Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Viral Pembawa Keranda Lewati Sungai, Ini Solusi Kang Giri Untuk Lahan Pemakaman di Wates

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • visibility 234
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko saat meninjau Lokasi yang bakal di jadikan pemakaman umum di desa Wates ( foto : istimewa – Ega Patreia – Sinergia)

Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengambil langkah cepat dengan membelikan lahan pemakaman bagi warga Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan setelah video viral yang memperlihatkan warga membawa keranda jenazah melintasi sungai karena tak bisa melalui jalur biasa, meski secara infrastruktur tidak ada kerusakan.

Masalah bermula saat salah satu warga menolak jalur depan rumahnya dilintasi prosesi pemakaman. Padahal, jalur itu merupakan satu-satunya akses menuju jembatan swadaya warga yang mengarah ke TPU Guyangan di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung.

Pantauan di lokasi, Kang Giri—sapaan akrab Sugiri Sancoko—langsung menyerahkan lahan tersebut kepada warga. Prosesi penyerahan dilanjutkan dengan doa bersama di lahan yang akan digunakan sebagai tempat pemakaman. Menariknya, pembelian lahan ini tidak menggunakan dana APBD. Kang Giri memilih menggunakan dana pribadi dan hasil urunan bersama orang-orang terdekatnya.

“Kalau pakai APBD butuh waktu lama. Akhirnya ya saweran saja,” ujar Kang Giri, Rabu (23/4/2025).

Lahan yang dibeli seluas 868 meter persegi, merupakan milik Lukas Kamsari, warga Dukuh Bukul. Proses pembelian dilakukan setelah musyawarah bersama camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Sempat muncul ide pembangunan jembatan baru dari Desa Wates ke Desa Tugurejo, namun hal itu membutuhkan waktu dan perencanaan panjang. Alternatif cepatnya adalah membelikan lahan pemakaman baru agar warga Dukuh Bukul bisa memiliki makam sendiri.

“Urunan ini bukan sekadar respons atas viralnya video, tapi benar-benar menjawab kebutuhan warga yang memang butuh lahan makam,” tegas Kang Giri.

Lahan yang dibeli seluas lebih dari 800 meter persegi, dinilai cukup untuk kebutuhan pemakaman warga. Makam tersebut nantinya akan dinamai “Astana Bukul”.

Sebelumnya, beredar video berdurasi 58 detik yang memperlihatkan rombongan warga memikul keranda jenazah dan menyeberangi sungai. Terdengar suara dalam video yang berkata, “Yo dulur Wates, ky ngene lo susah e,” mengungkapkan betapa sulitnya kondisi tersebut.

Jenazah yang diantar dalam video tersebut adalah Mulyadi (38), warga Dukuh Bukul. Ia hendak dimakamkan di TPU Guyangan di Desa Tugurejo. Namun karena penolakan dari salah satu warga, rombongan pengantar jenazah terpaksa melewati sungai sebagai satu-satunya jalur alternatif.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pengasuh Pondok Pesantren Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berinisial DAN resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap sejumlah santri. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah polisi mengantongi alat bukti yang cukup. Kasatreskrim Polres […]

    Bagikan
  • Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    Disnakerperin Madiun Dorong Industri Padat Karya untuk Serap Tenaga Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Madiun mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor industri padat karya guna menekan angka pengangguran di daerah setempat. Kepala Disnakerperin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, mengatakan sektor padat karya dinilai mampu menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari industri sepatu.  “Industri padat karya itu menyerap […]

    Bagikan
  • Umat Tri Dharma Kota Madiun Laksanakan Sembahyang Malam Imlek

    Umat Tri Dharma Kota Madiun Laksanakan Sembahyang Malam Imlek

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Umat Tri Dharma melaksanakan sembahyang malam tahun baru Imlek 2576 Kongzili di TITD Hwie Ing Kiong Madiun pada selasa malam (28/1/2025). Para umat dan simpatisan Tri Dharma sangat khidmat dalam mengikuti rangkaian ibadah imlek. Ibadah ini di ikuti oleh kurang lebih sebanyak 50 jemaat. “Pada hari ini kita melaksanakan ibadah […]

    Bagikan
  • Sari Gunung Bangkit, DPRD Ponorogo Kawal Diversifikasi Usaha dan Rekrutmen SDM Unggul

    Sari Gunung Bangkit, DPRD Ponorogo Kawal Diversifikasi Usaha dan Rekrutmen SDM Unggul

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung akhirnya bangkit kembali setelah vakum sejak 2022. DPRD Ponorogo memastikan kebangkitan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar disertai langkah konkret berupa diversifikasi usaha dan rekrutmen sumber daya manusia (SDM) unggul. Harapannya, perusahaan daerah ini mampu memberi kontribusi nyata bagi perekonomian dan pendapatan asli daerah […]

    Bagikan
  • Waduk Bendo Surut, Warga Ngadirojo Manfaatkan Lahan Jadi Area Pertanian musiman

    Waduk Bendo Surut, Warga Ngadirojo Manfaatkan Lahan Jadi Area Pertanian musiman

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Surutnya air Waduk Bendo di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dimanfaatkan warga untuk mengolah lahan menjadi area pertanian musiman. Lahan yang sebelumnya terendam air kini ditanami sejumlah komoditas, terutama jagung dan kacang tanah. Pantauan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, kawasan hulu Waduk Bendo tampak mengalami penyusutan […]

    Bagikan
  • Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    Disperkim Kota Madiun Gencar Pangkas Pohon Rawan Tumbang Jelang Musim Hujan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang datangnya musim penghujan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun gencar melakukan kegiatan pemangkasan pohon di berbagai titik kota. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan. Kabid Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun, Andi Anto, […]

    Bagikan
expand_less