Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Buruh FSBI Madiun Desak Penghapusan Disparitas Upah, Ini Kata Bupati Hari Wur

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan buruh FSBI menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Ronggo Jumeno, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Ronggo Jumeno, Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (01/05/2025). Aksi itu digelar bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Tuntutan utama mereka penghapusan kesenjangan upah antara Kabupaten Madiun dan kawasan industri di Ring 1 Jawa Timur.

Koordinator aksi, Ahmad Soleh, menyebut bahwa upah minimum kabupaten (UMK) Madiun tertinggal jauh dibandingkan daerah-daerah seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Pasuruan. Padahal, kata dia, harga kebutuhan pokok di daerah-daerah itu tak jauh berbeda dengan Madiun.

“Menurut data BPS, kebutuhan hidup layak di Madiun mencapai Rp3,5 juta. Harga sembako di sini juga setara dengan di Surabaya atau Sidoarjo,” kata Soleh kepada wartawan.

Ia berharap momentum May Day dapat menjadi pintu masuk bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan penghapusan disparitas upah kepada pemerintah provinsi. 

“Kami mendorong Pemkab Madiun agar lebih berani menyuarakan aspirasi buruh. Tahun ini kami sudah mengusulkan penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) untuk 2024 dan 2025. Kami ingin pemerintah yang akan datang tetap melanjutkannya,” ujarnya.

Tak hanya soal upah, FSBI juga menyoroti maraknya sistem kerja outsourcing di Kabupaten Madiun. Menurut Sholeh, praktik alih daya yang tak terkendali menggerus kesejahteraan buruh.

Image Not Found
Ratusan buruh FSBI menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Ronggo Jumeno, Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Banyak perusahaan menggandeng penyedia jasa tenaga kerja. Kami minta pemerintah membatasi praktik outsourcing agar hak-hak pekerja lebih terlindungi,” ucapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bahwa penyesuaian upah harus mempertimbangkan karakteristik dan kemampuan daerah.

“UMK dan UMSK tidak bisa disamaratakan. Tidak adil jika dibandingkan dengan kota besar seperti Surabaya. Karakteristik wilayah dan taraf hidup masyarakat berbeda,” kata Hari.

Meski begitu, ia menyatakan bahwa pemerintah daerah tetap membuka ruang dialog. “Kami akan terus mendorong pembahasan upah melalui mekanisme tripartit bersama serikat buruh dan pengusaha. Tapi tentu dengan perhitungan matang sesuai kondisi daerah,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Selama aksi berlangsung ratusan massa FSBI dikawal ketat oleh aparat keamanan TNI Polri dan Satpol PP.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Niat hati ingin mengamankan balon udara agar tidak membahayakan anak-anak, seorang pria di Ponorogo justru harus dilarikan ke rumah sakit usai menjadi korban ledakan petasan. Insiden itu terjadi pada Sabtu pagi, (07/06/2025), sekitar pukul 08.00 WIB, di area persawahan Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Korban diketahui bernama Yono (45), […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu, Kabupaten Madiun menjadi salah satu penerima manfaat program makanan bergizi gratis (MBG) yang terkover Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun. Sebanyak 91 siswa telah menikmati menu sehat setiap hari.  Pihak sekolah berharap program ini berjalan lancar sesuai harapan. “Secara resmi program dimulai bersamaan dengan launching […]

    Bagikan
  • PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    PAW Gus Wahid Resmi Dibatalkan, DPRD Magetan Tarik Seluruh Dokumen Pengusulan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wahid atau Gus Wahid, akhirnya berhenti total. Setelah sempat berproses hingga tingkat provinsi, DPRD Kabupaten Magetan memutuskan menarik kembali seluruh berkas terkait usulan PAW tersebut. Langkah itu ditegaskan melalui surat resmi pimpinan DPRD Magetan bernomor 170/08/403.050/2026 tertanggal 6 […]

    Bagikan
  • Kasus Narkotika Meningkat, Pemkab Magetan Giatkan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

    Kasus Narkotika Meningkat, Pemkab Magetan Giatkan Edukasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Magetan terus ditingkatkan. Pemerintah daerah kini fokus memperkuat edukasi bagi generasi muda, seiring meningkatnya angka kasus di wilayah tersebut sepanjang 2025. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Magetan menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Aula Hotel Bukit Bintang, Magetan pada […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya. Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) […]

    Bagikan
expand_less