Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month Senin, 21 Jul 2025
- visibility 23
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional.
Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur ayam ras membuat warga berbondong-bondong memanfaatkan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM).
“Antrenya padat, desak-desakan, tapi Alhamdulillah tadi dapat sepaket, ada dua liter minyak, gula, dan telur,” kata Rusmini, salah satu warga yang turut mengantre di lokasi.
Harga sembako di pasar murah tersebut dipatok lebih rendah dari harga pasar. Beras dijual Rp11.800 per kilogram dijual per paket 5 kilograman senilai Rp59.000 dibandingkan dengan harga dipasaran mencapai Rp13.500 perkilogramnya, telur ayam ras Rp22.500 dari harga pasar Rp27.000, dan gula pasir Rp13.250 dari harga pasar Rp17.000. Sementara minyak goreng premium dijual Rp16.000 per liter, lebih murah Rp4.000 dari harga pasar.
Warga diwajibkan membawa Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pembelian. Beberapa di antara mereka bahkan membeli lebih dari satu paket untuk keperluan rumah tangga atau usaha kecil.
“Saya selalu datang kalau ada pasar murah. Harganya lumayan selisih. Ini buat dipakai sendiri, karena saya juga jualan makanan di rumah,” ujar Dwi Sawetri, warga lainnya.
Menurut Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop-UM Kabupaten Madiun, Hendah Dwi Wijayani, pasar murah tersebut menyediakan lima komoditas pokok, yakni beras, telur ayam ras, gula pasir, bawang putih, dan minyak goreng.
“Kami menyediakan sekitar satu ton beras, seribu liter minyak goreng, satu ton gula pasir, 300 kilogram telur, dan 1 kuintal bawang putih. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Koperasi Nasional dan membantu meringankan beban masyarakat,” jelas Hendah.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional Madiun, harga beras kini berkisar antara Rp13.500 hingga Rp15.000 per kilogram tergantung jenisnya, sementara harga telur ayam ras bertahan di kisaran Rp27.000 per kilogram.
Lonjakan harga ini disinyalir akibat fluktuasi pasokan dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang musim panen berikutnya.
Tova Pradana – Sinergia
- Penulis: Tova Pradana


