Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

Emil Dardak : Iuran Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Wali Murid

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, menegaskan bahwa iuran komite sekolah tidak boleh berubah menjadi pungutan wajib yang justru membebani keluarga siswa. Pernyataan itu disampaikan Emil saat menghadiri kegiatan di Magetan, Senin (25/08/2025).

Emil menilai, persoalan utama bukan pada keberadaan iuran komite, melainkan perasaan sebagian orang tua yang merasa tersisih bila tidak ikut memberikan sumbangan.

“Secara aturan tidak ada kewajiban. Namun, di lapangan ada orang tua yang merasa tidak enak jika tidak ikut menyumbang. Inilah tantangan yang harus diatasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Emil menekankan bahwa idealnya iuran komite digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi siswa, serta memperkuat peran orang tua dalam pendidikan. Meski demikian, ia tak menampik adanya berbagai keluhan masyarakat. Banyak aduan disampaikan secara anonim karena khawatir mendapat tekanan dari pihak tertentu, sehingga menyulitkan pemerintah melakukan verifikasi langsung ke sekolah.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak ragu melapor bila menemukan penarikan dana yang tidak memiliki dasar aturan maupun kejelasan pemanfaatan. “Kalau ada pungutan yang tidak jelas aturannya dan tidak transparan penggunaannya, silakan disampaikan agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Emil juga mengakui bahwa pemerintah menerima sejumlah laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) di sekolah. Untuk mencegah hal itu, Pemprov Jawa Timur kini tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai partisipasi swadaya masyarakat, termasuk soal iuran komite. Aturan ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, sekaligus memberi ruang partisipasi orang tua tanpa menjadi beban.

“Memang banyak laporan yang masuk tanpa identitas, sehingga proses penindakan agak sulit. Tetapi kami tetap berusaha memperkuat mekanisme partisipasi masyarakat agar lebih sehat,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Emil menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan hak pendidikan siswa. Menurutnya, pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus dijamin negara.

“Tidak boleh ada anak yang terhambat pendidikannya hanya karena persoalan biaya tambahan yang semestinya tidak perlu,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi DPRD Madiun Soroti Dana Cadangan Pilkada 2029, Wanti-wanti Jadwal Bisa Berubah

    Fraksi DPRD Madiun Soroti Dana Cadangan Pilkada 2029, Wanti-wanti Jadwal Bisa Berubah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rencana penganggaran Dana Cadangan Pilkada 2029 menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Sejumlah fraksi meminta Pemkab Madiun menyiapkan skema anggaran yang fleksibel menyusul adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang berpotensi memengaruhi jadwal pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Sorotan tersebut disampaikan tujuh fraksi DPRD Kabupaten Madiun saat menyampaikan […]

    Bagikan
  • Pengrajin Batu Bata di Magetan Justru Ketiban Berkah di Musim Kemarau

    Pengrajin Batu Bata di Magetan Justru Ketiban Berkah di Musim Kemarau

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau panjang membawa dampak berbeda bagi warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ketika sebagian sektor pertanian harus menghadapi keterbatasan air, para pengrajin batu bata di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, justru menikmati berkah dari teriknya matahari. Cuaca panas membuat proses pengeringan batu bata berlangsung lebih cepat. Di saat yang sama, aktivitas pembangunan […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
  • 13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Setelah lebih dari satu dekade menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda), masa jabatan Agus Pramono akhirnya berakhir. Pergantian ini terjadi setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada November tahun lalu, yang turut menyeret sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, termasuk Bupati Non Aktif Sugiri Sancoko. […]

    Bagikan
  • Ganti Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun yang Digeledah KPK

    Ganti Rumah Dirut PD Aneka Usaha Kota Madiun yang Digeledah KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya menyasar rumah pribadi Suyoto, Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun. Namun, rumah Dirut Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno juga diobok-obok lembaga antirasuah tersebut. Dari pantauan di lapangan, 4 unit mobil Innova hitam terparkir di Jalan Mayang Kembar […]

    Bagikan
  • Detik-Detik Dramatis! Perempuan Tiduran di Rel Kertosono, Masinis Hentikan Kereta Tepat Waktu

    Detik-Detik Dramatis! Perempuan Tiduran di Rel Kertosono, Masinis Hentikan Kereta Tepat Waktu

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Tak patut ditiru. Seorang perempuan tiduran di atas jalur kereta api antara Stasiun Baron dan Stasiun Kertosono, Jawa Timur pada Kamis (9/4/2026). Yang bersangkutan diamankan oleh petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Peristiwa tersebut terdeteksi sekitar pukul 14.00 WIB setelah masinis KA 170B Malioboro Ekspres relasi Purwokerto–Malang […]

    Bagikan
expand_less