Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Longsor, Akses Antar Desa Terputus Dan Tutup Aliran Sungai

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Longsor putuskan akses jalan di Desa Banaran Ponorogo, (5/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergi | Ponorogo — Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo Jawa Timur  mengakibatkan tanah longsor di dusun Gondang Sari, desa Banaran , Kecamatan Pulung , Kabupaten Ponorogo Pada  Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, akses jalan warga terputus dan sejumlah rumah terisolir.

Longsor terjadi di Dusun Gondangsari, saat material tanah dari tebing turun dan memutus akses jalan antar rumah. Selain itu, material longsor juga menutup jalan poros yang menghubungkan Desa Banaran dengan Desa Wagir Kidul .

Tidak hanya itu, longsor juga terjadi di lahan perkebunan milik warga dengan ketinggian kurang lebih 100 meter. Material longsoran bahkan menutup aliran Sungai Banaran, sehingga memperparah dampak yang ditimbulkan.

Pada Senin pagi (6/4/2026), warga terpaksa melakukan kerja bakti secara mandiri untuk membersihkan material longsor agar akses jalan kembali bisa dilalui. Warga menggunakan alat seadanya untuk menyingkirkan tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Wahyudin, salah satu warga, mengatakan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ia menyebut, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayahnya.

“Sejak jam satu siang hujan cukup deras, sore terjadi longsor. Di bagian atas ada enam rumah terdampak, sedangkan di bawah ada dua rumah. Ini bukan pertama kali terjadi, sebelumnya juga pernah longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan, akibat longsor tersebut, tiga rumah di bagian atas kini tidak lagi memiliki akses jalan dan warga harus melewati ladang untuk beraktivitas. Setiap kali hujan deras turun, warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman untuk menghindari risiko longsor susulan.

Sementara itu, Kepala Desa Banaran, Sarnu, mengatakan hujan deras yang berlangsung sekitar satu setengah jam mengakibatkan sejumlah titik longsor di wilayahnya.

“Sedikitnya terdapat sembilan titik longsor di Desa Banaran. Dampaknya merusak tujuh rumah di Dusun Tangkil, Krajan, dan Gondangsari, satu akses jalan terputus, serta satu lokasi longsor di perkebunan yang menutup aliran sungai,” jelasnya.

Pemerintah desa, lanjut Sarnu, akan terus berkoordinasi dengan warga untuk melakukan kerja bakti serta memberikan edukasi agar masyarakat lebih waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Warga diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras terjadi dalam waktu lama, mengingat potensi longsor susulan masih mengancam kawasan tersebut. (Ega )

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mini Zoo Bertema Australia Segera Hadir di Kota Madiun

    Mini Zoo Bertema Australia Segera Hadir di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun tengah mematangkan rencana pembangunan mini zoo bertema Australia yang akan menjadi bagian dari kawasan wisata edukatif Kampung Australia di wilayah Ngrowo. Rencana tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Madiun dengan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya. Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan bahwa pihak Unipa menunjukkan ketertarikan […]

    Bagikan
  • Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    Kades Kebonagung Akui Lakukan Pemukulan dan Sampaikan Permohonan Maaf kepada Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkembangan baru muncul dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Kepala Desa Kebonagung, Balerejo, Kabupaten Madiun, Anton Sujarwo, akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengakui perbuatannya dalam sebuah pernyataan resmi yang dibuat di Pondok Pesantren Al-Hasna, Kartoharjo, Magetan, Selasa (02/12/2025) malam. Pernyataan tersebut dibacakan Anton pada pukul […]

    Bagikan
  • Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    Hari Wuryanto dan dr Purnomo Resmi Dilantik Presiden RI Prabowo Jadi Bupati-Wakil Bupati Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia |  Kab. Madiun – Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Madiun pada Kamis (20/2/2025). Keduanya dilantik dan diambil sumpahnya bersama 961 kepala daerah lain di Istana Negara Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyematan lencana menandai dimulainya tugas mereka menjadi pemimpin Bumi Kampung Pesilat lima tahun kedepan. Usai […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    Puluhan Siswa Sakit, Pihak SMKN 1 Sine Tunggu Pemeriksaan Lab dari Dinkes Ngawi

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana upacara Hari Kesaktian Pancasila di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Rabu (01/10/2025), berubah panik ketika puluhan siswa tiba-tiba mengalami gejala sakit perut, pusing, hingga sesak napas. Sejumlah siswa harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Sine, Puskesmas Ngrambe, dan RS Aisyiyah. Kepala SMKN 1 Sine, Agus Setyabudi, menjelaskan bahwa awalnya hanya […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948. Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi andum kereweng selalu tidak terlewatkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Tradisi ini menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena makna sosial dan moral yang dikandungnya. Pada Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350 tahun ini tradisi andum kereweng kembali digelar di kompleks Makam Eyang Ronggo Galih, […]

    Bagikan
expand_less