Berita Terkini
Trending Tags

Viral Pembawa Keranda Lewati Sungai, Ini Solusi Kang Giri Untuk Lahan Pemakaman di Wates

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko saat meninjau Lokasi yang bakal di jadikan pemakaman umum di desa Wates ( foto : istimewa – Ega Patreia – Sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengambil langkah cepat dengan membelikan lahan pemakaman bagi warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan setelah video viral yang memperlihatkan warga membawa keranda jenazah melintasi sungai karena tak bisa melalui jalur biasa, meski secara infrastruktur tidak ada kerusakan.

Masalah bermula saat salah satu warga menolak jalur depan rumahnya dilintasi prosesi pemakaman. Padahal, jalur itu merupakan satu-satunya akses menuju jembatan swadaya warga yang mengarah ke TPU Guyangan di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung.

Pantauan di lokasi, Kang Giri—sapaan akrab Sugiri Sancoko—langsung menyerahkan lahan tersebut kepada warga. Prosesi penyerahan dilanjutkan dengan doa bersama di lahan yang akan digunakan sebagai tempat pemakaman. Menariknya, pembelian lahan ini tidak menggunakan dana APBD. Kang Giri memilih menggunakan dana pribadi dan hasil urunan bersama orang-orang terdekatnya.

“Kalau pakai APBD butuh waktu lama. Akhirnya ya saweran saja,” ujar Kang Giri, Rabu (23/4/2025).

Lahan yang dibeli seluas 868 meter persegi, merupakan milik Lukas Kamsari, warga Dukuh Bukul. Proses pembelian dilakukan setelah musyawarah bersama camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Sempat muncul ide pembangunan jembatan baru dari Desa Wates ke Desa Tugurejo, namun hal itu membutuhkan waktu dan perencanaan panjang. Alternatif cepatnya adalah membelikan lahan pemakaman baru agar warga Dukuh Bukul bisa memiliki makam sendiri.

“Urunan ini bukan sekadar respons atas viralnya video, tapi benar-benar menjawab kebutuhan warga yang memang butuh lahan makam,” tegas Kang Giri.

Lahan yang dibeli seluas lebih dari 800 meter persegi, dinilai cukup untuk kebutuhan pemakaman warga. Makam tersebut nantinya akan dinamai “Astana Bukul”.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 58 detik yang memperlihatkan rombongan warga memikul keranda jenazah dan menyeberangi sungai. Terdengar suara dalam video yang berkata, “Yo dulur Wates, ky ngene lo susah e,” mengungkapkan betapa sulitnya kondisi tersebut.

Jenazah yang diantar dalam video tersebut adalah Mulyadi (38), warga Dukuh Bukul. Ia hendak dimakamkan di TPU Guyangan di Desa Tugurejo. Namun karena penolakan dari salah satu warga, rombongan pengantar jenazah terpaksa melewati sungai sebagai satu-satunya jalur alternatif.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

    Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Rumah Makan Mbah Djoe Resort, Kecamatan Plaosan, Magetan, Senin (22/09/2025). Kerja sama ini tidak hanya sebatas urusan hukum antarinstansi. […]

    Bagikan
  • Terdampak Anjloknya KA Argo Bromo, Tiga Perjalanan KA dari Daop 7 Madiun Dibatalkan

    Terdampak Anjloknya KA Argo Bromo, Tiga Perjalanan KA dari Daop 7 Madiun Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perjalanan KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun sempat mengalami gangguan operasional akibat KA Argo Bromo Anggrek anjlok di wilayah Stasiun Pegadenbaru pada Jumat (01/08/2025) pukul 15.47 WIB lalu. Dampak dari gangguan ini menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api harus dibatalkan. Sebelumnya, dua perjalanan KA dari wilayah Daop 7 yaitu KA […]

    Bagikan
  • Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun. KPK membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Dalam keterangan yang disampaikan, Asep Guntur Rahayu […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tengah menjadi sorotan setelah Sigit Supriyadi diketahui membuat surat pengunduran diri. Dokumen tersebut ditandatangani pada 19 Desember dan dibubuhi materai sebagai bentuk keabsahan. Dalam isi surat itu, Sigit menegaskan bahwa keputusan mundur dilakukan atas keinginan pribadi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. […]

    Bagikan
  • Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah berdampak langsung pada pasokan daging sapi di Pasar Sleko Kota Madiun. Para pedagang daging sapi mengeluhkan penurunan pasokan serta turunnya minat pembeli. Salah satu pedagang daging sapi, Hartanto, mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir pasokan daging sapi yang diterimanya menurun. “Biasanya […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    Terekam CCTV, Perempuan Berkerudung Gasak Beras dan Elpiji di Pasar Paron Ngawi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sebuah aksi pencurian di toko kelontong yang berada di kawasan Pasar Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Rabu (14/05/2025). Dalam rekaman berdurasi 1 menit 20 detik itu, tampak seorang perempuan mengenakan hijab biru tua dan masker mengambil sejumlah barang tanpa melakukan pembayaran. Perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut terlihat […]

    Bagikan
expand_less