pimpinan dari pelaksana tugas Ketua DPRD kepada Riyin.

“Ini merupakan tanggungjawab besar. Saya berharap dukungan dan kerja sama seluruh pimpinan serta anggota DPRD, pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjalankan tugas legislatif,” kata Riyin dalam sambutannya.

Riyin menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan penataan, baik di internal maupun eksternal DPRD. Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, diluruskan, dan disinkronkan agar lembaga legislatif dapat bekerja lebih optimal.

“Tentu tantangan terbesar DPRD Magetan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat. Untuk itu pentingnya pendekatan melalui pembuktian lewat kerja dan tindakan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menyadari persoalan yang terjadi telah memengaruhi kepercayaan masyarakat sehingga pemulihannya membutuhkan proses. Riyin menyatakan akan berupaya memperbaiki citra DPRD bersama jajaran pimpinan dan seluruh anggota sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.

Di bidang legislasi dan penganggaran, Riyin memastikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan masih berlangsung dan belum mencapai tahap finalisasi. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menunggu proses pembahasan hingga nota kesepakatan antara DPRD dan pemerintah daerah ditandatangani.

Terkait rencana anggaran sarana dan prasarana sekolah, Riyin meluruskan bahwa pembahasannya tidak semata-mata mengenai pembangunan toilet. Menurutnya, sarana dan prasarana tersebut mencakup berbagai kebutuhan sekolah dasar milik pemerintah daerah yang masih perlu dibenahi.

Sementara mengenai Pokir DPRD, Riyin menegaskan pelaksanaannya harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ia menyatakan tidak ingin mendahului pembahasan yang masih berjalan, terutama karena dirinya baru mulai menjalankan fungsi sebagai pimpinan DPRD.

Image Not Found
Riyin berjanji benahi DPRD dan pulihkan kepercayaan. Foto : Kus-Sinergia

“Saya lebih ke kita buktikan lewat perbuatan. Karena masyarakat sudah terlanjur terlukai, kita harus mengobati secara pelan, tapi bismillah pasti. Dengan sinergi saya, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Magetan, kita bahu-membahu sesuai tugas dan wewenang masing-masing untuk memperbaiki citra DPRD Kabupaten Magetan,” ujar Riyin.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan ucapan selamat kepada Riyin atas amanah barunya. Ia berharap Ketua DPRD yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Nanik, pengucapan sumpah Ketua DPRD bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya hubungan kemitraan yang sejajar antara pemerintah daerah dan DPRD, dengan fungsi masing-masing yang berbeda.

“Kita mengajak DPRD memperkuat sinergi, kolaborasi, dan komunikasi dalam mengawal program prioritas pembangunan daerah, mulai dari peningkatan pelayanan dasar, penguatan ekonomi kerakyatan hingga kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan dilantiknya Riyin Nur Asiyah, DPRD Magetan kini memiliki pimpinan definitif untuk melanjutkan fungsi legislatif hingga akhir masa jabatan 2024–2029. Tantangan berikutnya adalah memastikan konsolidasi internal berjalan baik, pembahasan anggaran berlangsung transparan dan sesuai aturan, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif dapat dipulihkan melalui kinerja nyata. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aspirasi Bahana Bersahaja, Bupati Madiun Menyerahkan Traffic Cone Untuk Warga Desa Karangrejo

    Aspirasi Bahana Bersahaja, Bupati Madiun Menyerahkan Traffic Cone Untuk Warga Desa Karangrejo

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi merespon permintaan traffic cone yang dilontarkan salah satu warga pada malam sarasehan Bhakti Harmoni Madiun (Bahana) Bersahaja, Rabu (21/01/2026) malam di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu. Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan bantuan traffic cone atau kerucut lalu lintas kepada […]

    Bagikan
  • Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui LBH PCNU Magetan yang mendapat kuasa langsung dari korban. Kasus yang sebelumnya memicu keprihatinan kalangan Nahdliyin ini kini memasuki tahap penyelidikan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    Warga Sayutan Bersikukuh Tolak Tambang Galian C, Khawatir Sumber Air hingga Makam Leluhur Terancam

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penolakan warga terhadap aktivitas tambang galian C di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih terus bergulir. Meski DPRD Magetan telah memfasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) antara warga, pemerintah daerah, dan pihak penambang, masyarakat tetap bersikukuh meminta seluruh aktivitas penambangan dihentikan. Bagi warga, persoalan tambang tidak semata menyangkut investasi maupun legalitas […]

    Bagikan
  • 64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027. Namun, sebelum masuk ke tahapan teknis dan penjadwalan, Pemkab memilih menuntaskan regulasi sebagai dasar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan regulasi Pilkades saat ini tengah dibahas bersama […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
expand_less