Berita Terkini
Trending Tags

Dari Panggung Jalanan ke Jejak Karya, Nogling S. Seniman Musik yang Tak Pernah Menyerah

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nogling S. Seniman Musik, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Di sudut tenang Perumahan Banjarsari Raya, Magetan, Jawa Timur, terdapat sosok yang diam-diam menorehkan jejak panjang dalam dunia musik. Nogling S. adalah pencipta lagu yang telah menempuh perjalanan musiknya sejak tahun 2006. Perjalanan yang tidak dimulai dari studio mewah atau panggung gemerlap, melainkan dari lantai jalanan yang menjadi saksi awal kecintaannya terhadap musik.

“Saya mencintai musik sudah sejak kecil, namun mulai terjun pada dunia musik profesional pada tahun 2006, dan bertahan hingga sekarang,” ujar pria berusia 47 tahun itu, Selasa (06/05/2025).

Berbekal semangat dan keberanian untuk mengubah nasib, Nogling mulai menulis lagu-lagu yang ia harapkan mampu membuka pintu rezeki dan mengangkat kehidupannya. Dalam proses kreatifnya, ia tidak sendirian. Kedekatannya dengan maestro musik campursari almarhum Didi Kempot menjadi cahaya penuntun yang memberinya semangat dan arah dalam bermusik. Dari Didi Kempot-lah, ia belajar bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan bahasa jiwa yang bisa menyentuh banyak orang.

“Sempat, bahkan sebelum beliau (almarhum Didi Kempot) dijuluki sang maestro, saya berada di belakang layar membersamainya. Ketika itulah saya mendapat banyak pengalaman berharga”, lanjutnya.

Keterbatasan tidak menjadi alasan untuk berhenti. Dengan alat musik sederhana dan perangkat editing yang jauh dari kata ideal, Nogling tetap melahirkan karya-karya yang apik. Hingga kini, setidaknya 110 lagu telah ia ciptakan, 95 di antaranya telah dirilis dan bahkan dibawakan oleh penyanyi-penyanyi kondang di Jawa Timur.

“Sisa lagu yang belum dirilis itu untuk tabungan. Sambil melihat pangsa pasar,” terang pencipta lagu Magetan Ninggal Kenangan.

Namun, perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Di tengah geliat industri musik yang semakin digital dan kompetitif, Nogling tetap teguh menjaga idealismenya. Ia mengeluhkan minimnya perlindungan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual para pencipta lagu, yang membuat banyak karya tersebar tanpa kejelasan manfaat ekonomis. Baginya, peran negara masih sangat dibutuhkan untuk memberi kepastian dan keadilan bagi para seniman.

Meski belum mencapai popularitas yang luas, lagu-lagu Nogling telah tersebar di berbagai platform media sosial. Ia tidak menyalahkan keadaan, melainkan menyebut belum terkenalnya karyanya sebagai urusan keberuntungan. Ia justru menyesalkan maraknya penggunaan bahasa tidak etis dalam karya-karya musik masa kini.

“Saya akan berkomitmen untuk tetap membawa pesan yang baik melalui lirik-lirik lagu ciptaan saya,” pungkasnya.

Nogling S bukan hanya pencipta lagu, ia adalah potret keteguhan dalam berkarya. Musik telah menjadi bagian dari hidupnya, dan selama nafas masih ada, ia bertekad untuk terus mengalunkan nada—meski dalam kesunyian, meski tanpa tepuk tangan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis ! Operasi Pekat Ciduk 9 PSK, 4 Diantaranya Positif HIV

    Ironis ! Operasi Pekat Ciduk 9 PSK, 4 Diantaranya Positif HIV

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah warung remang-remang Kecamatan Jiwan, Jumat malam (03/10/2025). Dari hasil operasi, sembilan pekerja seks komersial (PSK) diamankan. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol […]

    Bagikan
  • Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    Laskar Ronggo Djoemeno Bagikan 1.200 Takjil, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Aksi berbagi di bulan suci Ramadan dilakukan oleh Laskar Ronggo Djoemeno dengan membagikan sekitar 1.200 paket takjil kepada pengguna jalan. Kegiatan tersebut digelar di Simpang Tiga Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026) sore. Puluhan anggota Laskar Ronggo Djoemeno tampak turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada pengendara yang […]

    Bagikan
  • Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi mengoperasikan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Caruban– Bandara Adi Soemarmo pulang-pergi pada Minggu (17/08/2025). Perjalanan perdana KA BIAS diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Vice President […]

    Bagikan
  • Harga Plastik Melonjak, Perajin Besek Bambu di Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha

    Harga Plastik Melonjak, Perajin Besek Bambu di Magetan Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga plastik yang dipicu dampak konflik di Timur Tengah membawa efek tak terduga bagi perajin besek bambu di Kabupaten Magetan. Menjelang Idul Adha, permintaan wadah tradisional dari anyaman bambu tersebut meningkat tajam, bahkan mencapai lebih dari 50 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan pesanan paling terasa di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, […]

    Bagikan
  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    Pasca Insiden KA Bangunkarta Anjlok, KAI Madiun Gelar Diklat Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar pelatihan intensif bagi petugas perawatan jalur guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Kegiatan bertajuk Diklat Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan telah berlangsung selama dua hari, 8–9 April 2026. Pelatihan diikuti sejumlah unsur internal, mulai dari tim quality control, SDM, […]

    Bagikan
expand_less