Berita Terkini
Trending Tags

Siswa SMPN 1 Parang Nikmati Makan Bergizi Gratis Menu Mie Ayam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SMP 1 Parang menikmati MBG dengan menu mie ayam, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini semakin dirasakan manfaatnya oleh sekolah-sekolah di wilayah pinggiran. Salah satunya di SMPN 1 Parang, Kabupaten Magetan. Pada Jumat (19/09/2025), suasana sekolah tampak meriah. Usai salat Jumat, ratusan siswa bersorak gembira karena menu MBG hari itu adalah mie ayam sesuai dengan keinginan mereka sebelumnya.

Di Kecamatan Parang sendiri, tercatat lebih dari 3.500 pelajar mulai dari PAUD hingga SMA sudah merasakan program MBG. Menu mie ayam langsung diserbu siswa.

“Kalau setiap hari nasi, lama-lama bosan. Ada selingan mie ayam begini rasanya lebih menyenangkan,” tutur Natassa sembari tersenyum.

Meski demikian, mereka tetap berharap variasi menu terus dikembangkan agar program tidak terasa monoton.

Di SMPN 1 Parang terdapat 643 siswa penerima MBG. Selain mie ayam, usulan menu lain juga muncul. Mikaila dan Rizal, misalnya, menyebut burger dan spageti bisa menjadi alternatif menarik.

“Kami ingin sesekali mencoba menu seperti burger atau spageti,” ungkap Mikaila.

Selain variasi makanan, siswa juga berharap tambahan susu. Pasalnya, selama dua pekan program berlangsung, susu baru dibagikan sekali, tepat di hari pertama.

Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, menekankan pihaknya tidak ingin kecolongan dengan potensi insiden pangan seperti yang pernah terjadi di daerah lain. Untuk itu, sekolah membentuk tim mitigasi khusus.

“Setiap menu yang datang kami periksa lebih dulu, baik tekstur, aroma, maupun rasanya. Kalau ada yang mencurigakan, langsung kami kembalikan. Kami juga sudah menyiapkan akses darurat ke Puskesmas Parang,” jelas Suparno.

Ia berharap keberlanjutan program MBG di Magetan, khususnya wilayah Parang, bisa berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Upaya penegakan hukum terhadap peredaran rokok dan minuman ilegal terus dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama lintas instansi. Rabu (18/06/2025), sebanyak 5 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dalam dua tahap, masing-masing di halaman Pendopo Wedya Graha dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kepala Kantor […]

    Bagikan
  • Kementerian PU Survei 2 Lahan Sekolah Rakyat di Kota Madiun

    Kementerian PU Survei 2 Lahan Sekolah Rakyat di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan dua calon lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang kini memasuki tahap survei oleh tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pengecekan telah dilakukan pada Jumat (20/2/2026) lalu sebagai bagian dari proses verifikasi lokasi program nasional tersebut. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
  • Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Tandatangani Nota Kesepakatan RPJMD 2025–2029

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun resmi menandatangani nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Agenda ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan, yang wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah terpilih. Hal tersebut tertuang dalam Rapat Paripurna DPRD dengan […]

    Bagikan
expand_less