Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

DLHP Magetan Mendapat Teguran KLHK, Disebut Pengelolaan Sampah Masih Open Dumping

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gunungan sampah yang berada di TPA sekitaran Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah yang masih menerapkan sistem open dumping. Sebanyak 343 pemerintah kabupaten/kota telah menerima surat teguran, termasuk Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang disebut masih menjalankan sistem tersebut.

Namun, klaim itu dibantah oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan, Saif Muchlisun. Ia menegaskan bahwa TPA di Magetan telah menerapkan sistem controlled landfill, bukan open dumping seperti yang dinyatakan KLHK.

“Kita juga dapat teguran terkait pengelolaan yang menurut pusat masih open dumping, padahal kita sudah controlled landfill. Ini sedang kami komunikasikan dengan pusat, karena di Magetan setiap sebulan sekali lahan di TPA ditutup tanah. Itu termasuk sistem controlled landfill,” tegas Saif, Rabu (14/05/2025).

Lebih lanjut, Saif menjelaskan bahwa di tingkat masyarakat, sudah terbentuk kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang turut mengelola sampah. Kegiatan pengambilan sampah dilakukan setiap hari, bahkan hingga malam hari.

“Kondisi di lapangan bisa disaksikan sendiri, TPA bersih dan terkendali, termasuk sampah yang dikelola masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, pihak DLHP mengakui bahwa pengelolaan gas metan dari TPA belum maksimal. Gas metan belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan masih terdapat beberapa titik kebocoran air lindi yang kini telah ditangani.

“Gas metan juga sudah mulai kami kelola. Untuk lindi, memang ada beberapa kebocoran, tapi sudah kami tutup,” ungkap Saif.

Menanggapi teguran dari KLHK, DLHP Magetan telah mengirimkan surat klarifikasi. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa pengelolaan sampah di Magetan menggunakan sistem controlled landfill, bukan open dumping.

Saif juga menambahkan, Pemkab Magetan tengah mempersiapkan pengembangan pengelolaan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) agar tidak semua sampah langsung masuk ke TPA. Selain itu, pengelolaan TPA di lahan baru juga akan menggunakan sistem sanitary landfill, yang saat ini masih dalam tahap pengusulan ke Kementerian PU.

“TPST nanti akan dikelola dengan sistem sanitary landfill. Saat ini masih dalam bentuk usulan, belum tahap pembangunan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    Ketika Penjara Bukan Satu-satunya Hukuman, Wajah Baru Pemidanaan Pelaku Tindak Pidana

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pidana penjara tidak lagi menjadi satu-satunya hukuman bagi pelaku tindak pidana di Indonesia. Mulai 2 Januari 2026, pemerintah akan menerapkan pidana alternatif sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam aturan baru tersebut, hakim memiliki kewenangan menjatuhkan pidana pengawasan atau pidana kerja sosial, […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    Menjelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok dan Daging Sapi di Kota Madiun Masih Stabil

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, harga bahan pokok dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun terpantau masih stabil. Tidak ada lonjakan harga seperti yang biasa terjadi saat momen hari besar keagamaan. Untuk harga daging sapi, pedagang menyebut belum ada perubahan signifikan dibandingkan tahun lalu.  Citra Dewi Kuncahya, salah satu […]

    Bagikan
  • RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    RPJMD 2025–2029 Disepakati, Jadi Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (05/05/2025). Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Madiun selama lima tahun ke depan. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery […]

    Bagikan
  • Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibuat resah oleh serangkaian kematian ternak kambing yang diduga diserang hewan buas. Sedikitnya 15 ekor kambing dilaporkan mati, sementara puluhan lainnya mengalami luka serius akibat gigitan. Peristiwa ini terjadi di tiga desa, yakni Desa Ngranget, Padas, dan Segulung, dalam kurun waktu dua pekan terakhir. […]

    Bagikan
  • TNI-Polri Perketat Patroli Gabungan di Magetan, Jaga Kondusifitas Wilayah

    TNI-Polri Perketat Patroli Gabungan di Magetan, Jaga Kondusifitas Wilayah

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi nasional yang belakangan diwarnai aksi massa membuat aparat keamanan di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Polres Magetan bersama Kodim 0804/Magetan menggelar patroli gabungan pada Minggu (31/8/2025) untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Patroli dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari pusat keramaian, fasilitas vital, kawasan pemukiman, hingga jalur utama lalu lintas. […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
expand_less