Berita Terkini
Trending Tags

Bocah 4 Tahun Hilang Saat Istirahat Sekolah, Ditemukan Meninggal di Bengawan Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun oleh Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI, dan Polri, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia empat tahun di Kabupaten Madiun. Bocah bernama Arya Najmut Sakieb Hamdiyya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Madiun, tepatnya di Desa Banget Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi pada Jumat (08/08/2025), setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal hilangnya di Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun.

Arya merupakan murid PAUD Nurul Huda Sawahan Madiun. Pada Kamis (07/08/2025), Arya mengikuti kegiatan belajar diantar oleh orang tuanya. Namun, saat jam istirahat, putra pasangan Arie Murthi Hartopo dan Annisa Kurnia Hakim itu mendadak menghilang dari area sekolah.

Keluarga yang panik langsung menghubungi pihak berwenang. Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI, dan Polri segera melakukan pencarian dengan menyisir aliran Bengawan Madiun. Upaya tersebut berlangsung hingga keesokan harinya. Titik terang muncul ketika Joko Susanto, seorang warga yang sedang memancing, melihat tubuh anak-anak mengapung di sungai.

“Sekitar pukul 09.45 saya sedang menyiapkan pancing di tepi sungai. Tiba-tiba terlihat tubuh anak berseragam olahraga. Saya segera memberi tahu tim SAR,” ungkap Joko.

Suasana duka menyelimuti proses evakuasi. Guru, orang tua, dan warga sekitar tak kuasa menahan air mata saat jenazah dibawa ke tepi sungai. Tim Inafis Polres Madiun Kota langsung melakukan pemeriksaan awal di lokasi penemuan.

Kapolsek Sawahan, AKP Yunus Kurniawan, memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah Arya kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Korban meninggal tanpa bekas penganiayaan. Setelah visum, jenazah dimandikan dan dibawa ke rumah duka,” jelasnya.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan memicu bencana tanah longsor kembali. Seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun, Selasa (11/11/2025) sore. Peristiwa terjadi ketika korban hendak menuju sawah di tengah cuaca gerimis setelah hujan lebat. Saat melintas […]

    Bagikan
  • Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi tahap pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun 1447 H/2026 M tingkat kabupaten/kota digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kabupaten Magetan. Pelaksanaan tes berbasis komputer dan gawai berlangsung relatif lancar meski sempat ditemui kendala teknis. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad […]

    Bagikan
  • Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    Petakan Titik Kerawanan Suroan 2026 di Madiun, Anarkisme Ditindak Tegas 

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aparat keamanan menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk tindakan anarkis maupun penyebaran ketakutan di tengah masyarakat selama peringatan Bulan Muharram atau Suro 2026. Titik-titik kerawanan telah dipetakan dan ratusan personel gabungan disiagakan untuk memastikan situasi di Madiun Raya tetap aman dan kondusif. Penegasan tersebut disampaikan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi […]

    Bagikan
  • Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    Seniman Reog Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tutup Usia di Usia 80 Tahun

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kabar duka menyelimuti dunia kesenian Ponorogo. Bikan Gondo wiyono, seniman kawakan asal Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, meninggal dunia pada Kamis malam (29/05/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Mbah Bikan, demikian ia akrab disapa, wafat di usia 80 tahun karena sakit. Kepergian mbah Bikan meninggalkan duka mendalam bagi para pelaku seni, […]

    Bagikan
  • Nilai Paket Tak Sesuai Anggaran, Kanang Soroti Pelaksanaan Program MBG

    Nilai Paket Tak Sesuai Anggaran, Kanang Soroti Pelaksanaan Program MBG

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat. Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang, meminta pemerintah meninjau ulang seluruh mekanisme program menyusul berbagai persoalan yang muncul di sejumlah daerah. Kanang mengatakan evaluasi diperlukan setelah muncul laporan dugaan keracunan makanan, ketidaksesuaian kualitas menu, hingga selisih nilai […]

    Bagikan
  • Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bagi masyarakat yang bingung menentukan menu sahur atau berbuka puasa, nasi cokot bisa menjadi pilihan. Makanan yang dijual di Kabupaten Ponorogo ini banyak diburu karena praktis dan harganya terjangkau. Yakni hanya Rp. 5.000 per porsi. Lapak nasi cokot ini berada di depan Pasar Hewan Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Meski […]

    Bagikan
expand_less