Berita Terkini
Trending Tags

BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua FKPT Jatim, Husniyah, menegaskan bahwa ancaman radikalisme bisa menyebar cepat terutama lewat media sosial. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius.

Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu menghadirkan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga mahasiswa.

Ketua FKPT Jatim, Husniyah, menegaskan bahwa ancaman radikalisme bisa menyebar cepat terutama lewat media sosial. Karena itu, pihaknya menilai penting membekali masyarakat dengan pemahaman yang benar.

“Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Semua pihak harus ikut andil agar tidak mudah terpengaruh dengan ajaran yang bertentangan dengan Pancasila,” tegasnya.

Menurut Husniyah, saat ini FKPT dan BNPT memprioritaskan sosialisasi kepada kalangan pemuda dan tokoh masyarakat. Selanjutnya, upaya kontra narasi radikalisme juga akan diarahkan kepada insan media agar bisa melawan propaganda radikal di ruang digital.

Dalam forum itu, BNPT juga menekankan perlunya deteksi dini. Warga diharapkan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada radikalisme atau terorisme. Di sisi lain, penguatan nilai kebangsaan dan toleransi disebut sebagai benteng utama mempertahankan keutuhan NKRI.

Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pencegahan ini. Wakil Bupati Suyatni Priasmoro menilai keterlibatan masyarakat sangat menentukan keberhasilan mencegah masuknya paham radikal.

“Dengan persatuan dan kesadaran bersama, Magetan bisa tetap aman, damai, dan kondusif,” ucapnya menutup acara.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    Pemkab Madiun Beri Bantuan dan Pelatihan Kerja Bagi Korban Dugaan Human Trafficking di Guinea

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun merespons cepat kasus enam warganya yang diduga menjadi korban perdagangan manusia saat bekerja di Guinea Ekuatorial, Afrika. Para korban tiba di kampung halaman pada Rabu (03/09/2025) dan langsung mendapat bantuan sosial berupa paket bahan pangan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menyambut kepulangan mereka di Kantor […]

    Bagikan
  • Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    Penyelidikan Dugaan Penyimpangan Dana LKK, Kejari Periksa 20 Saksi

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan dugaan penyelewengan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di Kota Madiun sementara ini tertahan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menunggu hasil audit kerugian negara yang telah diajukan ke Inspektorat untuk melanjutkan proses penyelidikan. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Madiun, Arfan Halim, mengungkapkan penyelidikan saat ini fokus pada […]

    Bagikan
  • Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Madiun Gencarkan Program “Satu Rumah Satu Pohon”

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong pelaksanaan program nasional “Satu Rumah Satu Pohon” sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan masyarakat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa penanaman pohon produktif seperti […]

    Bagikan
  • Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Sertu (K) Mira Martika yang kesehariannya bertugas di Koramil 15/Gandusari, jajaran Kodim 0808/Blitar, dikenal sebagai salah satu peternak sapi perah sukses di Kabupaten Malang. Berkat ketekunan dan kegigihannya, sapi perah milikinya sekarang mencapai 30 ekor. Mira menyebut, usaha yang digeluti bersama suaminya, Helmi Cahyo Candra Kirana, belajar dari mertuanya yang telah […]

    Bagikan
  • Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman, Wali Kota Madiun Jum’at Bersih Bareng ASN

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kota, Wali Kota Madiun, Maidi, memimpin langsung apel kebersihan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Madiun pada Jumat (01/08/2025). Usai memberikan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal di kawasan tengah kota, khususnya sepanjang Jalan Pahlawan dan sekitarnya. Aksi […]

    Bagikan
  • Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    Waspada Beli Alat Bantu Dengar Tanpa Konsultasi, Pakar: Bukan Barang Umum, Harus Disesuaikan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tren masyarakat membeli alat bantu dengar secara daring semakin marak. Banyak yang berharap solusi instan untuk gangguan pendengaran dengan membeli alat tersebut melalui marketplace, bahkan dengan harga tinggi. Namun di balik kemudahan itu, ada risiko besar jika dilakukan tanpa konsultasi tenaga medis. Hal ini ditegaskan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL […]

    Bagikan
expand_less