Berita Terkini
Trending Tags

Buntut Penyelidikan Kejaksaan, Tangisan Sekdin Dukcapil ke Bupati Sugiri

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretaris Dispendukcapil (baju batik) Ponorogo menangis saat wadul Bupati Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Dampak kasus kredit fiktif di Bank BRI Unit Pasar Ponorogo kian meluas. Belasan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo mendatangi rumah dinas Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (05/06/2025), untuk meminta perlindungan hukum.

Aksi itu berlangsung sekitar pukul 11.45 WIB di Pringgitan, rumah dinas bupati. Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dispendukcapil Ponorogo, Heru Purwanto, bahkan tak kuasa menahan tangis. Ia menangis histeris di hadapan Bupati Sugiri, mengaku terenyuh atas kondisi rekan-rekannya.

“Bares mawon Pak Bupati… saya kasihan sama teman-teman,” ucap Heru dengan suara terbata dan penuh emosi. Ia menegaskan bahwa dirinya dan ASN lain bekerja sesuai prosedur dan tidak mengetahui jika dokumen yang diterbitkan digunakan dalam tindak pidana.

“Kami berproses sesuai prosedur. Kesalahan apa? Kami tidak tahu. Dikira kolang-kaling (kongkalikong – red). Kepala dinas tidak masuk, saya tidak tahu alasannya apa,” lanjut Heru.

Kedatangan para ASN ini berkaitan dengan penyelidikan yang tengah dilakukan Kejaksaan Negeri Ponorogo. Penyelidikan ini mengarah pada dugaan penggunaan identitas palsu yang diterbitkan secara ilegal, dan kemudian dipakai untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sugiri Sancoko menyatakan dukungannya terhadap ASN yang bekerja sesuai aturan.

“Saya agak kaget, ada sekdin membawa pasukannya minta perlindungan. Tapi saya bilang, selama bekerja dengan baik, tidak main-main dengan data kependudukan, pindah KTP, atau yang lain, kalau sesuai prosedur pasti aman,” kata Sugiri.

Sugiri juga meminta ASN tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi proses hukum.

“Hukum akan mencari keadilan. Saya tidak akan tinggal diam kalau ada ASN yang tidak bersalah tapi dikriminalisasi,” tegasnya.

Aksi tersebut berdampak langsung pada layanan publik. Sejumlah warga yang datang ke kantor Dispendukcapil sejak pagi mengeluh karena tidak kunjung dilayani. Pelayanan baru berjalan sekitar pukul 13.00 WIB, itupun dengan keterbatasan petugas.

“Saya dari jam sembilan nunggu, tapi petugasnya nggak ada. Baru jam satu siang dilayani, itu pun lama dan terbatas,” keluh Sumiati, salah satu warga.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo langsung melakukan inspeksi mendadak ke kantor Dispendukcapil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sementara itu, proses penyelidikan kasus kredit fiktif masih terus berlangsung di Kejari Ponorogo. Pihak kejaksaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah tersangka atau institusi yang terlibat dalam perkara tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Pasar Pulung Keluhkan Kenaikan Harga Telur Ayam 

    Pedagang Pasar Pulung Keluhkan Kenaikan Harga Telur Ayam 

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga telur ayam di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terus mengalami kenaikan selama sepekan terakhir. Dari yang semula berada di kisaran Rp. 26.000 per kilogram, kini menembus antara Rp. 28.000 hingga Rp. 29.000 per kilogram. Kenaikan ini membuat sejumlah pedagang di pasar tradisional mulai merasakan dampaknya. Omzet penjualan menurun karena daya beli […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    Hari Ibu di Stasiun Madiun, KAI Daop 7 Hadirkan Fashion Batik dan Bazar UMKM

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemdangan berbeda terlihat di area Stasiun Madiun. Tidak hanya nuansa pernak-pernik Natal dan Tahun Baru, tetapi para model berlengak-lengok di peron stasiun. Ya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperingati Hari Ibu bertepatan dengan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan menggelar peragaan busana […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    Polres Ngawi Selidiki Dugaan Keracunan Massal Siswa di Kecamatan Sine

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, kini ditangani aparat kepolisian. Polres Ngawi turun tangan melakukan penyelidikan setelah sejumlah siswa mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing, Rabu (01/10/2025). Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadhi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung bergerak […]

    Bagikan
  • Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    Remaja 14 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Ayah Tiri, Kasus Ditangani Unit PPA Polres Magetan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Magetan. Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun berinisial SD, warga Kecamatan Bendo, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah tirinya berinisial BA (41). Peristiwa tersebut terungkap pada Sabtu sore (21/2/2026) pekan lalu. Kepala Desa Lemahbang, Puryadi, menjelaskan korban berlari ke rumah temannya yang […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    Terekam CCTV, Orang Tak Dikenal Bakar Motor Milik Warga Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hal kurang menyenangkan dialami oleh Tafarelsatrio Laksono yang tinggal di Gang Bima, Kelurahan Kebon Agung Magetan. Ketika keluar rumah bersama anak istrinya, sepeda motor miliknya dibakar oleh orang tak dikenal pada Sabtu (29/03/2025) lalu. Akibatnya, sejumlah bagian sepeda motor itu rusak dan leleh. Aksi pembakaran tersebut sempat terekam CCTV milik warga. […]

    Bagikan
expand_less