Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Bupati Madiun Tak Halangi Anies Berebut Kursi Direktur RSUD Harjono Ponorogo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 409
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto beri izin Anies ikut seleksi. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan tidak menghalangi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Hari menegaskan, persetujuan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan karier melalui mekanisme seleksi terbuka.

“Semua itu kan punya hak. Nah, ini harus kita penuhi. Karena sama-sama mengabdi,” kata Hari saat ditemui di ruang Eka Kapti Puspem Caruban Madiun, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, keikutsertaan Anies dalam seleksi tersebut belum serta-merta membuat yang bersangkutan berpindah status kepegawaian. Jika nantinya dinyatakan terpilih sebagai Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, proses perpindahan tetap harus mengikuti mekanisme kepegawaian yang berlaku.

“Kan masih panjang, cuman persetujuannya saja kita. Karena kita juga tidak boleh terus menolak, juga tidak boleh. Karena nanti dikira mengganggu haknya mereka,” ujarnya.

Hari menyebut proses selanjutnya akan mencakup mekanisme pelepasan dari Pemkab Madiun dan penerimaan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo apabila Anies nantinya benar-benar ditetapkan sebagai pejabat terpilih.

“Ya kan masih ada pelepasan, ada penerimaan, sama seperti yang lain. Kan banyak kita juga menerima dari kabupaten lain,” katanya.

Hari Wuryanto menjelaskan persetujuan yang diberikan bukan berarti dirinya secara khusus mengamini atau mendukung Anies untuk menjadi Direktur RSUD dr. Harjono.

Ia menyebut izin dari pimpinan merupakan bagian dari persyaratan bagi ASN yang hendak mengikuti seleksi jabatan di instansi atau pemerintah daerah lain.

“Tidak mengamini. Ya itu kewajiban. Hak pegawai, nanti kalau tidak (diizinkan) kan sia-sia,” tegasnya.

Hari mengatakan Anies sebelumnya telah meminta izin kepadanya untuk mengikuti seleksi. Menurut dia, ASN tidak diperbolehkan mengikuti proses tersebut tanpa sepengetahuan dan persetujuan pimpinan.

“Kalau dia kan otomatis syaratnya harus izin atasan, izin pimpinan itu pasti. Tidak boleh dia nyelonong sendiri, enggak boleh, harus izin,” jelasnya.

Namun, ketika seorang ASN telah memenuhi persyaratan dan meminta izin untuk mengikuti seleksi terbuka, pemerintah daerah menurutnya harus memberikan kesempatan.

“Yang diminta izin? Ya harus mengizinkan karena itu haknya,” imbuh Bupati Hari.

Sebelumnya, nama Anies Djaka Karyawan tercatat sebagai satu-satunya peserta dari luar Kabupaten Ponorogo yang masih bertahan dalam seleksi terbuka JPT Pratama untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Anies berhasil lolos tahapan Assessment Kompetensi/Uji Kompetensi Job Target. Namanya masuk dalam daftar 39 peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Ponorogo Nomor 25/PANSEL/KAB-PO/2026 tertanggal 26 Agustus 2026.

Untuk posisi Direktur RSUD dr. Harjono, terdapat tujuh peserta yang sebelumnya lolos seleksi administrasi. Selain Anies, enam kandidat lainnya berasal dari lingkungan RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Mereka yakni Ariana Widiawati, dokter umum RSUD dr. Harjono; Dwi Kusumaningsih, dokter spesialis saraf; Heni Lastari, Wakil Direktur 3; Isna Rofiudin Ruslan, dokter spesialis anestesi; Rony Jiudianto, dokter umum; serta Wiwik Widiyati yang berprofesi sebagai perawat.

Dengan komposisi tersebut, Anies menjadi satu-satunya kandidat yang berasal dari luar lingkungan Pemkab Ponorogo maupun RSUD dr. Harjono.

Setelah melewati assessment kompetensi, para peserta kini memasuki tahapan uji gagasan atau makalah dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 September 2026.

Tahapan tersebut menjadi salah satu penentu penting karena peserta akan diuji melalui pemaparan gagasan sekaligus pendalaman mengenai kapasitas dan kompetensi mereka terhadap jabatan yang dilamar. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kembangkan Digitalisasi dan Produk Air Minum Yoiki

    Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kembangkan Digitalisasi dan Produk Air Minum Yoiki

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun terus berbenah dengan menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi layanan hingga memperluas pemasaran produk air minum dalam kemasan (AMDK) merek Yoiki. Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Irmansyah Novianto, mengatakan sejumlah program strategis akan dijalankan secara masif untuk memperkuat […]

    Bagikan
  • Usai Kejadian Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perketat Monitoring SLHS 24 SPPG

    Usai Kejadian Dugaan Keracunan MBG, Pemkot Madiun Perketat Monitoring SLHS 24 SPPG

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah tegas menyikapi dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi beberapa waktu lalu. Fokus utama diarahkan pada pengetatan pengawasan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handianto, […]

    Bagikan
  • 34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan ribu warga di Kabupaten Magetan mengalami penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.920 peserta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Kondisi ini membuat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan untuk meminta klarifikasi dan informasi proses reaktivasi. Kepala Dinsos Magetan, Parminto […]

    Bagikan
  • Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

    Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Selasa (16/6/2026), untuk menyaksikan prosesi Larungan Sesaji yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Tradisi tahunan yang menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Ponorogo tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu Meluas ke Hutan Lindung Ngawi, Luasan Capai 15 Hektare

    Kebakaran Lereng Lawu Meluas ke Hutan Lindung Ngawi, Luasan Capai 15 Hektare

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu memasuki hari ketiga dan masih menyisakan sejumlah titik api. Api yang sebelumnya membakar kawasan hutan di wilayah Kabupaten Magetan kini bergerak ke arah utara dan telah memasuki kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Ngawi. Waka Administratur Lawu Ds Hermawan mengatakan, berdasarkan pemantauan hingga Rabu (16/9/2026) […]

    Bagikan
  • 1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    1.779 PPPK Paruh Waktu Ponorogo Perpanjang Kontrak, 39 Pegawai Tak Lagi Tercatat

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki masa perpanjangan kontrak untuk periode kedua. Jumlah tersebut menyusut dari 1.818 pegawai saat pengangkatan pada 2024. Sebanyak 39 pegawai tidak lagi tercatat dalam daftar perpanjangan karena berbagai alasan, mulai dari pensiun, mengundurkan diri, hingga meninggal […]

    Bagikan
expand_less