Berita Terkini
Trending Tags

Porprov Jatim IX 2025, Magetan Terpuruk di Papan Bawah, Publik Desak Evaluasi Total

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perolehan Klasemen Akhir PORPROV Magetan, Foto : Sumber Data PORPROV JATIM

Sinergia | Magetan – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 resmi berakhir. Namun bukan euforia yang menyelimuti Kabupaten Magetan, melainkan kekecewaan mendalam. Harapan untuk memperbaiki prestasi kandas, setelah kontingen Magetan hanya mampu menempati peringkat ke-36 dari total 38 daerah di Jawa Timur.

Dalam ajang olahraga terbesar di Jawa Timur itu, Magetan mengumpulkan 5 medali emas, 8 perak, dan 10 perunggu. Total poin yang diperoleh hanya 46—menjadi salah satu capaian terburuk sepanjang keikutsertaan daerah ini di Porprov. Dibanding edisi sebelumnya, posisi Magetan bahkan turun satu peringkat.

Capaian buruk ini langsung memicu reaksi keras dari publik, terutama di media sosial. Nada satire hingga sindiran getir ramai membanjiri lini masa. Seorang warganet menulis, “Peringkat tiga dari bawah itu bukan angka sembarangan. Itu warisan. Tahun depan tinggal dipertahankan, atau kalau bisa naik jadi juara empat dari bawah,” tulisnya sambil menyematkan emoticon tepuk tangan.

Komentar lain menyuarakan kekecewaan kolektif warga. “Setiap tahun lihat kabupaten tetangga pamer medali. Kami? Pamer sabar. Mungkin sudah saatnya Magetan buka cabor baru seperti marathon menahan kecewa atau senam optimisme palsu.”

Seorang atlet dari kontingen Magetan yang enggan disebut namanya mengungkapkan kegelisahan dari sisi pelaku olahraga. Meski telah berjuang keras di arena pertandingan, ia menilai minimnya dukungan struktural menjadi salah satu penyebab stagnasi prestasi. “Kami butuh lebih dari sekadar semangat. Kami butuh fasilitas, pelatih, pembinaan yang jelas, dan yang paling penting, kepercayaan,” ujarnya lirih.

Di sisi lain, Kota Surabaya tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi 195 medali emas dan total 1.168 poin. Disusul Kota Malang dan Kabupaten Sidoarjo yang bersaing ketat di papan atas. Kontras dengan keberhasilan daerah lain, capaian Magetan justru dianggap oleh sebagian pihak sebagai “konsistensi” yang menyakitkan—selalu nyaman di zona partisipatif, bukan kompetitif.

Saat dikonfirmasi soal anjloknya peringkat Magetan, Ketua KONI Magetan, Bambang Trianto, memilih irit bicara. Ia hanya menyebut bahwa perolehan medali berasal dari tiga cabang olahraga, yakni Aeromodeling, Jujitsu, dan Biliar. Tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait penyebab penurunan peringkat. Di tengah kekecewaan, publik tetap menaruh harapan agar situasi ini menjadi momentum perbaikan. Banyak yang berharap Magetan tak lagi menjadi langganan papan bawah. “Kami nggak muluk-muluk, tahun depan nggak harus jadi juara umum. Tapi tolong, jangan terus-terusan di dasar klasemen. Naik satu-dua peringkat saja sudah cukup jadi bukti kemajuan,” kata seorang pemuda Magetan, yang tampak antara bangga dan lelah menyuarakan harapannya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan. Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
  • Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme photo_camera 4

    Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun, Teguhkan Jati Diri SH Terate dan Perkuat Jiwa Nasionalisme

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 876
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun resmi membuka Parapatan Luhur (Parluh) Tahun 2026 yang digelar di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (07/2/2026). Dalam pembukaan Parluh 2026 ini dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Stafsus Menko PMK RI, jajaran Dewan Pusat […]

    Bagikan
  • Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    Anak Stunting di Kabupaten Madiun Tersisa 1.786 Balita

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun terus melakukan upaya guna menekan angka anak stunting. Sesuai data dari Dinas Kesehatan setempat, sebanyak 1.786 balita di Bumi Kampung Pesilat yang mengalami stunting. Upaya yang dilakukan Pemkab Madiun terbukti berhasil dengan turun 2,52 persen dibanding tahun lalu. “ Ada banyak faktor yang berperan dalam mendukung program penurunan stunting […]

    Bagikan
  • Ratusan Kader NasDem Madiun Desak Tempo Minta Maaf atas Pemberitaan

    Ratusan Kader NasDem Madiun Desak Tempo Minta Maaf atas Pemberitaan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan kader Partai NasDem Kabupaten Madiun mendatangi kantor DPD NasDem setempat, Rabu (15/4/2026). Massa yang berasal dari 15 kecamatan itu menyuarakan keberatan terhadap laporan utama Majalah Tempo yang dinilai merugikan citra partai dan Ketua Umum Surya Paloh. Aksi tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Purwadi. Dalam orasinya, para kader menyampaikan sejumlah tuntutan, […]

    Bagikan
  • Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik dan diambil sumpahnya bersama 961 kepala daerah lain di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyematan lencana menandai dimulainya tugas mereka menjadi pemimpin Bumi Kampung Pesilat lima tahun kedepan. Usai […]

    Bagikan
expand_less