Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Basah Ancam Petani Tembakau, Masa Tanam Mundur Hingga Juli

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani tembakau di Desa Ngale belum baru memulai penyemaian benih tembakau, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Musim kemarau tahun ini tak sepenuhnya membawa angin segar bagi petani tembakau di Kabupaten Madiun. Fenomena cuaca tak lazim yang dikenal sebagai kemarau basah menjadi kekhawatiran tersendiri. Hal itu mengingat curah hujan masih terpantau tinggi di tengah musim yang semestinya kering.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga Agustus mendatang. Akibatnya, sebagian petani memilih menunda masa tanam tembakau. Sukamto, petani asal Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, mengaku belum berani menanam tembakau. Selain masih menunggu panen padi, ia menilai cuaca saat ini terlalu tidak menentu.

“Seharusnya Juni ini sudah mulai tanam. Tapi karena kondisi seperti ini, kemungkinan mundur ke Juli,” ujarnya saat ditemui pada Selasa (10/06/2026).

Meski belum memulai tanam, Sukamto sudah mempersiapkan benih di bedengan semai di sebagian lahan sawah. Ia berharap kondisi cuaca membaik saat masa tanam tiba.

“Kalau cuaca masih begini, kami ragu. Tembakau kan butuh cuaca kering. Kalau sering kena hujan, daunnya bisa keriting, gampang layu, dan kualitasnya turun. Susah dijual,” tambahnya.

Menurutnya, meski masa tanam tembakau hanya sekitar dua bulan, kualitas tanaman sangat ditentukan oleh tingkat kelembapan. Tanaman yang terlalu sering terkena air rentan rusak dan gagal panen.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, Sumanto, membenarkan adanya potensi gangguan akibat kemarau basah. Ia mengimbau para petani tidak tergesa-gesa memulai tanam tembakau.

“Kami sarankan menunda dulu. Kalau dipaksakan tanam saat ini, risikonya tinggi. Tanaman bisa mudah busuk dan tidak berkembang,” jelas Sumanto.

Pemerintah daerah disebut terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pendampingan teknis bagi petani agar masa tanam tembakau tidak berujung merugi.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kelengkapan sertifikasi bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di wilayahnya. Penekanan ini muncul setelah sebagian besar dapur MBG diketahui belum memenuhi standar administrasi yang ditetapkan. Dari puluhan SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Madiun, baru sekitar empat […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    RSUD Kota Madiun Siagakan 2 Tim Jaga IGD Selama Libur Lebaran, Antisipasi Lonjakan Pasien

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang masa libur Lebaran, RSUD Kota Madiun memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Meski memasuki masa cuti bersama, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipastikan tetap bersiaga penuh selama 24 jam untuk melayani kondisi darurat maupun rujukan dari fasilitas kesehatan (faskes) yang tutup. Hal itu terpantau dalam kunjungan Plt […]

    Bagikan
  • Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    Kejaksaan Buka Pasar Murah, 1.000 Sembako Murah Ludes

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menggelar pasar murah yang diserbu oleh warga pada Rabu (19/03/2025). Dalam pasar murah di halaman kantor Kejari Kota Madiun ini disediakan sekitar 1.000 paket sembako murah. Terdiri dari minyak goreng dan beras. Dede Sutisna, Kepala Kejari Kota Madiun mengungkapkan pasar murah ini bagian dari kegiatan […]

    Bagikan
  • Kejari Madiun Segera Tetapkan Tersangka dalam Tiga Kasus Korupsi

    Kejari Madiun Segera Tetapkan Tersangka dalam Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun berkomitmen akan segera menetapkan tersangka untuk tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi pada awal tahun 2025. Tiga kasus yang sudah naik ke tahap penyidikan tersebut adalah : Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Oktario Hartawan Achmad, pada Selasa (31/12) saat ditemui di ruangannya, menjelaskan bahwa pihaknya akan menetapkan tersangka […]

    Bagikan
  • Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) akan memberlakukan penyesuaian tarif Jalan Tol Ruas Ngawi–Kertosono mulai Senin, 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh golongan kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut. Penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1441/KPTS/M/2025 tentang Penyesuaian Tarif Jalan Tol Ngawi–Kertosono. […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    Petugas Gabungan Tertibkan Aktifitas Tambang Pasir Ilegal di Aliran Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Aktivitas penambangan pasir ilegal di aliran Sungai C, wilayah Dusun Bagi, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, resmi ditertibkan oleh Satpol PP dan kepolisian setempat pada Jumat (04/07/2025). Penertiban ini dilakukan menyusul maraknya praktik penggalian material sungai secara manual tanpa izin resmi. Petugas gabungan juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) […]

    Bagikan
expand_less