Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kasus Dugaan Pengeroyokan Eks-Dosen UMMAD Berlanjut, Polisi Tetapkan Tersangka

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) , Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Dwi Rizaldi Hatmoko terus bergulir di meja penyidik Polres Madiun Kota. Bahkan, kepolisian resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Hal itu tertuang dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 5 Juni 2025 dengan nomor B/83/SP2HP-5/II/RES.1.6/2025/Satreskrim.

“Sudah ditetapkan enam orang tersangka, dan proses penyidikan masih berlanjut,” ujar Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (19/06/2025).

Keenam tersangka berasal dari lingkungan internal kampus. Mereka adalah MHK, ajudan rector, YAP, wakil dekan, SA, pejabat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Madiun yang juga struktural di UMMAD, SP, kaprodi; serta dua dosen yakni MRA dan MHB.

Sementara itu, Dwi Rizaldi mengharapkan penetapan tersangka ini menjadi pelajaran bahwa hukum di Indonesia masih bisa tegak. Dwi menilai, langkah hukum ini sekaligus membantah pernyataan resmi pihak kampus yang sempat menyebut tidak ada tindakan kekerasan dalam insiden tersebut. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers UMMAD pada 6 September 2024 lalu, yang saat itu sempat ramai diberitakan di berbagai media.

“Menurut saya itu bentuk upaya membungkam. Mereka tidak menunjukkan empati, bahkan justru memojokkan saya lewat press release itu,” tegas Dwi.

Ia juga menyerukan agar para pelaku menyadari kesalahan dan berharap aktor intelektual di balik peristiwa tersebut turut diungkap.

“Saya ingin sampaikan kepada para pelaku, jangan main hakim sendiri. Segala hal ada mekanismenya. Semoga kalian sadar, dan semoga aktor-aktor intelektual yang menyuruh kalian segera diungkap agar semuanya terang,” tambahnya.

Diketahui, peristiwa ini terjadi ketika Dwi masih menjabat sebagai dosen Prodi Ilmu Lingkungan UMMAD. Pada 2024 lalu, pelapor merekam aksi penyampaian aspirasi mahasiswa mengenai perbedaan akreditasi antarjurusan. Namun, tindakan merekam itu tidak diterima oleh pihak ajudan rektor. Saat diminta menyerahkan ponsel, Dwi menolak, yang kemudian memicu keributan dan berujung kekerasan fisik terhadap dirinya.

Dwi mengaku dibanting, dicekik, bajunya ditarik hingga robek oleh sejumlah orang yang diduga merupakan dosen, karyawan, dan sekuriti kampus. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Madiun Kota. Tak lama berselang, Dwi diberhentikan dari jabatannya sebagai dosen.

Sementara itu, hingga saat ini, pihak UMMAD belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penetapan enam tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap mantan dosen mereka.

Kriswanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    Denkesyah Madiun Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingginya intensitas hujan yang turun mengakibatkan beberapa wilayah di jajaran Korem 081/DSJ terendam banjir. Madiun, Magetan, dan Trenggalek, menjadi yang terparah dari dampak banjir yang terjadi. Tak mau tinggal, selain membantu mencari korban hilang yang terseret derasnya air dan membantu pembersihan dari dampak banjir yang terjadi, TNI melalui Denkesyah Madiun juga […]

    Bagikan
  • Percobaan Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Berakhir Restorative Justice

    Percobaan Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Berakhir Restorative Justice

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi seorang pria yang diduga mencoba membobol kotak amal di Masjid Al-Mustaqim, Desa Campurejo, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera CCTV. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.59 WIB. Dalam rekaman CCTV, seorang pria terlihat datang ke masjid menggunakan sepeda pancal. Setelah memastikan situasi sekitar sepi, pria tersebut kemudian […]

    Bagikan
  • Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    Razia Rutan Kelas IIB Magetan Temukan HP hingga Sajam

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan melakukan razia di sejumlah blok warga binaan pemasyarakatan pada Kamis (27/03/2025). Razia untuk menjaga keamanan dan ketertiban dalam rutan ini melibatkan jajaran TNI-Polri. Satu per satu blok tahanan dilakukan penyisiran oleh petugas. Razia diawali dengan apel yang dipimpin Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto ini juga […]

    Bagikan
  • SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

    SDN Glonggong 04 Tanamkan Cinta Budaya Lewat Ekstrakurikuler Dongkrek

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — SDN Glonggong 04 Kabupaten Madiun punya cara unik menanamkan nilai budaya kepada siswanya. Sekolah ini menjadikan kesenian tradisional Dongkrek sebagai kegiatan ekstrakurikuler unggulan untuk membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal. Kepala SDN Glonggong 04, Suhartini, mengatakan pelestarian Dongkrek bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan identitas […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2025

    Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pengendara kendaraan bermotor harus menerima sanksi tegas dari Satlantas Polres Madiun. Mereka terbukti melanggar ketertiban lalu lintas saat pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang digelar sejak 10 Februari lalu.  Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Permana menyebut 620 pelanggar tata tertib lalu lintas sejak berlangsungnya Operasi Keselamatan Semeru 2025 pekan […]

    Bagikan
  • Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan […]

    Bagikan
expand_less