Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 10
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp928 juta pada 2026 untuk membangun 65 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) baru. Program tersebut diprioritaskan di sejumlah ruas jalan yang selama ini minim penerangan dan dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan seluruh APJ baru akan dipasang di dua kecamatan, yakni Mejayan dan Saradan, berdasarkan usulan dari pemerintah desa yang membutuhkan fasilitas penerangan jalan.
“Pengadaan tahun ini tersebar di Kecamatan Mejayan dan Saradan dengan total 65 titik. Untuk Mejayan berada di Desa Wonorejo sebanyak 21 titik, Desa Ngampel 10 titik, dan Desa Kebonagung 16 titik. Sementara di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, ada 18 titik,” ujar Suryanto, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, pengadaan tersebut merupakan pembangunan APJ baru dari nol, bukan penggantian lampu yang sudah ada. Seluruh kebutuhan pembangunan telah diakomodasi dalam anggaran, mulai dari pekerjaan fondasi, pemasangan tiang, lampu, instalasi jaringan listrik, panel, hingga perlengkapan keselamatan kerja (K3).
Menurut Suryanto, setelah selesai dibangun, seluruh aset penerangan jalan akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Madiun, termasuk perawatan dan pemeliharaannya.
“Ini nanti sifatnya mandiri, jadi pemeliharaan dan operasionalnya menjadi tanggung jawab Pemkab. Berbeda dengan skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha),” katanya.
Saat ini, proses pengadaan masih berada pada tahap lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ). Dishub menargetkan proses penetapan pemenang hingga penandatanganan kontrak dapat rampung dalam waktu dekat sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.
“Kalau tidak ada kendala, bulan depan sudah dilakukan pengukuran di lapangan. Karena materialnya merupakan produk pabrikan, waktu pengerjaan diperkirakan sekitar tiga bulan. Target kami seluruh pemasangan selesai tahun ini,” ujarnya.
Melalui penambahan 65 titik penerangan jalan tersebut, Dishub berharap ruas-ruas jalan yang sebelumnya gelap menjadi lebih aman bagi pengguna jalan, sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas pada malam hari. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




