Berita Terkini
Trending Tags

Pelestari Lingkungan, Sertu Tarsipan Sediakan Ratusan Ribu Bibit Gayam dan Gondang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan, membudidayakan bibit pohon Gayam dan Gondang, Foto : Istimewa

Sinergia | Trenggalek – Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan bukan hanya dikenal sebagai anggota TNI. Namun, lebih dari itu, lewat aksinya sebagai pembudidaya bibit pohon Gayam dan Gondang, Sertu Tarsipan dikenal sebagai pelestari lingkungan. Tak hanya di Jawa Timur, namun juga di Indonesia.

Aksi budidaya yang dilakukan itu dilatarbelakangi oleh kepeduliannya terhadap kondisi lingkungan di Kecamatan Panggul, tempatnya berdinas yang sekaligus tempat tinggalnya.

“Awal mula saya menanam Gayam dan Gondang itu tahun 2020, di wilayah sini (Panggul) merupakan pegunungan dan hutan yang kondisi tanahnya sudah mulai tergerus habis. Hal ini mengakibatkan banyak bencana alam berupa tanah longsor dan banjir,” kata Tarsipan ditemui di lokasi budidaya Gayam dan Gondang miliknya yang berada di belakang Koramil 0806/11 Panggul, Kamis (10/04/2025).

Dipilihnya Gayam dan Gondang, jelas Tarsipan, karena keduanya merupakan pohon yang bisa mengandung sumber air. Alasan lainnya yakni keduanya bisa mengikat tanah yang sangat baik untuk penanggulangan bencana alam. Khusus  untuk Gondang, daunnya sering dimanfaatkan oleh warga untuk pakan ternak kambing.

Tak hanya digratiskan untuk pelestarian alam di wilayah Panggul, Trenggalek, ia mengaku telah banyak menerima pesanan pengiriman bibit Gayam dan Gondang dari berbagai daerah lain di Jawa Timur.

Image Not Found
Babinsa Koramil 0806/11 Panggul, Sertu Tarsipan, membudidayakan bibit pohon Gayam dan Gondang, Foto : Istimewa

“Untuk di Jawa Timur, selama ini yang sudah kami layani seperti Pacitan, Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Malang, Kediri, dan Jombang. Bahkan wilayah Jawa Timur hampir separuhnya sudah banyak yang menanam,” ujarnya.

Lebih dari itu, pengiriman juga pernah dilakukannya hingga ke provinsi lainnya, termasuk Sulawesi Barat.

“Luar provinsi itu pernah saya kirim ke Kebumen. Paling banyak tahun kemarin itu ke Salatiga sebanyak 1.500 bibit untuk reboisasi di lereng gunung Merbabu. Sedangkan paling jauh itu Sulawesi Barat, tepatnya di Morowali saya kirim 100 bibit,” urainya.

Jika ditotal sejak tahun 2020 saat mulai budidaya Gayam dan Gondang, prajurit TNI AD itu mengaku sudah sekitar 150 ribu bibit hasil budidayanya dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia. Melalui budidaya yang dilakukan, Tarsipan berharap sumber air ke depannya dapat terus lestari dan mampu mencegah terjadinya bencana alam.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis ! Lansia 55 Tahun di Ponorogo Rudapaksa Keponakan karena Kecanduan Film Porno

    Ironis ! Lansia 55 Tahun di Ponorogo Rudapaksa Keponakan karena Kecanduan Film Porno

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sungguh biadab aksi pria lanjut usia di Ponorogo ini. ME ditangkap polisi karena mencabuli keponakan sendiri yang masih berusia 7 tahun. Perbuatan bejat pria 55 tahun itu dilakukan berulang kali sejak korban berusia 5 tahun hingga terbongkar pada 2025. Pelaku ditangkap Tim Reserse Kriminal Polres Ponorogo pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    Ternak Ayam Sering Hilang, Ternyata Jadi Mangsa Ular Sanca

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

     Sinergia | Kab. Madiun – Warga lingkungan Jalan Anthorium Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun terutama warga di dekat sungai sering kehilangan ayam. Setelah ditelusuri dugaan warga setempat benar. Ternyata ada seekor ular sanca yang kerap memangsa ternak mereka.  “Dalam kurun waktu November 2024 hingga Januari 2025, ayam warga sini ada sekitar 6 ekor hilang. […]

    Bagikan
  • Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 7 Sediakan 127.248 Tempat Duduk

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran 2025 terhitung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, termasuk di wilayah Daop 7 Madiun. Guna kesiapan momen tahunan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan (D7) […]

    Bagikan
  • Dua Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi, Puluhan Penumpang Luka-Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi, Puluhan Penumpang Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo–Ngawi, Selasa (08/07/2025) dini hari. Insiden tersebut melibatkan dua bus pariwisata dan dua truk besar, yang mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan bahwa kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 00.15 WIB […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, KAI Daop 7 Madiun Alami Lonjakan Penumpang hingga 39 Persen

    Menjelang Idul Adha, KAI Daop 7 Madiun Alami Lonjakan Penumpang hingga 39 Persen

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki masa libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan signifikan pada jumlah penumpang yang tiba. Hingga Kamis (05/06/2025) pukul 14.30 WIB, tercatat sebanyak 11.301 penumpang tiba di wilayah Daop 7, naik 39 persen dibandingkan dengan periode libur Kenaikan […]

    Bagikan
  • Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Madiun memusnahkan sebanyak 4.628.624 batang rokok ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai, Rabu (17/6/2026). Barang kena cukai ilegal tersebut diperkirakan memiliki nilai barang mencapai Rp6,71 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,27 miliar yang berhasil diamankan. Pemusnahan […]

    Bagikan
expand_less