Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Bupati Madiun Minta RSUD Caruban Meniru Model Pelayanan dari Rumah Sakit Terbaik di Indonesia

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto,  Wabup Madiun Purnomo Hadi dan Direktur RSUD Caruban Sely Fitriani dalam sebuah acara Forum Konsultasi Publik.

Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan RSUD Caruban harus selalu menjaga standart pelayanan dan menjadi kebanggaan masyarakat, termasuk dirinya dan Wabup yang juga bagian dari masyarakat.

Bahkan wajib meniru pelayanan dari rumah sakit terbaik menurut Kementerian Kesehatan. “Harus profesional sepenuh hati. Aku gak iso ngarani ya, panjenengan sendiri,” kata Bupati Madiun, kepada jajaran dokter dan pegawai RSUD Caruban, Kamis (05/11/2026).

Bupati menegaskan, dibutuhkan integritas dari seluruh pegawai. DIa mengaku merasa takut jika pelayanan tidak dilakukan dengan ikhlas. Apalagi dokter sekolahnya lama, sulit, dan mahal, maka harus dibarengi dengan pengabdian.

“Ojo mergo kancane, Pak asisten ditangani. Nek dudu kancane ora ditangani,” tegas Hari Wur mengingatkan agar tidak ada pelayanan yang dibeda-bedakan karena pertemanan atau kedekatan.

Bupati juga menyoroti soal laporan BPJS yang sering mati secara otomatis dan akhirnya ditanggung Pemda. Ia meminta agar hal itu bisa diaktifkan kembali melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

“Pasien ditangani dulu, jangan ditanya BPJS-nya,” tegas Bupati. Keselamatan pasien harus diutamakan di atas urusan administrasi.

Standar pelayanan harus sama untuk semua pasien, jangan dibeda-bedakan. Rasa like and dislike antar pegawai atau terhadap pasien bisa menjadi masalah besar dalam pelayanan.

Bupati bahkan menceritakan pengalaman buruknya saat berobat sekitar tahun 90-an, di Rumah Sakit Kota Madiun dan itu menjadi pelajaran agar RSUD Caruban jangan sampai berbuat yang sama.

Ia meminta jajaran RSUD Caruban untuk belajar ke rumah sakit manapun yang Bed Occupancy Rate (BOR)-nya tinggi, di atas 70 persen. Ambil sisi baik pelayanannya untuk diterapkan di Caruban.

“RS Caruban tidak ada saingan. Jangan wes ngene ae wes akeh pasiennya,” ujarnya. Bupati lebih banyak mengedepankan ngemong roso atau pembinaan dengan rasa.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto,  Wabup Madiun Purnomo Hadi dan Direktur RSUD Caruban Sely Fitriani dalam sebuah acara Forum Konsultasi Publik.

Terakhir, Bupati menantang jajarannya untuk bertanya ke Kementerian Kesehatan, rumah sakit mana yang terbaik di Indonesia. “Lha itu ditiru pelayanannya terbaik, ojo ngene ae wes apik pak, pak,” pungkasnya.

Sementara Wabup Madiun Purnomo Hadi menjelaskan bahwa RSUD Caruban memiliki peran vital karena melayani sekitar 8 kecamatan dan sekitar 15 puskesmas di wilayah sekitarnya. Tata kelola dan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menjadi kunci utama.

Menurutnya, rumah sakit adalah sebuah ikatan yang kait mengait, sebuah sistem manajerial yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Maka tata kelolanya dibagi menjadi dua bagian besar.

Dua tata kelola tersebut adalah Good Corporate Government dan Good Clinical Government. Keduanya harus berjalan seimbang agar manajemen dan pelayanan klinis sama-sama baik.

“Kenapa harus dokter yang menjadi direktur rumah sakit, ya itu tadi alasannya,” tegas Purnomo Hadi. Dokter dinilai paling paham tentang tata kelola klinis sekaligus manajemen rumah sakit.

Image Not Found

Wabup juga menekankan pentingnya transparansi dan kejelasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Harus ada tanggung jawab yang jelas antara masing-masing pejabat di rumah sakit, jangan sampai saling lempar tanggung jawab.

“Harus mandiri, tidak sitik-sitik ngadep Bupati,” ujarnya. RSUD Caruban harus bisa menyelesaikan persoalan internalnya secara mandiri, termasuk soal Jasa Pelayanan (Jaspel) yang harus diberikan secara adil kepada seluruh pegawai.

Keselamatan pasien harus menjadi nomor satu. Pelayanan harus betul-betul tepat sasaran dan harus ada medical record yang jelas agar keluarga pasien tahu kondisi dan tindakan medis yang diberikan.

Dengan status BLUD, anggaran yang ada harus digunakan untuk menjaga kemandirian dalam membeli sarana dan prasarana. Tujuannya tetap sama, yaitu menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat. (Ndor).

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah 2 Dapur SPPG, 6.000 Lebih Siswa Sudah Terima Makan Bergizi Gratis

    Sudah 2 Dapur SPPG, 6.000 Lebih Siswa Sudah Terima Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun telah menambah jumlah dapur untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jajaran Forpimda Kota Madiun melaunching operasional dapur MG SPPG Karya Indonesia Emas yang bertempat di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun pada Senin (14/04/2025). Untuk 1 dapur MBG ini dapat mendistribusikan […]

    Bagikan
  • Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    Pendidikan Politik Digencarkan, Pelajar Magetan Dibekali Jadi Pemilih Kritis dan Bijak

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Berdemokrasi” ini menyasar pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat sebagai calon pemilih pada pemilu mendatang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda […]

    Bagikan
  • Tidak Menunjukkan Sikap Penyesalan, Walikota Madiun Non Aktif Maidi Divonis 5 Tahun

    Tidak Menunjukkan Sikap Penyesalan, Walikota Madiun Non Aktif Maidi Divonis 5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya Jawa Timur menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada Maidi, Walikota Madiun non aktif, Kamis (22/10/2026). Hakim menilai Maidi tidak menunjukkan sikap penyesalan selama sidang berlangsung. Maidi divonis lima tahun penjara dalam perkara korupsi terkait pemerasan berkedok dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan gratifikasi. Selain hukuman […]

    Bagikan
  • 13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    13 Ribu Pengangguran Menanti Pekerjaan, Pemkab Magetan Genjot Sistem Digital Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah ironi terjadi di Kabupaten Magetan. Belasan ribu kursi kerja kosong, namun ribuan pencari kerja masih belum terserap. Data terbaru mencatat, 16.000 lowongan kerja tersedia, tetapi 13.000 warga tercatat masih menganggur. Kondisi ini membuka mata Pemerintah Kabupaten Magetan untuk segera membenahi sistem penyaluran tenaga kerja. Salah satu langkah nyata dilakukan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan dan Ojol Gelar Sholat Ghoib untuk Korban Unjuk Rasa Jakarta

    Polres Magetan dan Ojol Gelar Sholat Ghoib untuk Korban Unjuk Rasa Jakarta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan bersama komunitas ojek online (Ojol) melaksanakan sholat ghoib di Masjid Shiratal Mustaqim, Jumat (29/8/2025). Ibadah ini ditujukan untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, korban meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada 28 Agustus 2025. Suasana khidmat tampak mewarnai jalannya kegiatan. Anggota Polres Magetan dan para pengemudi ojol larut […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Senin (05/05/2025). Akibat peristiwa tersebut, uang tunai senilai sekitar Rp350 juta milik RMD, warga Kresek, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menjelaskan korban ke Ponorogo sekitar pukul 09.00 WIB dengan […]

    Bagikan
expand_less