Berita Terkini
Trending Tags

Memasuki Tahun Ajaran baru, Penjahit di Kota Madiun Kebanjiran Pesanan Seragam Sekolah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sri Purwantini penjahit rumahan yang tengah kebanjiran pesanan jahitan seragam sekolah, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tahun ajaran baru 2025/2026 membawa berkah tersendiri bagi para penjahit di Kota Madiun. Salah satunya dirasakan oleh Sri Purwantini (39), penjahit rumahan yang tinggal di Jalan Terate Gang Tengah, RT 18 RW 06, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Sejak awal tahun ajaran baru, ia mengaku kebanjiran pesanan seragam sekolah dari berbagai jenjang.

“Tahun ini lumayan meningkat pesanan seragamnya. Apalagi ada program dari Pak Wali Kota, dapat kain dari Pemkot terus dijahitkan ke penjahit. Jadi lebih banyak yang datang,” ungkap Sri saat ditemui di rumahnya pada Kamis (10/07/2025).

Menurut Sri, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pesanan mengalami peningkatan signifikan. Jika tahun lalu hanya sekitar 50 persen penghasilannya berasal dari menjahit seragam, tahun ini naik menjadi sekitar 70 persen.

“Dulu lebih banyak beli jadi di luar, penjahit hanya diminta vermak. Sekarang justru banyak yang minta jahit baru dari awal. Sehari saya bisa terima 2 sampai 4 setel seragam,” jelasnya.

Sri menerima pesanan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Dalam sehari, biasanya ada dua hingga tiga orang pelanggan datang, masing-masing membawa tiga hingga empat setel seragam untuk dijahit.

Meski dikerjakan sendiri, Sri mampu menyelesaikan dua setel seragam dalam waktu dua hingga tiga hari. Ongkos jahit sekitar Rp. 100 ribu per setel, namun juga tergantung jenis seragam dan panjang pendeknya seragam.

“Alhamdulillah, dari segi omset juga meningkat. Ini sangat membantu kami para penjahit rumahan,” tuturnya.

Program pengadaan kain seragam dari Pemerintah Kota Madiun tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga menghidupkan kembali ekonomi pelaku usaha mikro seperti penjahit lokal.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • RKPD 2026, Maidi Berkomitmen Tuntaskan Visi-Misi Madiun Mendunia

    RKPD 2026, Maidi Berkomitmen Tuntaskan Visi-Misi Madiun Mendunia

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah tahun 2026 di aula Asrama Haji Kota Madiun pada hari Selasa (11/2/2025). Dalam kegiatan […]

    Bagikan
  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    Tanah Longsor di Telaga Sarangan, Sejumlah Motor Tercebur ke Telaga

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tanah longsor terjadi tiba-tiba di kawasan wisata Telaga Sarangan, Sabtu (17/6/2025) sekitar pukul 10.45 WIB. Material tanah yang ambrol dari tebing membuat sejumlah sepeda motor milik wisatawan terseret hingga tercebur ke telaga. Insiden ini terjadi saat para pemilik kendaraan tengah beristirahat dan berfoto di titik tersebut. Tidak ada korban jiwa, […]

    Bagikan
  • Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai membenahi pelayanan parkir dengan membina puluhan juru parkir di bawah naungan Dinas Perhubungan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, petugas parkir merupakan representasi wajah pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Kegiatan pembinaan tersebut digelar di Madiun pada Selasa (19/5/2026) dan diikuti sekitar 70 petugas parkir. Acara juga dihadiri […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Sayangkan Suspend 11 SPPG, Minta Dilibatkan Evaluasi

    Pemkab Ponorogo Sayangkan Suspend 11 SPPG, Minta Dilibatkan Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyayangkan keputusan pemberian status suspend sementara terhadap 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Pemkab menilai proses evaluasi yang dilakukan belum melibatkan pemerintah daerah secara langsung. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Pemkab sebenarnya telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi […]

    Bagikan
  • Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    Kasus ODGJ di Ponorogo Meningkat, Faktor Ekonomi dan Stres Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab. Ponorogo – Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ponorogo mengalami peningkatan pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mencatat, jika pada 2023 jumlah penderita ODGJ berat mencapai 1.670 orang, kini jumlahnya naik menjadi 1.940 orang. Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa […]

    Bagikan
expand_less