Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Jelang Lebaran, Harga Tembus Rp40 Ribu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 372
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan gas LPG 3kg, (16/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Menjelang Lebaran Idulfitri 2026, warga di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, semakin kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Sejumlah pangkalan maupun pengecer di Kecamatan Widodaren melaporkan stok kosong sejak beberapa hari terakhir, membuat warga terpaksa berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan kebutuhan memasak tersebut.

Kondisi ini terlihat jelas di Desa Gendingan. Warga yang datang ke pangkalan harus pulang membawa tabung kosong karena pasokan belum tiba. Situasi serupa juga terjadi di Desa Karangbanyu, di mana warung dan toko pengecer tidak lagi menerima suplai elpiji seperti biasanya.

Sejumlah pengecer mengaku jatah distribusi mereka dipangkas cukup drastis. Dari yang semula menerima 70 tabung per pengiriman, kini hanya memperoleh sekitar 20 tabung. 

Kondisi itu membuat warga semakin sulit, bahkan memicu lonjakan harga di tingkat pengecer. Jika biasanya elpiji dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), kini harganya melonjak hingga Rp35 ribu–Rp40 ribu per tabung.

Sukiran, salah satu warga, mengaku sudah berkeliling ke tiga tempat namun tidak mendapatkan gas. 

“Kalau tidak ada gas saat puasa begini, bagaimana? Terpaksa nanti pakai kayu bakar. Kalau pun ada harganya sampai Rp40 ribu,” keluhnya.

Image Not Found
Warga Ngawi makin kesulitan mendapatkan LPG 3kg, (16/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Hal senada diungkapkan Yanto, pengecer elpiji di Widodaren. Ia menyebut pasokan yang seret membuat pelanggan terpaksa menunggu lebih lama. 

“Nyari ke mana-mana jauh dari rumah. Kalau pun ada, harganya sampai Rp40 ribu,” ujarnya.

Pengecer lain, Budi Santoso, menyebut pengurangan jatah membuat warga makin kesulitan. 

“Kasihan warga, nyari tidak ada. Jatah kita dikurangi menjadi 20 dari sebelumnya 70 tabung. Harga tadi sudah tembus Rp40 ribu,” tuturnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat turun langsung untuk meninjau kondisi lapangan dan memastikan pasokan elpiji kembali stabil. Meski begitu, pihak PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa ketersediaan elpiji 3 kilogram di Ngawi sebenarnya aman menghadapi Lebaran.

Gatot Subroto, Sales Branch Manager Kediri VI Gas PT Pertamina Patra Niaga, meminta warga segera melapor jika menemukan indikasi kelangkaan. 

“Kalau ada kelangkaan, laporkan. Nanti kita cek. Jangan sampai itu hanya isu. Yang jelas, ketersediaan gas aman untuk Idulfitri ini,” ujarnya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memastikan distribusi akan terus dimaksimalkan guna memenuhi kebutuhan menjelang hari raya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    Awal Tahun 2026, Pupuk Bersubsidi Sudah Bisa Ditebus, Petani Jatim Manfaatkan Awal Tahun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangkalan – PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Jawa Timur sejak hari pertama 2026. Sejumlah petani tercatat telah melakukan penebusan pupuk hanya beberapa menit setelah pergantian tahun, menandai kesiapan distribusi pupuk subsidi sejak awal tahun. Petani yang berhasil menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 berasal dari sejumlah […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp135,82 miliar. Besarnya SILPA dinilai menjadi indikator masih rendahnya penyerapan anggaran serta belum optimalnya pelaksanaan program oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Sorotan tersebut disampaikan Badan Anggaran DPRD dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • 7 Fraksi DPRD Soroti Penurunan Dana Transfer dan PAD,  Bupati Madiun Akui Ketergantungan Pusat Masih Besar

    7 Fraksi DPRD Soroti Penurunan Dana Transfer dan PAD,  Bupati Madiun Akui Ketergantungan Pusat Masih Besar

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ketergantungan fiskal Kabupaten Madiun terhadap pemerintah pusat kembali menjadi sorotan DPRD. Dalam pembahasan Perubahan APBD 2026, tujuh fraksi menyoroti penurunan dana transfer pusat yang mencapai sekitar Rp97 miliar hingga Rp100 miliar, di tengah kenaikan kebutuhan belanja daerah. Sorotan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda penyampaian pandangan umum […]

    Bagikan
  • Wisatawan ke Telaga Ngebel Naik 64 Persen, PAD Tembus Rp. 400 Juta

    Wisatawan ke Telaga Ngebel Naik 64 Persen, PAD Tembus Rp. 400 Juta

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Libur Idul Fitri 2025 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo. Telaga Ngebel mencatat lonjakan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi mengungkapkan lonjakan wisatawan itu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Alhamdulillah, tahun 2025 ini […]

    Bagikan
  • BPBD Kabupaten Madiun Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    BPBD Kabupaten Madiun Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menerima berbagai bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut ditata dan dipilah oleh petugas di halaman kantor BPBD Kabupaten Madiun pada Senin (08/12/2025) malam. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less