Berita Terkini
Trending Tags

Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pihak kepolisian melakukan olah TKP laka maut, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/05/2025) siang. Insiden tragis ini melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan 7 kendaraan bermotor yang melintas. Akibatnya, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan diduga disebabkan kelalaian penjaga palang pintu yang bertugas saat kejadian. Polisi menyebutkan bahwa proses investigasi masih berlangsung dan belum ada penetapan tersangka.

Kapolres Magetan, AKBP Erik Bangun Prakasa mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa tujuh orang saksi. Mereka terdiri dari warga sekitar, pengguna jalan yang menyaksikan kejadian secara langsung, dan penjaga palang pintu.

“Hingga saat ini kami telah memintai keterangan para saksi. Termasuk mengamankan penjaga palang pintu yang bertugas saat kejadian berlangsung,” ujar AKBP Erik, Senin (19/05/2025) petang.

Polres Magetan menyatakan belum menetapkan tersangka dalam insiden ini. Langkah lanjutan berupa olah tempat kejadian perkara (TKP) akan dilakukan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur dengan pendekatan scientific investigation.

“Selanjutnya kami akan melakukan olah TKP lanjutan bersama jajaran Dirlantas Polda Jatim. Penetapan tersangka masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” tambah Kapolres.

Empat korban meninggal dunia yang sempat dibawa ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan telah berhasil diidentifikasi. Mereka diantaranya :

1. Totok Herwanto (52), warga Pilangkenceng, Kabupaten Madiun

2. Hariyono (54), warga Kartoharjo, Kabupaten Magetan

3. Rama Zainul Fatkhur (23), warga Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan

4. Resyka Nadya Maharani Putri (23), warga Gemarang, Kabupaten Madiun

“Keempat korban saat ini telah dipulangkan dan diambil pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” ujar seorang petugas pemulasaraan RSUD Sayidiman Magetan yang enggan disebutkan namanya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan pegawai honorer di Kabupaten Ponorogo akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka. Sebanyak 378 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam upacara di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Kamis (24/07/2025). Wajah-wajah penuh haru terlihat memenuhi ruangan, salah satunya Tumirin, 57 tahun, asal Kecamatan Sukorejo. […]

    Bagikan
  • Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    Gercep ! Usai Viral, Polisi Amankan Remaja Penembak Petasan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video rombongan remaja yang melakukan konvoi sepeda motor sambil menyalakan petasan ke arah warga di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Margomulyo, Kabupaten Ngawi. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa aksi tersebut membahayakan keselamatan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi. “Perbuatan tersebut sangat membahayakan keselamatan warga […]

    Bagikan
  • BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bhakti Sosial Terpadu (BST) yang digelar di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun pada 14-15 Oktober 2025. Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) pemerintah daerah menerjunkan berbagai macam layanan untuk masyarakat setempat dengan mengajak para stakeholder beserta para legislatif.  Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut menjadi bagian […]

    Bagikan
  • Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula […]

    Bagikan
  • Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembangunan kawasan hijau produktif di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun menarik perhatian sejumlah pihak. Terbaru, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo turut menyambangi TPA Winongo pada Selasa (09/09/2025). Perwakilan BBWS Bengawan Solo turut bersilaturahmi dengan  Wali Kota Madiun, Maidi. Tak hanya itu, pihak BBWS Bengawan Solo juga […]

    Bagikan
  • Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    Puluhan Remaja Digrebek Polisi Saat Akan Gelar Perang Sarung

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Baru memasuki awal Ramadhan tahun 2025, puluhan remaja di Kabupaten Madiun sudah berbuat ulah yang berujung harus berurusan dengan petugas kepolisian. Unit Reskrim Polsek Geger berhasil menggerebek dan mengamankan puluhan remaja yang diduga akan melakukan aksi “perang sarung” di Simpang Empat Dsn. Sedoro Sabtu dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Tepatnya di […]

    Bagikan
expand_less