Berita Terkini
Trending Tags

Buntut Penyelidikan Kejaksaan, Tangisan Sekdin Dukcapil ke Bupati Sugiri

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretaris Dispendukcapil (baju batik) Ponorogo menangis saat wadul Bupati Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Dampak kasus kredit fiktif di Bank BRI Unit Pasar Ponorogo kian meluas. Belasan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo mendatangi rumah dinas Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (05/06/2025), untuk meminta perlindungan hukum.

Aksi itu berlangsung sekitar pukul 11.45 WIB di Pringgitan, rumah dinas bupati. Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Dispendukcapil Ponorogo, Heru Purwanto, bahkan tak kuasa menahan tangis. Ia menangis histeris di hadapan Bupati Sugiri, mengaku terenyuh atas kondisi rekan-rekannya.

“Bares mawon Pak Bupati… saya kasihan sama teman-teman,” ucap Heru dengan suara terbata dan penuh emosi. Ia menegaskan bahwa dirinya dan ASN lain bekerja sesuai prosedur dan tidak mengetahui jika dokumen yang diterbitkan digunakan dalam tindak pidana.

“Kami berproses sesuai prosedur. Kesalahan apa? Kami tidak tahu. Dikira kolang-kaling (kongkalikong – red). Kepala dinas tidak masuk, saya tidak tahu alasannya apa,” lanjut Heru.

Kedatangan para ASN ini berkaitan dengan penyelidikan yang tengah dilakukan Kejaksaan Negeri Ponorogo. Penyelidikan ini mengarah pada dugaan penggunaan identitas palsu yang diterbitkan secara ilegal, dan kemudian dipakai untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BRI.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sugiri Sancoko menyatakan dukungannya terhadap ASN yang bekerja sesuai aturan.

“Saya agak kaget, ada sekdin membawa pasukannya minta perlindungan. Tapi saya bilang, selama bekerja dengan baik, tidak main-main dengan data kependudukan, pindah KTP, atau yang lain, kalau sesuai prosedur pasti aman,” kata Sugiri.

Sugiri juga meminta ASN tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi proses hukum.

“Hukum akan mencari keadilan. Saya tidak akan tinggal diam kalau ada ASN yang tidak bersalah tapi dikriminalisasi,” tegasnya.

Aksi tersebut berdampak langsung pada layanan publik. Sejumlah warga yang datang ke kantor Dispendukcapil sejak pagi mengeluh karena tidak kunjung dilayani. Pelayanan baru berjalan sekitar pukul 13.00 WIB, itupun dengan keterbatasan petugas.

“Saya dari jam sembilan nunggu, tapi petugasnya nggak ada. Baru jam satu siang dilayani, itu pun lama dan terbatas,” keluh Sumiati, salah satu warga.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo langsung melakukan inspeksi mendadak ke kantor Dispendukcapil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sementara itu, proses penyelidikan kasus kredit fiktif masih terus berlangsung di Kejari Ponorogo. Pihak kejaksaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi mengenai jumlah tersangka atau institusi yang terlibat dalam perkara tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    KUA-PPAS Terlambat, Penyusunan R-APBD 2026 Magetan Hanya Ada Waktu 10 Hari

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Magetan untuk tahun anggaran 2026 berlangsung tidak seperti biasanya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya proses pembahasan bisa memakan waktu berbulan-bulan, kali ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Magetan hanya memiliki waktu sekitar satu minggu untuk merampungkannya. Ketua DPRD Magetan, Suratno, menjelaskan bahwa keterbatasan waktu […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri dan Swasta. Pembagian seragam lengkap dengan atributnya ini secara simbolis diserahkan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun kepada perwakilan siswa di halaman […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
  • Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya peredaran narkotika jaringan internasional kembali terendus di wilayah pedesaan Ngawi. Jajaran Polres Ngawi, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan 29,98 kilogram sabu yang diduga berasal dari Cina, dengan nilai mencapai sekitar Rp. 30 miliar. Barang haram tersebut ditemukan di area persawahan setelah pelaku mencoba menghindari kejaran warga. Kasat Resnarkoba Polres Ngawi, […]

    Bagikan
  • Ayo…Jangan Lewatkan Festival Kampung Pecinan Madiun

    Ayo…Jangan Lewatkan Festival Kampung Pecinan Madiun

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Festival Kampung Pecinan Madiun resmi dibuka Minggu (26/1/2025) di kawasan Kampung Pecinan Jalan Barito Kota Madiun. Pembukaan festival ini dihadiri oleh Pj. Walikota Madiun, Eddy Supriyanto dan Wali Kota Madiun terpilih, Maidi serta dibanjiri masyarakat. Festival Kampung Pecinan Madiun 2025 menghadirkan berbagai acara menarik, mulai dari pertunjukan seni barongsai, lapak […]

    Bagikan
  • Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    Produsen Tempe Tertekan Harga Kedelai, Permintaan Menurun hingga Ukuran Tempe Dikecilkan

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Kenaikan harga kedelai impor yang kini menembus Rp10.500 per kilogram membuat para produsen tempe di Ponorogo, kelimpungan. Tak hanya dibayangi kerugian karena biaya produksi melonjak, mereka juga harus menghadapi turunnya permintaan pasar. Di Dusun Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, para perajin tempe terpaksa mencari cara agar tetap bisa bertahan. Salah […]

    Bagikan
expand_less