Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Mantan Karyawan Bank Jatim Divonis 7 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp.2,8 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ahmad Septian Hardianto kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi

Sinergia | Kota Madiun – Ahmad Septian Hardianto kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Kamis (27/2/2025). Terdakwa menjalani sidang dengan agenda vonis dalam kasus korupsi di Bank Jatim Kantor Cabang Pembantu (KCP) Serayu Madiun. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan mewajibkan membayar denda sebesar Rp 300 juta atau menjalani tambahan kurungan selama satu bulan.

Sidang di Ruang Sidang Candra, Majelis Hakim yang diketuai Arwana, menyatakan bahwa Ahmad Septian Hardianto terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Hakim juga membebankan uang pengganti sebesar Rp 2,83 miliar kepada terdakwa. Jika dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak mampu membayar, maka asetnya dapat disita dan dilelang oleh jaksa. Jika harta benda tidak mencukupi, terdakwa harus menjalani tambahan hukuman penjara selama 3 tahun.

Image Not Found
Ahmad Septian Hardianto kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi

“Setelah putusan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama dengan terdakwa diberikan waktu selama tujuh hari untuk menentukan sikap terhadap putusan tersebut. Saat ini, JPU maupun terdakwa masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya sebelum perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap,” ujar Dicky Andi, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Madiun.

Diketahui, Ahmad Septian Hardianto yang merupakan penyelia kredit Bank Jatim KCP Serayu Madiun itu melakukan transaksi secara tidak sah dari pos biaya yang seharusnya dipergunakan untuk kebutuhan pemeliharaan barang lain-lain dan pemeliharaan inventaris kantor bank. Tindakan itu dilakukan sejak Mei sampai September 2024 lalu dengan nilai transaksi pengeluaran yang bervariasi hingga total Rp 2,8 miliar.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    Petani Magetan Menjerit, Tanaman Padi Diserang Hama Potong Leher

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Nestapa melanda petani di Kabupaten Magetan. Musim tanam kedua tahun ini bukan membawa panen, melainkan duka mendalam. Ribuan hektare sawah di sejumlah kecamatan gagal panen akibat serangan hama potong leher yang tak terbendung. Seperti di Desa Pragak, Kecamatan Parang, derita itu nyata. Tanaman padi yang semula tumbuh subur mendadak layu dan kosong […]

    Bagikan
  • Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gedung lama milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Jalan Tripandita, Kelurahan Sukowinangun segera alih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan bangunan tersebut tidak lagi dipakai sebagai gudang penyimpanan barang, melainkan akan dialihfungsikan untuk mendukung pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan […]

    Bagikan
  • Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    Mahalona Mulai Dilirik sebagai Sentra Baru Minyak Nilam di Indonesia Timur

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Potensi minyak nilam di kawasan transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai mencuat sebagai komoditas unggulan baru. Hamparan lahan subur di kaki pegunungan kini menjadi ruang tumbuh bagi tanaman nilam yang bernilai ekonomi tinggi dan berpeluang mengangkat nama Mahalona di tingkat nasional. Penelusuran ini merupakan bagian dari tugas Tim […]

    Bagikan
  • 6 Pejabat Eselon II Pemkot Madiun Dirombak, Dua Kepala Dinas Digeser Jadi Staf Ahli

    6 Pejabat Eselon II Pemkot Madiun Dirombak, Dua Kepala Dinas Digeser Jadi Staf Ahli

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun melakukan rotasi dan pengisian sejumlah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan pemerintah daerah, Jumat (18/9/2026) malam. Sebanyak enam pejabat Eselon IIb diambil sumpah dan dilantik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Gedung GCIO Diskominfo. Rotasi tersebut mengubah sejumlah posisi strategis di […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
  • Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Madiun Meminta OPD Perbaiki Kinerja dan Memperkuat Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Tidak terasa satu tahun pasangan Harmonis, Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wabup Madiun Purnomo Hadi memegang kendali pemerintahan di bumi kampung pesilat. Dua jagoan Harmonis itu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 20 Februari 2025 lalu. Kini tepat satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Madiun dirayakan. Namun tidak dengan seremoni […]

    Bagikan
expand_less