Berita Terkini
Trending Tags

Atlet Porprov Diganjar Bonus Rp. 748 Juta, Kisah Fayi dari Jujitsu Raih Emas Setelah Gagal di 2022

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kontingen Jujitsu borong emas di Poprov Jatim 2025 dan mendapatkan reward dari Pemkab Ponorogo, Foto: Humas Jujitsu Ponorogo/Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyerahkan bonus atau reward kepada atlet dan pelatih berprestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp. 748 juta, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga tingkat provinsi.

Dari jumlah itu, Rp. 605 juta dialokasikan untuk atlet, sementara Rp. 143 juta untuk pelatih. Besaran bonus bervariasi, sesuai pencapaian medali. Atlet peraih emas diganjar Rp. 45 juta, perak Rp. 10 juta, dan perunggu Rp. 5 juta. Sedangkan pelatih yang anak didiknya berhasil menyabet emas mendapat Rp. 5 juta, perak Rp. 4 juta, dan perunggu Rp. 3 juta.

Ketua Kontingen Porprov sekaligus Ketua Harian KONI Ponorogo, Sumani, menyampaikan rasa syukur atas torehan kontingen Ponorogo. Dari 143 atlet yang dikirim, mereka berhasil meraih total 38 medali. Rinciannya, 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

“Secara umum peringkatnya meningkat. Kalau sebelumnya Ponorogo di posisi 32, kini naik menjadi peringkat 27. Padahal kita hanya mengikuti 22 cabang olahraga dari total 88 cabor yang dipertandingkan. Ini sudah luar biasa,” kata Sumani.

Medali emas disumbangkan dari lima cabor, masing-masing tiga dari jujitsu, dua dari penthatlon, dua dari pencak silat, serta satu dari selam dan panjat tebing. Selain itu, atlet-atlet Ponorogo juga menorehkan perak dari cabor jujitsu (3), atletik (3), panjat tebing (2), selam (2), dan biliar (1). Sedangkan perunggu disumbang dari cabor jujitsu (3), penthatlon (2), biliar (2), petanque (2), kick boxing (2), serta masing-masing satu dari pencak silat, selam, atletik, balap sepeda, paralayang, renang, dan gantole.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa bonus bukanlah tujuan utama. Namun apresiasi itu diharapkan bisa menambah semangat para atlet muda.

“Hari ini ada reward. Memang tidak banyak, tapi cukup untuk memancing dan membuat anak-anak greget berlatih. Karena juara sesungguhnya bukanlah tujuan akhir. Yang penting olahraga ini maju, indah, masyarakat sehat, dan kalau bisa berprestasi serta memberi dampak ekonomi, itu bonus tambahan,” ujar Sugiri.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih, pengurus KONI, wali murid, hingga atlet yang sudah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membawa Ponorogo lebih baik di Porprov

“Mampu mengusung 9 emas, 11 perak, dan 18 perunggu, ini prestasi dahsyat. Mudah-mudahan ke depan jauh lebih bagus,” tambahnya.

Di balik gemerlap bonus ratusan juta, ada kisah personal yang menarik dari para atlet. Salah satunya datang dari Fayi’ Archika Faradia, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi.

Perempuan 21 tahun asal Jl. Bangka, Tamanarum, Ponorogo itu sukses mempersembahkan medali emas di cabang jujitsu. Atas prestasi tersebut, Fayi berhak membawa pulang bonus Rp. 45 juta.

Namun, kemenangan itu bukanlah perjalanan yang instan. Fayi mengaku sudah mengikuti Porprov sejak 2022, tetapi gagal meraih medali karena cedera.

“Kalau Porprov baru dua kali, tahun 2022 dan 2025. Waktu 2022 saya tidak menang karena cedera,” kisahnya.

Perjuangan Fayi juga diwarnai rasa tidak percaya diri. Apalagi saat tampil di Kejurnas di Pacitan awal tahun ini, performanya sempat menurun.

“Target dari pelatih sebenarnya minimal bertahan sampai semifinal. Melihat performa terakhir, saya tidak berharap banyak. Tapi alhamdulillah bisa juara satu,” katanya sambil tersenyum.

Mendapat bonus Rp. 45 juta tentu jumlah yang besar bagi seorang mahasiswa. Fayi mengaku belum memiliki rencana khusus memanfaatkan uang tersebut.

“Kalau sekarang masih kepikiran buat ditabung dulu. Belum ada pikiran dipakai apa. Mungkin yang dekat-dekat ini untuk bantu orang tua bayar kos di Surabaya,” ungkap mahasiswi semester tujuh itu.

Kisah Fayi menambah warna dalam catatan prestasi kontingen Ponorogo. Dari sekadar angka medali, ada cerita tentang kerja keras, bangkit dari cedera, hingga bagaimana bonus dari pemerintah bisa meringankan beban pendidikan atlet muda.

KONI Ponorogo berharap capaian ini menjadi awal kebangkitan olahraga di bumi reog. Dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat diyakini akan melahirkan atlet-atlet berprestasi di level yang lebih tinggi.

“Ponorogo sudah membuktikan bisa naik peringkat dengan jumlah cabor yang terbatas. Dengan dukungan lebih serius, ke depan bukan tidak mungkin Ponorogo bisa masuk jajaran 20 besar, bahkan lebih,” ujar Sumani optimistis.

Sementara itu, Fayi menegaskan dirinya akan terus berlatih untuk mempertahankan performa.

“Alhamdulillah ada pelatih senior yang menargetkan saya emas. Meski awalnya kurang percaya diri, ternyata bisa tercapai. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

    Viral Video Perpisahan di Gunung Lawu, Kabar Penutupan Warung Mbok Yem Dibantah Keluarga

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek yang menampilkan enam pria di dalam warung di Gunung Lawu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, salah satu pria memegang papan bertuliskan “Warung Tutup Sementara 27 Mei 2025” sambil menyampaikan pesan perpisahan, memunculkan kabar bahwa Warung Mbok Yem akan tutup. “Saudara-saudaraku semua para pecinta […]

    Bagikan
  • Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia| Jakarta – Bupati Madiun Hari Wuryanto masuk daftar undangan 25 kepala daerah yang lolos seleksi menjadi peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan KPPD diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhanas ) dimulai sejak tanggal 5 November lalu. Pun hari ini Hari Wur sudah menjalani kegiatan bersama 9 Walikota dan 16 […]

    Bagikan
  • Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    Kuli Bangunan Tewas Kesetrum saat Pasang Besi Cor

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Seorang kuli bangunan berinisial S.A.S (24), warga Desa Sareng, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, tewas tersengat listrik saat bekerja di proyek pembangunan ruko, Kamis (25/09/2025). Peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya, Sudarsono (67) dan Gianto (52), tengah memasang material besi cor di lantai dua bangunan milik Rohmad Saiful Muklasin di […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Terminal Purboyo Tambah 6 Armada Bus

    Lonjakan Penumpang Libur Panjang, Terminal Purboyo Tambah 6 Armada Bus

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lonjakan jumlah penumpang terjadi selama libur panjang pekan ini di Terminal Tipe A Purboyo Madiun pada Selasa (13/05/2025). Berdasarkan pantauan langsung, terjadi peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah armada maupun penumpang. Wasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Ali Imron, mengungkapkan bahwa sejak kemarin, volume kendaraan mengalami kenaikan hingga 55 persen […]

    Bagikan
expand_less