Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Ajukan Rancangan APBD TA. 2027 Sebesar Rp1,86 Triliun

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RAPBD Magetan 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,866 triliun. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 dalam rapat paripurna DPRD Magetan. Dalam rancangan tersebut, kemampuan APBD 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,866 triliun.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan penyusunan APBD 2027 dilakukan di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas, sementara kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat terus meningkat.

“Kalau dari sisi kebutuhan masyarakat banyak sekali. Yang ada tadi sangat kurang. Masalahnya kemampuan. Kebutuhan belanja banyak, tetapi pendapatannya terbatas,” kata Suyatni.

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp1,82 triliun. Nilai itu menurun dibandingkan kemampuan anggaran tahun sebelumnya, terutama karena pemerintah daerah masih menunggu kepastian alokasi transfer dari pemerintah pusat dan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi.

Sementara dari sisi belanja, Pemkab Magetan mengalokasikan sekitar Rp826,62 miliar untuk belanja pegawai, Rp547,84 miliar belanja barang dan jasa, Rp35,55 miliar belanja modal, Rp3,97 miliar belanja bantuan sosial, serta Rp333,41 miliar belanja transfer.

Pemkab juga memproyeksikan penerimaan pembiayaan dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) sekitar Rp45,37 miliar, tanpa alokasi pengeluaran pembiayaan.

Image Not Found
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro menyampaikan RAPBD 2027. Foto : Kus-Sinergia

Suyatni menegaskan keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program. APBD 2027 diarahkan pada program yang berbasis persoalan masyarakat dan mengacu pada tujuh prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD.

“Program kita arahkan basisnya masalah. Yang dipilih adalah program yang prioritas dulu, yang mendasar dulu,” ujarnya.

Dalam paripurna tersebut, Pemkab Magetan juga meminta dukungan DPRD untuk bersama-sama memperjuangkan tambahan sumber pembiayaan maupun program pembangunan dari pemerintah pusat dan provinsi.

Menurut Suyatni, keterbatasan fiskal tidak boleh membuat pemerintah berhenti melakukan pembangunan. Sebaliknya, perangkat daerah harus memperkuat perencanaan, menyiapkan dokumen teknis, serta mencari terobosan agar program daerah dapat memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah di atasnya.

RAPBD 2027 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Magetan sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kecamatan Wonoasri Dorong Kegiatan Kesenian dan Budaya Terpusat di Desa

    Pemerintah Kecamatan Wonoasri Dorong Kegiatan Kesenian dan Budaya Terpusat di Desa

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Wonoasri menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Fokus utama perencanaan ini adalah peningkatan produktivitas swasembada pangan dan energi serta percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Rapat Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Wonoasri, […]

    Bagikan
  • Tak Lagi Rahasia! Pemkab Madiun Segera Pasang Stiker di Rumah Penerima Bansos

    Tak Lagi Rahasia! Pemkab Madiun Segera Pasang Stiker di Rumah Penerima Bansos

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan stikerisasi rumah penerima bantuan sosial (bansos) sebagai upaya meningkatkan transparansi sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran. Langkah ini diyakini dapat mendorong warga yang secara ekonomi sudah mampu untuk secara sukarela keluar dari daftar penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, mengatakan pemasangan stiker pada rumah […]

    Bagikan
  • Laka Lantas Pikap dan Motor di Madiun, Satu Orang Terluka

    Laka Lantas Pikap dan Motor di Madiun, Satu Orang Terluka

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, tepatnya masuk Desa Sangen, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, pada Jumat malam (21/3/2025). Insiden ini melibatkan mobil pikap bermuatan paket dan sebuah sepeda motor. Mohammad Rendi, pengemudi mobil pikap, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat dirinya melaju dari arah utara ke arah Ponorogo. Saat […]

    Bagikan
  • “Sarapan Pecel” Resmi Diluncurkan, Layanan Adminduk Madiun Kian Cepat, Gratis, dan Dekat

    “Sarapan Pecel” Resmi Diluncurkan, Layanan Adminduk Madiun Kian Cepat, Gratis, dan Dekat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meluncurkan inovasi layanan publik bertajuk “Sarapan Pecel” yang langsung menyita perhatian masyarakat. Program ini resmi diperkenalkan oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, Senin (27/4/2026), dengan tujuan memangkas birokrasi dan mendekatkan layanan administrasi kependudukan hingga ke tingkat desa. Turut hadir Wakil Bupati Madiun, PLT Sekda sekaligus […]

    Bagikan
  • Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Kota Madiun, 10 Titik Pohon Tumbang, 1 Motor Tertimpa

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Madiun, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sedikitnya 10 titik pohon tumbang di sejumlah wilayah, dengan sebaran terbanyak berada di Kecamatan Manguharjo. Sementara, satu unit sepeda motor milik pengunjung di kawasan Taman Bantaran dilaporkan tertimpa pohon dan mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948. Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun […]

    Bagikan
expand_less