Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Cuaca Ekstrem Rusak Tanaman Sayur, Petani Ponorogo Merugi Dua Kali Lipat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sayuran yang ada di lereng gunung wilis mengalami kerugian besar, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah lereng Gunung Wilis dalam dua pekan terakhir membuat petani sayur-mayur di Ponorogo mengalami kerugian besar. Curah hujan tinggi menyebabkan banyak tanaman rusak dan membusuk sebelum masa panen.

Langgeng Setiyono, seorang petani di Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, mengaku hasil panennya turun drastis. Biasanya ia bisa memanen hingga dua ton sayuran, namun akibat hujan yang terus-menerus, kini hanya mampu memetik sekitar satu ton.

“Kondisi tanaman saya seperti ini, Mas. Banyak yang rusak karena curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Biasanya bisa panen dua ton, sekarang cuma satu ton,” ujarnya, Jumat (23/05/2025).

Senada, Jarno, petani lainnya, menyebut dampak cuaca buruk tak hanya mengurangi hasil panen, tetapi juga menurunkan harga jual secara drastis.

“Ini rusak karena hujan terus, Mas. Selain itu, harga juga ikut rusak. Permintaan pasar juga sedikit,” keluhnya.

Jenis sayuran yang paling terdampak di antaranya bawang prei, sawi, bunga kol, cabai, dan kacang kapri. Harga bawang prei yang semula Rp7.000–Rp10.000 per kilogram kini anjlok menjadi Rp3.000. Sawi hanya laku Rp2.500, padahal sebelumnya bisa tembus Rp5.000. Bahkan bunga kol terjun bebas dari Rp8.000 menjadi Rp1.500 per kilogram. Kacang kapri pun mengalami penurunan harga paling tajam, dari Rp50.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Petani berharap cuaca segera membaik dan pemerintah hadir memberikan solusi atau bantuan guna mencegah kerugian yang berulang.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    Puluhan Keluarga Antre Adopsi Bayi yang Ditemukan di Sawah Madiun

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan hidup lebih baik tampaknya akan segera menyapa seorang bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di area persawahan Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/4/2025) lalu. Sejak kabar penemuan bayi tersebut beredar, antusiasme masyarakat untuk mengadopsi bocah malang itu langsung mengalir. Hingga Rabu (16/4/2025), tercatat sudah ada 45 […]

    Bagikan
  • Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas Magetan, Diklaim Lancar, Tapi Ada Titik Rawan yang Langsung Ditutup

    Hari Pertama Rekayasa Lalu Lintas Magetan, Diklaim Lancar, Tapi Ada Titik Rawan yang Langsung Ditutup

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pelaksanaan hari pertama uji coba rekayasa arus lalu lintas di kawasan Kota Magetan, Senin (13/4/2026), berjalan relatif lancar. Meski demikian, sejumlah penyesuaian langsung dilakukan di lapangan guna mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya kecelakaan lalu lintas. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan, Achmad Fauzi Ichsan, mengatakan pengalihan arus mulai […]

    Bagikan
  • Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    Warga Saradan Rugi Rp150 Juta, Tertipu Janji Lolos Masuk PPI Madiun oleh Oknum Satpol PP

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.245
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  — Seorang warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menjadi korban dugaan penipuan dengan modus janji kelulusan masuk Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun. Dalam kasus tersebut korban dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta. Terduga pelaku berinisial HA, yang disebut-sebut merupakan oknum anggota Satpol PP Kota Madiun. Kepada korban, HA mengaku memiliki kedekatan […]

    Bagikan
  • Antusias Membludak, 600 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis, 10 Bus Berangkat dari Terminal Purboyo

    Antusias Membludak, 600 Pemudik Ikuti Program Balik Gratis, 10 Bus Berangkat dari Terminal Purboyo

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali digelar untuk arus balik Lebaran 2026. Dari wilayah Madiun dan sekitarnya, sebanyak 10 bus diberangkatkan menuju Jakarta dengan total sekitar 600 penumpang, termasuk tim pendamping. Febriyanti, Tim Leader Mudik Gratis Pemprov DKI untuk rute Madiun–Jakarta, mengatakan jumlah armada tahun ini […]

    Bagikan
  • Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya melestarikan bahasa sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dilakukan Pemerintah Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Magetan, melalui program Kampung Bahasa. Program yang digagas sejak 2023 itu kini berkembang menjadi pusat pembelajaran gratis yang mengajarkan empat bahasa, yakni bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, dan Arab. Bahkan, pesertanya pun mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Tak hanya […]

    Bagikan
  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
expand_less