Berita Terkini
Trending Tags

Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Riyin mengucapkan sumpah dan janji sebagai Ketua DPRD Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Riyin Nur Asiyah, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Magetan sisa masa jabatan 2024–2029 setelah mengucapkan sumpah dan janji dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Selasa (1/9/2026).

Riyin menggantikan Suratno yang diberhentikan dari jabatan Ketua DPRD Magetan. Penggantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/633/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pemberhentian Ketua DPRD Magetan dan Keputusan Nomor 100.3.3.1/634/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pengangkatan pengganti Ketua DPRD Magetan.

Kedua keputusan tersebut ditetapkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 13 Agustus 2026. Dalam keputusan pengangkatan, Riyin ditetapkan sebagai pengganti Ketua DPRD Magetan hingga berakhirnya masa jabatan 2024–2029, terhitung sejak pengucapan sumpah dan janji.

Pengucapan sumpah dipandu Ketua Pengadilan Negeri Magetan Rintis Chandra. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, penyerahan keputusan gubernur, serta penyerahan palu pimpinan dari pelaksana tugas Ketua DPRD kepada Riyin.

“Ini merupakan tanggungjawab besar. Saya berharap dukungan dan kerja sama seluruh pimpinan serta anggota DPRD, pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjalankan tugas legislatif,” kata Riyin dalam sambutannya.

Riyin menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan penataan, baik di internal maupun eksternal DPRD. Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, diluruskan, dan disinkronkan agar lembaga legislatif dapat bekerja lebih optimal.

“Tentu tantangan terbesar DPRD Magetan adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat. Untuk itu pentingnya pendekatan melalui pembuktian lewat kerja dan tindakan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menyadari persoalan yang terjadi telah memengaruhi kepercayaan masyarakat sehingga pemulihannya membutuhkan proses. Riyin menyatakan akan berupaya memperbaiki citra DPRD bersama jajaran pimpinan dan seluruh anggota sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.

Di bidang legislasi dan penganggaran, Riyin memastikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan masih berlangsung dan belum mencapai tahap finalisasi. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menunggu proses pembahasan hingga nota kesepakatan antara DPRD dan pemerintah daerah ditandatangani.

Terkait rencana anggaran sarana dan prasarana sekolah, Riyin meluruskan bahwa pembahasannya tidak semata-mata mengenai pembangunan toilet. Menurutnya, sarana dan prasarana tersebut mencakup berbagai kebutuhan sekolah dasar milik pemerintah daerah yang masih perlu dibenahi.

Sementara mengenai Pokir DPRD, Riyin menegaskan pelaksanaannya harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ia menyatakan tidak ingin mendahului pembahasan yang masih berjalan, terutama karena dirinya baru mulai menjalankan fungsi sebagai pimpinan DPRD.

Image Not Found
Riyin berjanji benahi DPRD dan pulihkan kepercayaan. Foto : Kus-Sinergia

“Saya lebih ke kita buktikan lewat perbuatan. Karena masyarakat sudah terlanjur terlukai, kita harus mengobati secara pelan, tapi bismillah pasti. Dengan sinergi saya, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Magetan, kita bahu-membahu sesuai tugas dan wewenang masing-masing untuk memperbaiki citra DPRD Kabupaten Magetan,” ujar Riyin.

Sementara itu, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan ucapan selamat kepada Riyin atas amanah barunya. Ia berharap Ketua DPRD yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Nanik, pengucapan sumpah Ketua DPRD bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya hubungan kemitraan yang sejajar antara pemerintah daerah dan DPRD, dengan fungsi masing-masing yang berbeda.

“Kita mengajak DPRD memperkuat sinergi, kolaborasi, dan komunikasi dalam mengawal program prioritas pembangunan daerah, mulai dari peningkatan pelayanan dasar, penguatan ekonomi kerakyatan hingga kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan dilantiknya Riyin Nur Asiyah, DPRD Magetan kini memiliki pimpinan definitif untuk melanjutkan fungsi legislatif hingga akhir masa jabatan 2024–2029. Tantangan berikutnya adalah memastikan konsolidasi internal berjalan baik, pembahasan anggaran berlangsung transparan dan sesuai aturan, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif dapat dipulihkan melalui kinerja nyata. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo membuka peluang munculnya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Hingga saat ini, penyidik baru menetapkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi (FS), sebagai tersangka dan langsung menahannya selama 20 hari di Rutan Kelas IIB […]

    Bagikan
  • Animal Rescue, Langkah Penanganan Ular yang Masuk ke Dalam Rumah

    Animal Rescue, Langkah Penanganan Ular yang Masuk ke Dalam Rumah

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melaksanakan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (SKIE) terkait kebencanaan. Salah satu materinya yakni animal rescue. Di tengah musim hujan yang lembab, tentu menjadi waktu berkembang biaknya ular. Tak jarang warga menemukan ular yang masuk ke pemukiman warga maupun ke dalam rumah. Untuk itu, […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menghadirkan pelayanan jemput bola bertajuk Leladi Sesami di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Minggu (27/4/2025). Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat secara langsung di pusat aktivitas warga. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Sayogyo, menyatakan bahwa Leladi […]

    Bagikan
  • Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas. Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan […]

    Bagikan
expand_less