Berita Terkini
Trending Tags

Wapres Gibran Tanam Padi di Ngawi, Tambah Alat Pertanian untuk Petani

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka tengah menanam padi bersama petani, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di Desa Dempel Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi pada Sabtu (24/05/2025). Dalam kunjungannya ini didampingi Menteri Pertanian Arman Sulaiman, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Jajaran Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Ngawi. 

Dalam kesempatan ini, Wapres Gibran menjajal mesin penanam padi atau rice transplanter di lahan persawahan. Selain itu, juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) diantaranya mesin combine, mesin traktor hingga menyerahkan bibit padi ke gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Ngawi.

Wapres Gibran saat berdialog bersama Gapoktan mengungkapkan semua negara saat ini sedang berkunjung ke negara Indonesia terkait program swasembada pangan. Indonesia saat ini surplus pangan stok beras mencapai 3,9 juta ton. 

“Ini merupakan tertinggi sepanjang sejarah di negara kita selama ini,” ujarnya. 

Melalui Kementerian Pertanian, pihaknya terus turun ke sawah guna memastikan para petani ini terlayani dengan baik. Untuk itu, sesuai dengan perintah visi misi Presiden RI Prabowo Subianto ingin memastikan swasembada pangan. Termasuk menggandeng TNI untuk mengamankan pengairan hingga persoalan pupuk yang sering dihadapi oleh petani.

“Alsintan yang telah diberikan harus dapat dimanfaatkan dengan baik. Kita full support untuk petani,” tegas Gibran.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, jika saat ini di Kabupaten Ngawi telah menerapkan program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) guna mengantisipasi kendala – kendala terutama pupuk dengan cara mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetis. 

“Kalau dulunya penggunaan pupuk kimia rata – rata 800 kilogram -1 ton saat ini tinggal 200 kilogram – 300 kilogram per hektare,” katanya. 

Kabupaten Ngawi ini dari luas tanam 53.000 hektar hingga saat ini sudah ada 22.000 titik lahan sawah terfasilitasi sumur sibelpam dengan di dukung listrik masuk sawah sehingga dapat mengefisiensi management airnya. 

“Memang di kecamatan Geneng ini ada wilayah yang bisa panen sebanyak 7 kali dalam waktu 2 tahun. Dan ini terus kita perluas,” pungkasnya.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Calendar of Event Magetan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 37 Agenda dan Tekankan Penguatan Tradisi

    Launching Calendar of Event Magetan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 37 Agenda dan Tekankan Penguatan Tradisi

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) Magetan 2026 dalam sebuah rangkaian kegiatan selama tiga hari, mulai Kamis (11/12) hingga Sabtu (13/12). Acara pembuka digelar dengan konsep seni yang lebih kreatif dan menggugah, menampilkan kolaborasi lintas disiplin yang memadukan seni rupa, seni pertunjukan, dan […]

    Bagikan
  • APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI ) wilayah PG Redjo Agung Baru Madiun mendesak pada pemerintah perlunya menghidupkan kembali Dewan Gula Indonesia (DGI). Selain itu turut meminta pentingnya izin impor gula ditangani sepenuhnya oleh Bulog karena dinilai mampu sebagai stabilisator harga dan penyerap gula petani. DPC APTRI Madiun berharap […]

    Bagikan
  • Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    Diduga Kurang Hati-Hati, Remaja di Kota Madiun Tewas Usai Tabrak Pick Up

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kapten Tendean Kota Madiun pada Rabu (12/03/2025) malam. Kecelakaan ini melibatkan sebuah pick up bernopol AE 8453 G yang dikendarai oleh Purbandaru Cahyo Laksono (31) warga Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, dengan sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3647 FC yang dikendarai oleh […]

    Bagikan
  • Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    Puluhan Relawan Bersihkan Sampah dan Bambrongan Bambu Sungai Brangkal untuk Cegah Banjir 

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan relawan lintas sektor melakukan aksi bersih-bersih di aliran Sungai Brangkal, Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (10/09/2025). Kegiatan difokuskan pada pembersihan bambu dan sampah yang menyangkut di tiang jembatan guna mencegah penyumbatan aliran air saat musim hujan. Aksi gotong royong ini melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    Dinkes Magetan Lakukan Penyelidikan Dugaan Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan keracunan makanan kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Dilaporkan sebanyak 11 siswa SDN Kediren 2 dan 1 siswa MI Nurul Dholam dilarikan ke Puskesmas setempat, Jumat (17/10/2025). Itu setelah mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah usai menyantap menu program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa di Ngariboyo, Kabupaten Magetan, kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kini memasuki babak baru pengusutan dalam perkara yang disebut sebagai Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, dengan total 15 saksi telah diperiksa. Hampir seluruh perangkat Desa Ngariboyo ikut dimintai keterangan oleh penyidik. “Perangkat Desa […]

    Bagikan
expand_less