Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Realisasi PAD Madiun Baru 59 Persen, Sektor PBB Kurang Rp9,6 Miliar Dikebut Jelang Jatuh Tempo

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Realisasi PAD Kabupaten Madiun baru mencapai 59 persen. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai sekitar 59 persen atau Rp253,8 miliar dari target Rp433,2 miliar. Pemerintah Kabupaten Madiun kini menggenjot sejumlah sektor penerimaan, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih menyisakan kekurangan Rp9,6 miliar menjelang jatuh tempo pembayaran.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun, Ari Nur Surahmat, mengatakan capaian PAD tersebut merupakan hasil rekapitulasi hingga akhir Agustus 2026.

Dari sejumlah komponen PAD, capaian pajak daerah tercatat 64,6 persen. Sementara retribusi daerah menjadi salah satu sektor yang masih rendah dengan realisasi 52,2 persen.

Adapun hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan telah mencapai 85,6 persen, sedangkan lain-lain PAD yang sah mencapai 80,52 persen.

“Beberapa komponen PAD sudah berada di atas capaian 75 persen, sementara pajak daerah dan terutama retribusi masih perlu digenjot,” kata Ari, Senin (14/9/2026).

Menurut Ari, dengan posisi realisasi yang baru sekitar 59 persen, Pemkab Madiun masih membutuhkan tambahan penerimaan untuk mengejar target PAD tahun ini. Upaya peningkatan penerimaan akan difokuskan pada komponen yang capaiannya masih rendah.

Salah satunya melalui PBB. Dari target penerimaan sekitar Rp30,5 miliar, realisasi PBB hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp20,8 miliar atau sekitar 68,3 persen.

Image Not Found
PBB Madiun masih kurang Rp9,6 miliar dari target 2026. Foto : Tova-Sinergia

Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar Rp9,6 miliar yang harus dikejar. Sementara batas akhir pembayaran PBB ditetapkan pada 30 September 2026.

Bapenda menargetkan realisasi PAD secara keseluruhan dapat menembus sekitar 75 persen pada akhir September.

“Ya, kita kejar nanti karena kita target nanti sampai September kan ditargetkan bisa mencapai 75 persen. Ya nanti diharapkan bisa mencapai itu,” ujar Ari.

Untuk mengejar kekurangan penerimaan PBB, Bapenda Kabupaten Madiun akan meningkatkan sosialisasi dan penagihan kepada wajib pajak.

Petugas pemungut di desa dan kelurahan akan dioptimalkan untuk mendorong masyarakat segera melunasi kewajibannya. Bapenda juga melibatkan pemerintah kecamatan untuk membantu mempercepat pembayaran.

“Ini sebelum jatuh tempo itu nanti kita harapkan sudah dibayar. Kalau sekarang, itu realisasi PBB dari target Rp30,5 miliar, realisasinya Rp20,8 miliar atau sekitar 68,3 persen. Nanti kurang Rp9,6 miliar. Kita upayakan kita sosialisasi terus,” imbuh Ari.

Selain penagihan, Bapenda juga melakukan pemutakhiran data wajib pajak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data wajib pajak lebih akurat sekaligus menghindari persoalan wajib pajak yang tidak ditemukan.

Di sisi lain, kanal pembayaran pajak juga diperluas untuk memudahkan masyarakat memenuhi kewajibannya. Pembayaran dapat dilakukan melalui sejumlah kanal perbankan, termasuk Bank Jatim, ATM, mobile banking Bank Jatim, hingga kanal pembayaran yang menyediakan fasilitas QRIS. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah Play Button photo_camera 3

    Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut […]

    Bagikan
  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Mbah Siman Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Kebakaran melanda rumah sekaligus toko kelontong milik Siman (76) dan Sutari (75) di Jalan Gajah Mada, Kota Madiun, pada Senin (17/2/2025) sekitar pukul 10.58 WIB. Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kota Madiun menerjunkan 2 unit mobil penembak dan 2 unit mobil suplai dalam peristiwa ini. Kobaran api […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
  • Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    Minyakita Jadi Sorotan, Volume Kurang dan Kualitas Tidak Sesuai Standart

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Minyakita yang telah beredar kini menjadi sorotan masyarakat. Bahkan viral takaran minyakita dengan kemasan 1 liter setelah dituangkan ke alat ukur volumenya tidak sampai 1 liter. Menyikapi hal itu, Satgas Pangan Polres Magetan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran minyak goreng Minyakita di sejumlah […]

    Bagikan
  • Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kartoharjo Polres Madiun Kota menerima pengaduan laporan anak hilang pada Jum’at (26/12/2025) malam. Korban FHA meninggalkan rumah sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Gadis 13 tahun itu selama ini tinggal bersama Asri Sukmajati (36) bibinya dan Sri Darwati (68) sang nenek di Jalan Mandalasari 21 […]

    Bagikan
  • Cegah Kecelakaan, Daop 7 Madiun Pasang Speed Bump di 42 Titik Perlintasan Sebidang 

    Cegah Kecelakaan, Daop 7 Madiun Pasang Speed Bump di 42 Titik Perlintasan Sebidang 

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api menjadi perhatian serius PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan di perlintasan sebidang, KAI Daop 7 Madiun melakukan pemasangan speed bump di 42 titik perlintasan sebidang tidak terjaga. Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul […]

    Bagikan
expand_less