Berita Terkini
Trending Tags

Ayo Warga Kota Madiun, Jangan Lewatkan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Cek kesehatan gratis puskesmas di Kota Madiun, Foto : D. Kris – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun tak perlu lagi bingung jika ingin cek kesehatan. Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, warga bisa langsung periksa kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. 6 Puskesmas di Kota Madiun kini sudah bisa melayani cek kesehatan gratis tersebut.

Seperti yang terpantau di Puskesmas Ngegong Kecamatan Manguharjo pada Rabu (12/2/2025), PJ Walikota Madiun, Eddy Supriyanto beserta Wakil Walikota Madiun terpilih, F. Bagus Panuntun didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani meninjau pelaksanaan program kesehatan tersebut. Warga pun sudah melakukan pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat.

“Ini menindaklanjuti program dari Presiden Prabowo untuk memfasilitasi cek kesehatan bagi masyarakat. Mulai dari skrining kesehatan, cek lab dan jika memerlukan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke rumah sakit” ujar Eddy Supriyanto.

Lebih lanjut, program ini menyasar ke semua lapisan masyarakat. Baik balita, usia produktif hingga lansia. “Bagi lansia yang tidak bisa memakai handphone untuk aplikasi Satu Sehat bisa didaftarkan oleh anaknya. Jadi semua akan terlayani dengan baik” imbuh PJ Walikota Madiun.

Sementara itu, Wakil Walikota Madiun terpilih, F. Bagus Panuntun mengungkapkan Pemkot Madiun mendukung penuh program CKG ini. Kedepan akan terus ditingkatkan untuk menjangkau masyarakat.

“Ini bisa menjadi kado bagi warga yang ulang tahun. Selama 30 hari dari tanggal ulang tahun masih tetap dilayani program ini. Kedepan tentu harus terus ditingkatkan” ujarnya.

Warga pun cukup antusias dengan adanya program ini. Apalagi, tidak perlu menunggu sakit untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Untuk itu, diharapkan dengan program ini dapat membantu warga untuk lebih peduli akan kesehatannya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Mengantuk, Mobil Brio Tabrak Bus Harapan Jaya di Ponorogo

    Diduga Mengantuk, Mobil Brio Tabrak Bus Harapan Jaya di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan adu banteng antara mobil Honda Brio dan Bus PO Harapan Jaya terjadi di jalur Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Rabu (17/6/2026) sore. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Honda Brio bernama Unan Dhika Dewi, 33 tahun, warga Desa Sragi, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, mengalami luka serius dan harus dilarikan […]

    Bagikan
  • 54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    54 Siswa di Ngawi Diduga Keracunan, Kini 12 Siswa Masih Dirawat Intensif

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan massal terjadi di Kabupaten Ngawi. Sedikitnya 54 siswa dari dua sekolah berbeda, yaitu SMKN 1 Sine dan SMP Muhammadiyah 4 Ngawi, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Rabu (01/10/2025). Para pelajar tersebut mengalami gejala mulai dari mual, sakit perut, hingga kejang-kejang. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Lahan Kedelai di Magetan Terus Menyusut, Pedagang Kini Bergantung pada Pasokan Impor

    Lahan Kedelai di Magetan Terus Menyusut, Pedagang Kini Bergantung pada Pasokan Impor

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Luas lahan pertanian kedelai di Kabupaten Magetan terus mengalami penyusutan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya produksi kedelai lokal hingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Akibatnya, para pedagang kini lebih banyak mengandalkan pasokan kedelai impor untuk memenuhi permintaan konsumen. Data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) […]

    Bagikan
  • Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    Makin Semrawut, Pemkot Madiun Tertibkan Kabel Fiber Optik

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan Kota Madiun terus dimasifkan. Salah satunya melalui penertiban jaringan kabel udara yang selama ini tampak semrawut di sejumlah ruas jalan. Diskominfo Kota Madiun bersama Dinas Perkim, Satpol PP, dan Dishub turun langsung melakukan penertiban kabel fiber optic yang dinilai mengganggu estetika kota. Kegiatan penertiban berlangsung di kawasan Tugu […]

    Bagikan
  • Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    Gerilia Jadi Model Baru Kepedulian Sosial di Magetan, RT Mulai Aktif Memantau Lansia Rentan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat jejaring perlindungan sosial berbasis komunitas mulai menunjukkan hasil nyata. Melalui program Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia), sejumlah wilayah kini membangun sistem pemantauan yang lebih dekat dan responsif terhadap kondisi warga lanjut usia. Program ini diluncurkan Dinas Sosial (Dinsos) Magetan sejak akhir 2025 dan kini mulai […]

    Bagikan
  • Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    Polemik PAW Gus Wahid di PKB Magetan Dinilai Sarat Muatan Politik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Nur Wahid atau Gus Wahid terus menuai sorotan publik. Selain dianggap sarat nuansa politik pasca-Pilkada 2024, keputusan itu juga dinilai berpotensi mengikis marwah ke-NU-an di dalam tubuh PKB Magetan. Pengamat politik, Muries Subiyantoro menilai langkah […]

    Bagikan
expand_less