Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Empat Jabatan Strategis Kosong, Bupati Madiun Ngebut Cari Kepala Dinas Baru

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang kosong usai rotasi pejabat pada Kamis (21/8/2025). Langkah cepat ini dilakukan sesuai instruksi Bupati Madiun Hari Wuryanto agar tidak terjadi kekosongan pimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD).

Empat kursi jabatan strategis yang dilelang adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Pengumuman seleksi tercantum dalam surat resmi bernomor 02/402.201/PANSEL/2025 yang diunggah di laman bkpsdm.madiunkab.go.id. Pendaftaran dibuka selama 15 hari, hingga 5 September 2025, melalui sistem SN Karir milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Plt Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Madiun (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Gangsar Ginayuh, mengatakan percepatan ini dilakukan agar pelayanan publik tidak terganggu. 

“Seleksi dibuka sehari setelah pelantikan pejabat kemarin. Semuanya berbasis sistem, jadi pendaftaran langsung melalui aplikasi BKN pusat,” ujarnya.

Image Not Found
Pemberitahuan online dari website resmi, Foto : Tova – Sinergia

Syarat utama calon pejabat meliputi pendidikan minimal S1 atau Diploma IV, pengalaman jabatan administrator atau fungsional ahli madya sekurang-kurangnya tiga tahun, kompetensi sesuai formasi, serta pengalaman kerja relevan minimal lima tahun.

Gangsar menambahkan pihaknya bakal menggandeng akademisi perihal assemen para pendaftar nantinya.  “Untuk proses asesmen, Pemkab Madiun menggandeng akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS) yang sudah terakreditasi oleh BKN,” ungkap Gangsar.

Sementara proses seleksi berjalan, empat OPD tersebut dipimpin pelaksana tugas: Gunawi di PUPR, Siti Zubaidah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dr. Anies di Dinas Kesehatan, dan Hestu di Bakesbangpol.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teror Anjing Liar di Gontor, Tiga Ternak Warga Mati Mengenaskan

    Teror Anjing Liar di Gontor, Tiga Ternak Warga Mati Mengenaskan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, digemparkan oleh teror dua ekor anjing liar yang berulang kali menyerang ternak warga. Dalam tiga hari terakhir, tiga ekor kambing milik Pondok Modern Darussalam Gontor ditemukan mati dalam kondisi yang mengenaskan. Serangan pertama terjadi pada Minggu (27/04/2025) sekitar pukul 03.00 dini hari. Dua […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
  • 6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    6 Warga Ngawi Diciduk Polisi karena Judi Online selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Alih-alih memanfaatkan bulan Ramadan untuk meningkatkan ibadah, enam warga Kabupaten Ngawi justru terjerat kasus perjudian online. Para pelaku diamankan jajaran Polres Ngawi dari sejumlah lokasi berbeda sepanjang pekan ketiga Maret 2026. Mereka adalah AS warga Pangkur, GS warga Kendal, VPP serta DAS warga Kedunggalar, P asal Kwadungan dan S asal Widodaren. […]

    Bagikan
  • Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    Bupati Ponorogo Instruksikan Vaksinasi Serentak untuk Cegah Penyakit pada Sapi

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Menanggapi penyebaran penyakit yang menyerang ternak sapi di sejumlah wilayah, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menginstruksikan agar vaksinasi terhadap sapi segera dilakukan secara serentak. Instruksi ini muncul setelah adanya laporan kematian sapi di beberapa desa. (03/01/2025) “Saat ini, kami masih mencatat data dari Dinas Pertanian mengenai jumlah sapi yang mati. Di Slahung, baru […]

    Bagikan
  • Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena langka menghebohkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seekor anak sapi jantan hasil persilangan induk Simental dengan pejantan Limousin lahir dengan kelainan fisik berupa tiga mata, dua moncong, dua lidah, namun hanya memiliki satu kepala dan satu badan. Anak sapi tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
expand_less