Berita Terkini
Trending Tags

Bea Cukai Madiun Musnahkan 4,6 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp4,27 Miliar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bea Cukai Madiun musnahkan jutaan rokok ilegal. (17/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Madiun memusnahkan sebanyak 4.628.624 batang rokok ilegal hasil penindakan kepabeanan dan cukai, Rabu (17/6/2026). Barang kena cukai ilegal tersebut diperkirakan memiliki nilai barang mencapai Rp6,71 miliar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,27 miliar yang berhasil diamankan.

Pemusnahan dilakukan terhadap barang yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN) berdasarkan 20 Surat Keputusan Penetapan BMN Kepabeanan dan Cukai. Hal itu sesuai dengan persetujuan Menteri Keuangan melalui Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara berdasarkan Surat Nomor S-107/MK/KN.4/2026 tanggal 19 Mei 2026 tentang Persetujuan Pemusnahan Barang Milik Negara Kepabeanan dan Cukai pada KPPBC TMP C Madiun.

Kepala KPPBC TMP C Madiun, Heru Djatmika Sunindya, mengatakan pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah kerja Bea Cukai Madiun.

Image Not Found
Jutaan batang rokok ilegal dibakar. Foto : Kris-Sinergia

“Yang dimusnahkan 4,6 juta batang dan kita mengamankan dari potensi kerugian negara sekitar Rp4,2 miliar. Ini merupakan hasil dari sejumlah penindakan yang kita lakukan, di periode tangkapan 2025, Juli 2025 sampai awal tahun 2026,” ujar Heru kepada wartawan.

Menurut Heru, rokok ilegal yang dimusnahkan berasal dari berbagai operasi penindakan yang dilakukan petugas di sejumlah titik distribusi. Termasuk penindakan yang sering dilakukan di perlintasan jalan tol di wilayah Madiun.

“Penindakan bisa kita lakukan waktu patroli darat, dari warung-warung, kemudian dari usaha jasa titipan, bahkan bus malam juga ada yang mengangkut. Terutama sebagian besar berasal dari perlintasan jalan tol,” katanya.

Ia menegaskan, wilayah Madiun bukan merupakan daerah produsen rokok ilegal, melainkan lebih banyak menjadi wilayah pemasaran dan jalur distribusi.

“Madiun ini bukan produsen rokok ilegal, tetapi sebagai daerah pemasaran dan daerah distribusi,” tegasnya.

Pemusnahan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Madiun, Jalan Bolo Dewo I, Kelurahan Kartoharjo, Kota Madiun, dengan cara dibakar. Dalam pemusnahan ini turut dihadiri jajaran TNI-Polri, Pengadilan Negeri, Satpol PP di wilayah Madiun Raya.

Heru mengungkapkan, perlintasan jalan tol masih menjadi fokus utama pengawasan karena kerap dimanfaatkan sebagai jalur distribusi rokok ilegal dalam jumlah besar.

“Yang perlu diwaspadai adalah pengiriman melalui perlintasan tol. Karena beberapa kali kita melakukan penindakan di tol. Bus malam juga rutin membawa cukup banyak, tetapi terutama yang kita waspadai adalah perlintasan tol karena kapasitas angkutnya besar, menggunakan truk hingga tronton,” ujarnya.

Dalam upaya pencegahan, Bea Cukai Madiun juga menggandeng berbagai pihak, termasuk perusahaan jasa titipan. Terkait asal rokok ilegal yang diamankan, Heru menyebut sebagian besar berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Koordinasi lintas wilayah pun terus diperkuat untuk memberantas peredarannya.

“Kita melakukan kerja sama dengan pihak pengguna jasa titipan, baik di sisi penerimaan maupun pengiriman. Dari informasi maupun penindakan, kita bisa melakukannya bersama mereka. Kita sudah melakukan koordinasi dengan tim Bea Cukai Jawa Timur dan mereka juga melakukan banyak penindakan,” kata Heru.

Image Not Found
Bea Cukai perketat pengawasan distribusi rokok ilegal. Foto : Kris-Sinergia

Selain itu, Bea Cukai Madiun terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Tercatat, hingga Mei 2026, Bea Cukai Madiun tercatat telah melakukan 47 kali penindakan terhadap peredaran hasil tembakau ilegal. Dari penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan 7.453.440 batang rokok ilegal dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp7.110.537.998.

“Kita berkoordinasi dan bersinergi dengan APH dan pemerintah daerah dalam pemberantasan rokok ilegal, termasuk sosialisasi bersama kepada masyarakat untuk menekan peredarannya,” pungkas Heru.

Bea Cukai Madiun mengimbau masyarakat agar tidak membeli, menjual, mendistribusikan, maupun mengedarkan rokok ilegal. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal di wilayah Madiun dan sekitarnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Magetan bersama jajaran TNI di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Rabu (08/10/2025). Program lintas sektoral ini menjadi langkah strategis, mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
  • Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    Jatim Targetkan 2,43 Juta Hektare Tanam Padi 2026, Khofifah Buka Peluang Ekspor Beras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan luas tanam padi mencapai 2,43 juta hektare pada 2026 sebagai upaya menjaga produksi dan ketersediaan beras di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino Godzila. Target ini diiringi percepatan tanam dan dukungan sarana produksi untuk memastikan hasil panen tetap optimal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, […]

    Bagikan
  • Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    Resah, Seorang Kades Laporkan Oknum LSM Atas Dugaan Pemerasan Ke Polres Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Madiun mengaku resah dengan oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), wartawan, dan Ormas. Pasalnya mereka kerap mendatangi kantor desa dengan upaya mencari cari kesalahan kinerja pemerintah di desa hingga berujung pada praktik pemerasan.  Seperti yang dialami Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Suyadi. Karena […]

    Bagikan
  • Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    Motor Tanpa Pengendara Ditemukan Ringsek di Jalur Tembus Sarangan, Warga Sempat Panik

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek di tepi Jalan Tembus Sarangan, kawasan turunan tajam Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025). Motor tersebut berada di lokasi tanpa pengendara, sehingga sempat memicu kepanikan warga dan para pengguna jalan yang melintas. Penampakan […]

    Bagikan
  • Pengeroyokan Remaja di Ngawi Viral, Polisi Amankan Dua Pelaku

    Pengeroyokan Remaja di Ngawi Viral, Polisi Amankan Dua Pelaku

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja di Kabupaten Ngawi viral di media sosial setelah video berdurasi satu menit tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, korban tampak dikerumuni dan mengalami kekerasan fisik dari sejumlah orang. Peristiwa ini terjadi di sekitar Pasar Kerten, Kecamatan Paron, pada Minggu (5/4/2026) lalu. Narasi yang beredar sempat menyebut korban […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
expand_less