Pastikan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna, Korem 081/DSJ Tinjau Jembatan Garuda di Madiun
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 31
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Korem 081/DSJ memberikan perhatian serius terhadap keberhasilan Program Jembatan Garuda yang diinisiasi langsung Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD).
Perhatian tersebut salah satunya diwujudkan melalui peninjauan secara langsung terhadap sejumlah Jembatan Garuda yang telah selesai dibangun. Seperti siang ini, saat Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo meninjau beberapa titik Jembatan Garuda yang selesai dibangun di wilayah Kabupaten Madiun, Rabu (2/9/2026).
Peninjauan diawali di Jembatan Garuda Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kemudian dilanjutkan ke Jembatan Garuda Desa Lembah, Kecamatan Dolopo. Selain memastikan kondisi fisik bangunan, kegiatan tersebut juga untuk melihat secara langsung sejauh mana keberadaan jembatan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Mayor Timbul mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan kedua jembatan memiliki konstruksi yang kuat dan kokoh. Keberadaannya pun dinilai telah memberikan dampak nyata dengan mempermudah mobilitas masyarakat.
“Tadi sama-sama kita lihat, baik yang di Gemarang dan Lembah, konstruksinya sangat kuat dan kokoh, serta keberadaannya sangat membantu masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari,” katanya di lokasi Jembatan Garuda Desa Lembah.
Menurut dia, pembangunan Jembatan Garuda tidak semata-mata menghadirkan sebuah infrastruktur penghubung. Di baliknya, terdapat manfaat yang lebih luas dalam mendukung aktivitas perekonomian, pertanian, pendidikan, hingga berbagai aktivitas sosial.

Karena itu, sebutnya, satuannya akan terus melakukan pemantauan terhadap jembatan-jembatan yang telah dibangun. Peninjauan dilakukan secara berkala dan marathon di berbagai titik di wilayah Korem 081/DSJ.
“Kita ingin memastikan bahwa apa yang sudah dibangun ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan masyarakat dengan baik. Karena tujuan akhirnya adalah membantu dan mempermudah aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Mayor Timbul menjelaskan, kedua jembatan yang ditinjau merupakan jenis jembatan gantung dengan ukuran yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan wilayah masing-masing.
“Jembatan Garuda yang kita tinjau hari ini berjenis jembatan gantung. Untuk yang di Tawangrejo memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter. Sedangkan yang di Lembah memiliki panjang 47 meter dengan lebar 1,2 meter,” jelasnya.
Pamen TNI AD itu menambahkan, kedua jembatan memiliki daya tahan terhadap beban seberat 1,5 ton. Kapasitas tersebut menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan masyarakat dalam pemanfaatannya.
Bagi masyarakat, kehadiran Jembatan Garuda menjadi solusi atas keterbatasan aksesibilitas yang selama ini mereka hadapi. Akses yang sebelumnya sulit dilalui, kini menjadi lebih mudah dan efisien. Kemudahan ini tidak hanya memangkas waktu dan jarak tempuh, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





