Berita Terkini
Trending Tags

Pengelola Bantah PKS dengan Perhutani Belum Diperpanjang, Wisata Genilangit Tetap Beroperasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Taman Wisata Genilangit menjadi sumber penghasilan warga sekitar. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pengelola Taman Wisata Genilangit membantah informasi yang menyebut kerja sama pengelolaan destinasi wisata di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, dengan Perum Perhutani belum diperpanjang. Pengelola memastikan Taman Wisata Genilangit masih beroperasi dan menerima kunjungan wisatawan seperti biasa.

Bantahan tersebut disampaikan menyusul informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan yang sebelumnya menyebut masa Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Genilangit dengan Perhutani telah berakhir dan belum diperpanjang.

Pengelola Taman Wisata Genilangit, Edi Sukocahyono, menyatakan pihaknya telah memperpanjang kerja sama tersebut. Karena itu, dia mempertanyakan munculnya informasi berbeda mengenai status perizinan tanpa adanya koordinasi terlebih dahulu dengan pengelola.

“Padahal kami sudah memperpanjang kontrak tersebut. Mbok yo, koordinasi dulu soal perizinan, syukur-syukur membantu. Ini malah menyampaikan di media begitu,” ujar Edi.

Menurut Edi, aktivitas wisata di Genilangit hingga kini berjalan normal. Wisatawan masih dapat berkunjung ke destinasi yang berada di kawasan lereng Gunung Lawu tersebut.

Dia menilai apabila masih terdapat persoalan administrasi dalam proses kerja sama dengan Perhutani, semestinya persoalan itu dibicarakan bersama antara pemerintah daerah dan pengelola. Dengan demikian, bagian administrasi yang masih menjadi kendala dapat segera diketahui dan diselesaikan.

Edi mengkhawatirkan perbedaan informasi mengenai status PKS justru menimbulkan persepsi di tengah masyarakat bahwa Taman Wisata Genilangit sedang menghadapi persoalan serius hingga berpotensi berhenti beroperasi.

Padahal, keberlangsungan destinasi wisata tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengelola, tetapi juga menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Alih-alih membantu, sampai manakah urusan administrasi dan apa kendalanya urus PKS. Ini malah sebaliknya. Dinas sebagai pemangku kebijakan seluruh pariwisata di Magetan tidak berperan sama sekali,” katanya.

Edi berharap Pemkab Magetan melalui Disbudpar lebih aktif membangun komunikasi dengan pengelola apabila menemukan persoalan terkait administrasi kerja sama. Menurutnya, koordinasi diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Persoalan serupa juga muncul di Mojosemi Forest Park, destinasi wisata lain di kawasan Gunung Lawu. Pengelola Mojosemi turut membantah informasi yang menyebut kerja sama dengan Perhutani belum diperpanjang.

Image Not Found
Mojosemi Forest Park, destinasi wisata di kawasan Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Klarifikasi dari kedua pengelola tersebut menunjukkan adanya perbedaan keterangan mengenai status kerja sama pengelolaan destinasi wisata dengan Perhutani. Di satu sisi, Disbudpar menyampaikan PKS belum diperpanjang, sementara pengelola menyatakan proses perpanjangan telah dilakukan.

Bagi pengelola, kepastian mengenai aspek administrasi dan kerja sama menjadi penting karena keberlangsungan destinasi wisata juga berpengaruh terhadap mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas wisata.

“Genilangit selama ini menjadi mata pencaharian warga. Sudah banyak aset yang dibangun, rugi kalau tidak diteruskan,” pungkas Edi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SiLPA Kota Madiun 2025 Tembus Rp154,79 Miliar, DPRD Soroti Perencanaan APBD dan Optimalisasi Aset

    SiLPA Kota Madiun 2025 Tembus Rp154,79 Miliar, DPRD Soroti Perencanaan APBD dan Optimalisasi Aset

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tahun anggaran 2025 menjadi sorotan dalam rapat paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD 2025, Jumat (10/7/2026). Legislatif menilai besarnya SiLPA harus menjadi bahan evaluasi bersama agar kualitas perencanaan dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Hentikan Proyek Tower Telekomunikasi bodong di Desa Sogo

    Satpol PP Hentikan Proyek Tower Telekomunikasi bodong di Desa Sogo

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah anggota  Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Madiun bersama Trantib Kecamatan Balerejo dan Kepala Desa Sogo melakukan penertiban terhadap pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) milik PT. Mitra Teel yang berdiri di wilayah Desa Sogo, Kecamatan Balerejo. Setibanya di lokasi petugas menemukan terdapat sejumlah pekerja proyek tower […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    Kejari Ponorogo Setor Rp. 902 Juta ke Kas Negara dari Kasus Korupsi Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberantasan korupsi. Lembaga penegak hukum ini berhasil mengeksekusi uang pengganti sebesar Rp. 902.023.567 dari perkara tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Jenangan–Kesugihan tahun anggaran 2017. Dana tersebut telah disetorkan ke kas negara melalui Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ponorogo. “Eksekusi ini […]

    Bagikan
  • Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    Volume Sampah di Kota Madiun Meningkat 10 Persen Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume sampah di Kota Madiun mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Hari Raya Idulfitri 2025. Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, jumlah sampah harian meningkat sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa volume sampah berkisar antara 118 hingga 121 ton per hari, selama libur […]

    Bagikan
  • Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    Serunya Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tradisional di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan pelajar dari berbagai kota di se-Karesidenan Madiun memadati Lapangan Nongkodono, Desa Nongkodono, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/07/2025). Mereka antusias mengikuti lomba panahan tradisional yang menjadi agenda tahunan dan selalu ramai peminat. Kejuaraan ini unik karena seluruh peserta diwajibkan menggunakan busur tradisional, tanpa alat bidik modern. Busur hanya mengandalkan tali […]

    Bagikan
expand_less