Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 271
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kabupaten Madiun melaksanakan rapat koordinasi dan mitigasi peralihan musim melalui FPRB. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya 20 titik wilayah telah dipetakan sebagai daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Sementara kawasan hutan di sejumlah kecamatan juga menjadi perhatian khusus karena rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Mitigasi Peralihan Musim yang digelar dalam kegiatan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Gedung Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban.

Kegiatan tersebut dihadiri relawan kebencanaan, perwakilan Desa Tangguh Bencana (Destana) dari 15 kecamatan, akademisi, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Madiun.

Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun, Ageng Kurnia Wijayanto, mengatakan forum tersebut menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder dalam menghadapi potensi bencana yang muncul saat musim kemarau.

“Esensi dari kegiatan ini adalah mengangkat peran serta BPBD bersama seluruh pemangku kepentingan agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab yang sama dalam upaya pengurangan risiko maupun potensi bencana di Kabupaten Madiun,” ujar Ageng.

Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir telah menghadapi musim penghujan dengan berbagai potensi bencana hidrometeorologi. Namun kini BPBD mulai mengalihkan fokus pada ancaman kekeringan dan kebakaran hutan yang diperkirakan meningkat mulai Juni hingga Agustus 2026 berdasarkan informasi dari BMKG.

BPBD telah memetakan sekitar 20 wilayah yang berpotensi mengalami dampak musim kemarau. Meski demikian, pihaknya berharap daerah-daerah tersebut tidak mengalami kekeringan seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Image Not Found
Forum FPRB bahas kesiapsiagaan menghadapi kemarau 2026. Foto : Tova-Sinergia

“Kami tetap melakukan langkah kesiapsiagaan. Sarana dan prasarana sudah kami siapkan agar kebutuhan masyarakat maupun potensi bencana akibat kemarau dan kekeringan bisa dimitigasi sejak dini,” katanya.

Untuk potensi kebakaran hutan dan lahan, wilayah Kecamatan Gemarang, Kare, dan Saradan menjadi kawasan yang mendapat perhatian lebih. Pasalnya, kawasan itu memiliki area hutan yang cukup luas dan rentan mengalami kebakaran saat musim kemarau.

Sementara itu, potensi kekeringan dan kekurangan air bersih relatif banyak ditemukan di wilayah dataran rendah, termasuk beberapa kawasan di Kecamatan Madiun. Namun BPBD menegaskan pemantauan tetap dilakukan di seluruh kecamatan tanpa terkecuali.

“Kami sudah menyampaikan informasi kepada 15 kecamatan untuk lebih memperhatikan kondisi wilayah masing-masing, terutama lahan tandus dan area yang berpotensi terjadi karhutla. Di sisi lain, sarana dan prasarana pendukung juga sudah mulai kami siapkan,” ujar Ageng.

Hingga pertengahan Juni 2026, BPBD mengaku belum menerima laporan signifikan terkait kekeringan, kekurangan air bersih, maupun kebakaran hutan yang berdampak besar. Meski demikian, masyarakat diminta aktif melaporkan setiap potensi kejadian agar dapat segera ditindaklanjuti.

Selain mitigasi lapangan, BPBD juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan air secara bijak selama musim kemarau. Warga diimbau mengurangi penggunaan air untuk kebutuhan yang tidak mendesak dan lebih mengutamakan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Penggunaan air harus lebih efektif dan efisien. Masyarakat diharapkan dapat menghemat penggunaan air sehingga cadangan yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal selama musim kemarau berlangsung,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Keluarga Dini Hardiyanti Sangat Terpukul, Minta Pelaku Dihukum Mati

    Keluarga Dini Hardiyanti Sangat Terpukul, Minta Pelaku Dihukum Mati

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 329
    • 1Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keluarga Dini Hardiyanti sangat terpukul atas peristiwa memilukan yang dialami perempuan 30 tahun tersebut dan sang anak AGF (4). Hartik, ibu Dini Hardiyanti meminta pelaku dugaan pembunuhan terhadap anak dan cucunya dijatuhi hukuman mati. “Hancur. Sehancur-hancurnya. Nggak nyangka,” ungkap Hartik saat ditemui di sela olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan […]

    Bagikan
  • CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi pencurian yang terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan Pasar Plaosan, Kabupaten Magetan, menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dua pemuda tak dikenal nekat membobol lapak pedagang dengan cara memanjat pagar dan merusak gembok gudang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (2/5/2026). Dalam rekaman CCTV yang beredar, kedua […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk bertolak menuju Arab Saudi pada Jumat (30/05/2025). Para jemaah terlebih dahulu menikmati sarapan yang telah disediakan Wyndham Hotel. Usai sarapan, seluruh jemaah berkumpul untuk berkoordinasi terkait keberangkatan menuju Makkah. Pimpinan Sindo Wisata Jawa Timur, H. Ulul Azmi memberikan beberapa arahan terkait perjalanan menju ke […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan photo_camera 3

    Ratusan Warga Ponorogo Bersihkan Makam Jelang Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, ratusan warga di wilayah Ponorogo, Jawa Timur, menggelar tradisi bersih-bersih makam. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menciptakan kenyamanan bagi para peziarah. Seperti yang terlihat di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, pada Jumat (13/2/2026) pagi. Puluhan warga bersama perangkat kelurahan bergotong […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Sumur Tua

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Seorang pelajar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah sumur tua setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. Jenazah korban ditemukan warga pada Minggu malam (9/2/2026) di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Korban diketahui bernama Adi Saputra (15), warga setempat. Sebelumnya, korban dilaporkan meninggalkan rumah pada Jumat (6/2/2026) […]

    Bagikan
expand_less